Bola.net - - Pebalap baru Repsol Honda, Jorge Lorenzo mengaku puas bisa mengakhiri uji coba pramusim MotoGP Qatar dengan hasil yang positif. Pada hari terakhir, Senin (25/2) malam waktu setempat, lima kali juara dunia ini akhirnya melejit ke posisi kelima dalam daftar catatan waktu, usai menduduki posisi 21 dan 18 pada dua hari pertama.
Dengan nada bergurau, Lorenzo menyatakan bahwa itu adalah hari ketiganya sebagai rider Honda yang sesungguhnya, mengingat ia tak dalam kondisi fit saat turun di uji coba Valencia dan Jerez pada November lalu, serta absen dari uji coba Malaysia akibat cedera tangan. Meski adaptasinya terlambat, hasil uji coba di Qatar cukup membuatnya senang.
"Kami tak punya waktu mempersiapkan uji coba ini untuk seri pembuka. Tapi kami mengalami kemajuan besar pada hari terakhir, dan ini berarti saya bisa lebih ngotot saat sudah fit. Mungkin kami bisa memperbaiki beberapa detail dan tampil lebih kuat. Saya mengakhiri uji coba dengan sangat puas, dan saya tak sabar kembali berkendara," ujarnya kepada GPOne.
Akhirnya Utak-Atik Setup
Pada dua hari pertama uji coba, Lorenzo mengaku sama sekali tak mengutak-atik motornya, dan fokus utamanya hanyalah berkendara untuk mengembalikan rasa percaya diri usai tiga bulan tak mengendarai motor MotoGP. Meski begitu, pada hari ketiga ini, ia mulai mengerjakan setup motor dan menemukan kemajuan yang cukup besar.
"Seperti yang saya bilang, kami belum mengerjakan setup, dan normal saja bila motor kami mengalami peningkatan sekalinya kami bekerja. Kami mampu tampil kompetitif hari ini dan mendekati para rider tercepat. Saya sangat senang, ini membuktikan bahwa kami punya potensi, dan jika kami bekerja keras, hasil baik bisa diraih," pungkasnya.
Cemaskan Tingkat Keselamatan Trek
Meski begitu ada sisi kelam pada performa Lorenzo kali ini, mengingat ia merupakan salah satu dari tujuh rider yan mengalami kecelakaan pada pertengahan sesi, di mana suhu Losail menurun drastis, terjadi angin kencang dan kelembapan udara meninggi. Por Fuera pun mengaku akan bicara pada CEO Dorna Sports mengenai jadwal penyelenggaraan pekan balap pada 8-10 Maret nanti.
"Saya terjatuh karena pada jam-jam tertentu, suhu di sini turun drastis dan kelembapannya tinggi. Pada saat yang sama tujuh rider terjatuh. Kami harus bicara serius dengan Carmelo Ezpeleta, meminta balapan dimulai lebih awal. Ini bakal baik untuk keselamatan dan kebugaran para rider. Saya harap kami bisa mengubahnya, meski hanya 30 menit atau satu jam lebih awal. Jika balapan digelar pada jam yang sama, kelembapan bakal sangat membahayakan," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Makin Kompetitif, Lorenzo Cemaskan Tingkat Keselamatan Sirkuit Losail
Otomotif 26 Februari 2019, 14:45
-
Masih Tertinggal dari Marquez, Lorenzo Justru Makin Pede
Otomotif 25 Februari 2019, 15:40
-
Belum Pulih Benar, Lorenzo Pede Hadapi Uji Coba Qatar
Otomotif 22 Februari 2019, 11:00
-
'Yamaha-Ducati Bakal Kompetitif, Tapi Honda Tak Kalah Garang!'
Otomotif 21 Februari 2019, 15:45
-
Jorge Lorenzo Akui Mirip Cristiano Ronaldo, Ingin Jadi Michael Jordan
Otomotif 21 Februari 2019, 11:20
LATEST UPDATE
-
Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026: Barcelona 8, Real Madrid 0
Piala Dunia 25 Mei 2026, 18:24
-
Membandingkan Gaji Pemain West Ham dengan Gaji Pemain Championship
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:03
-
Napoli Cari Pelatih Anyar, Andoni Iraola Masuk Radar
Liga Italia 25 Mei 2026, 17:00
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00


























KOMENTAR