
Bola.net - Duet kakak beradik Gresini Racing, Marc Marquez dan Alex Marquez, boleh jadi kalah dari Pecco Bagnaia dalam MotoGP Jerman di Sachsenring, Minggu (7/7/2024). Namun, bagi mereka, finis kedua dan ketiga terasa bagai kemenangan, karena ini pertama kalinya mereka naik podium bareng selama berkarier di Grand Prix.
Menjelang akhir balapan, Jorge Martin memimpin begitu jauh, dibuntuti oleh Bagnaia, sementara Alex Marquez berada di posisi ketiga, dikejar oleh sang kakak. Namun, pada Lap 29, Martin secara mengejutkan terjatuh di Tikungan 1, membuat para rider di belakangnya naik satu posisi dan Bagnaia mengambil alih pimpinan balap.
Pada lap yang sama, Marc pun kian mendekati Alex dan bahkan menyalipnya. Bagnaia akhirnya menang, sementara Marc dan Alex mengisi tangga kedua dan ketiga di podium. Ini adalah pertama kalinya kakak beradik naik podium di kelas para raja sejak Nobuatsu dan Takuma Aoki finis kedua dan ketiga di GP500 Imola 1997.
Akui Terbantu Kerja Keras Pecco Bagnaia

Lewat MotoGP.com, Marc mengaku senang bisa naik podium usai mengalami berbagai kendala dan cedera sepanjang akhir pekan di sirkuit favoritnya ini. Ia berhasil menemukan setup terbaik, dan bisa menjalani balapan dengan nyaman. Meski gagal menang, rider berusia 31 tahun senang bisa naik podium dengan sang adik.
"Akhir pekan yang baik, terutama karena di FP1 kami mengalami banyak masalah. Namun, kami tak menyerah. Saya sempat tak beruntung di Q1, dan ada masalah teknis. Namun, kami menjalani balapan dengan konsisten. Ini pertama kalinya kami mampu fokus pada balapan. Kami mengubah elektronik dan saya nyaman di atas motor," ujarnya.
"Percayalah, saya akan menukar kemenangan dengan podium bersama adik saya! Rasanya menakjubkan. Namun, tentu saja Pecco bekerja sangat baik dengan cara memberikan tekanan kepada Martin. Jadi, saya sangat senang untuk tim saya. Kini saatnya menikmatinya," lanjut delapan kali juara dunia asal Spanyol ini.
Alex Marquez Gemetaran Dikejar Marc Marquez

Alex juga mengakui podium ini ia raih di luar dugaan, mengingat ia sulit bertarung di tiga besar meski konsisten masuk di posisi 10 besar sejak awal musim. Ia bahkan mengaku sempat gugup dikejar sang kakak jelang finis. Namun, pada akhirnya ia sangat senang bisa naik podium bersama dan bikin kedua orang tua mereka bangga.
"Saat melihat Marc +0 detik, saya juga melihat Jorge terjatuh. Badan saya langsung gemetaran! Apa yang harus saya lakukan? Ban depan dan belakang saya sudah sampai limitnya. Saya pun ngotot, tetapi Marc menyalip saya di trek menurun. Saya pun berkata, 'P3 sudah oke!' Ketika melihat Enea begitu jauh, barulah saya rileks dan mencoba finis," curhatnya.
"Rasanya sangat spesial. Saya bakal menukar semua koleksi podium saya di kejuaraan ini demi naik podium dengan kakak saya, karena rasanya istimewa. Pasalnya, hal ini sangat sulit diraih dan sulit diulang. Ini adalah hal yang sangat jarang terjadi," pungkas juara dunia Moto3 2014 dan Moto2 2019 ini.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
- Klasemen Pembalap MotoGP 2024
- Klasemen Sementara MotoGP 2024 Usai Seri Jerman di Sachsenring
- Hasil Balapan MotoGP Jerman 2024: Jorge Martin Jatuh 2 Lap Jelang Finis, Pecco Bagnaia Menang, Marquez Bros Podium
- Klasemen Pembalap Formula 1 2024
- Klasemen Sementara Formula 1 2024 Usai Seri Inggris di Silverstone
- Hasil Balapan Formula 1 GP Inggris 2024: Lewis Hamilton Akhiri Puasa Kemenangan 3 Musim, Kalahkan Max Verstappen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match AC Milan vs Parma: Mariano Troilo
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:59
-
Man of the Match Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres
Liga Inggris 23 Februari 2026, 02:42
-
Hasil Milan vs Parma: Dipermalukan di Kandang, Rossoneri Semakin Tertinggal dari Inter
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:27
-
Hasil Tottenham vs Arsenal: The Gunners Pesta Gol di Kandang Spurs
Liga Inggris 23 Februari 2026, 01:49
-
Hasil Atalanta vs Napoli 2-1: La Dea Bangkit, Partenopei Tersentak di Gewiss
Liga Italia 23 Februari 2026, 01:28
-
Man of the Match Barcelona vs Levante: Joao Cancelo
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:52
-
Hasil Barcelona vs Levante: Menang 3-0, Blaugrana Kudeta Puncak
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:24
-
Man of the Match Nottingham vs Liverpool: Alexis Mac Allister
Liga Inggris 22 Februari 2026, 23:47
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Bali United 23 Februari 2026
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 23:35
-
Hasil Dewa United vs Borneo FC: Alex Martins Cetak 2 Gol
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 22:26
-
Kylian Mbappe Bermain Hanya dengan Kondisi Fisik 70 Persen
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 20:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR