
Bola.net - Usai meraih kemenangan di MotoGP Aragon, Spanyol, Minggu (22/8/2019), pebalap Repsol Honda, Marc Marquez berpeluang besar mengunci gelar dunianya di Sirkuit Buriram, Thailand, dua pekan lagi. Meski begitu, ia mengaku masih cukup deg-degan mengantisipasi perlawanan dari rider Ducati Team, Andrea Dovizioso.
Start dari pole, Marquez langsung memimpin balapan di Motorland Aragon, dan konsisten unggul 6 detik dari para rivalnya. Ia pun meraih kemenangan atas Dovizioso, yang finis kedua, serta Jack Miller (Pramac Racing) yang finis ketiga. Kini ia telah mengantongi 300 poin, unggul 98 poin atas Dovizioso di peringkat kedua klasemen.
"Ini 25 poin yang berharga, tapi rider yang ada di sebelah kanan saya ini tak pernah menyerah. Ia terus ngotot, jadi di Thailand saya akan menjalani match point pertama, dan jelas itu akan ada di pikiran saya. Tapi saya akan berusaha lebih kuat daripada di sini. Bakal sulit, tapi kami akan lebih fokus," ujarnya dalam jumpa pers.
Aneh Lihat Yamaha Terjun Bebas
Marquez pun mengaku sempat menduga bakal dapat serangan dari duo Yamaha, Maverick Vinales dan Fabio Quartararo, namun nyatanya mereka tertinggal jauh dan masing-masing finis keempat dan kelima. Sebaliknya, ia malah dikejar oleh dua rider Ducati. Atas alasan ini, Marquez pun semakin meningkatkan konsentrasi dalam balapan.
"Ini aneh, karena di kualifikasi dan latihan, Yamaha sangat kuat, tapi dalam jarak balap, Ducati sangat konsisten dan kuat. Saya selalu ingat Austin, jadi saya bertahan dan coba mengendalikan margin, karena yang saya pelajari di Austin adalah tak penting Anda menang dengan margin 4, 12, atau 1 detik. Yang penting merebut 25 poin, dan kami berhasil," ungkapnya.
Hanya Butuh Unggul Dua Poin
Untuk mengunci gelar di Buriram, Marquez hanya harus finis dengan meraih dua poin atas Dovizioso. Meski begitu, ia tetap mengantisipasi serangan dari rider Italia tersebut, apalagi mereka sama kuat di trek tersebut musim lalu, dan menjalani aksi saling salip sampai lap terakhir, sebelum kemenangan jatuh ke tangan Marquez.
"Tahun lalu, kami sengit sampai tikungan terakhir, jadi tahun ini kurang lebih bakal sama. Bedanya, mesin tahun ini lebih cepat, dan di sana ada trek lurus besar, namun sulit di area-area sempit. Kami harus paham level kami dan level Dovi. Saya sudah bilang bahwa fokus saya adalah naik podium di tiap balapan," tutupnya.
MotoGP Thailand di Sirkuit Buriram akan digelar pada 4-6 Oktober mendatang.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
- Klasemen Sementara Formula 1 2019 Usai Seri Singapura
- Hasil Balap F1 Singapura: Vettel Akhiri Paceklik Kemenangan
- Klasemen Sementara Moto2 2019 Usai Seri Aragon, Spanyol
- Hasil Balap Moto2 Aragon: Brad Binder Sabet Kemenangan Kedua
- Klasemen Sementara MotoGP 2019 Usai Seri Aragon, Spanyol
- Hasil Balap MotoGP Aragon: Dominan, Marc Marquez Rebut Kemenangan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Lorenzo: Honda Sulit Dikendarai, Dirancang untuk Marquez
Otomotif 23 September 2019, 16:15
-
Highlights MotoGP Aragon 2019: Marc Marquez Kembali Berkuasa
Open Play 23 September 2019, 11:05
-
Galeri Foto: Aksi Para Pebalap di MotoGP Aragon 2019
Open Play 23 September 2019, 09:53
-
Marc Marquez Awasi Andrea Dovizioso Jelang Match Point di Thailand
Otomotif 23 September 2019, 09:15
-
Klasemen Sementara MotoGP 2019 Usai Seri Aragon, Spanyol
Otomotif 22 September 2019, 19:04
LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Liga Inggris: Liverpool vs Fulham
Liga Inggris 11 April 2026, 19:02
-
Nonton Live Streaming Liga Italia: Milan vs Udinese
Liga Italia 11 April 2026, 18:02
-
Live Streaming Milan vs Udinese - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 11 April 2026, 16:00
-
Enzo Fernandez Sudah Minta Maaf, tapi Hukuman Tetap Berlaku
Liga Inggris 11 April 2026, 15:45
-
Klasemen Pembalap ASB1000 ARRC Asia Road Racing Championship 2026
Otomotif 11 April 2026, 15:43
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
























KOMENTAR