
Bola.net - Pembalap Gresini Racing, Marc Marquez, mengaku cemas menghadapi masa silly season di MotoGP 2024. Pasalnya, sebanyak 19 dari 22 rider mendapati kontraknya habis akhir musim nanti. Atas alasan ini, demi mendapatkan kontrak baru, Marquez merasa harus tampil baik di atas Ducati.
Seperti yang diketahui, usai 11 musim membela Repsol Honda, Marquez secara sensasional memilih pindah ke Ducati lewat Gresini Racing. Uniknya, kontraknya hanya berdurasi satu tahun dari Gresini, tanpa ikatan dengan Ducati Corse. Ia juga hanya mendapatkan motor lama alias Desmosedici GP23.
Dalam tes pramusim Malaysia dan Qatar, Marquez menduduki posisi 6 dan 4, membuktikan kemampuannya melaju cepat dalam lap tunggal terus membaik. Namun, ia mengaku masih harus mencari ritme yang konsisten dalam durasi berkendara lebih panjang. Ia yakin masih butuh waktu beradaptasi.
Makin Cepat Makin Banyak Opsi

Lewat The Race seperti yang dikutip GPOne pada Kamis (22/2/2024), Marquez mengakui bahwa dalam masa silly season kali ini, ia tak lagi bisa santai-santai seperti saat membela Repsol Honda, di mana kontraknya selalu diperbarui tanpa diskusi panjang. Namun, bersama Gresini dan Ducati, semua ini bisa jadi berubah.
"Dulu, saya tak perlu cemas soal kontrak saya. Namun, mulai musim ini, situasinya takkan seperti itu lagi. Ini bukan rahasia. Jika Anda melaju cepat di lintasan, maka Anda akan punya banyak opsi [tim]. Namun, jika Anda tidak cepat, maka Anda akan punya lebih sedikit opsi," ujarnya.
Meski merasa harus membuktikan dirinya layak mendapatkan kontrak baru atau bahkan kontrak yang lebih baik, Marquez tidak mau muluk membidik gelar dunia kesembilan karena merasa banyak rider lain yang lebih tangguh. Menurutnya, sekedar konsisten memperebutkan podium sudah cukup.
Marc Marquez Merasa Masih Harus Pelajari Ducati

"Saya ingin punya sensasi yang tepat, memperebutkan podium, atau mungkin memperebutkan beberapa kemenangan. Namun, secara obyektif, memperebutkan gelar bakal sulit. Ada banyak rider seperti Bagnaia, Martin, Bezzecchi, Binder, dan bahkan Acosta yang merupakan rookie," tutur Marquez.
"Menurut saya, musim ini akan menjadi tantangan yang baik. Saya harus banyak belajar soal Ducati, karena saat ini, cara saya mengendarai Honda tidaklah bagus untuk motor ini," pungkas delapan kali juara dunia asal Spanyol ini.
Marquez yang pada 17 Februari 2024 lalu menginjak usia 31 tahun, merupakan pembalap tertua keempat di grid MotoGP setelah Aleix Espargaro, Johann Zarco, Takaaki Nakagami.
Sumber: The Race, GPOne
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marc Marquez Cemas Soal Kontrak MotoGP 2025: Kalau Lamban, Tak Bisa Pilih Tim
Otomotif 23 Februari 2024, 12:20
-
'Marc Marquez Sudah Tidak Muda, Wajar Kalau Lamban Adaptasi di Ducati'
Otomotif 23 Februari 2024, 11:10
-
Ngaku 'Sengaja', Marc Marquez Akhirnya Alami Kecelakaan Perdana Bareng Ducati
Otomotif 21 Februari 2024, 14:11
-
Franco Morbidelli Temui Marquez Bros Usai Insiden Portimao: Berkat Mereka Saya Bisa ke Qatar
Otomotif 20 Februari 2024, 13:05
-
Marc Marquez Bantah Tuduhan Sembunyikan Performa Asli Selama Tes Pramusim MotoGP
Otomotif 20 Februari 2024, 10:25
LATEST UPDATE
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR