- Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez mengaku ogah bersantai diri meski telah unggul 49 poin dari para rivalnya menjelang MotoGP Austria di Sirkuit Red Bull Ring akhir pekan ini. Ia yakin dirinya harus tetap berhati-hati dan mengawasi gerak-gerik para rivalnya.
Dalam 10 balapan pertama musim ini, Marquez lebih sering bertarung wheel-towheel dengan para rider Ducati, namun justru rider Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi lah yang justru diam-diam membuntutinya, dengan duduk di peringkat kedua pada klasemen pembalap.
"Sepanjang musim ini, saya merasa rival utama saya di lintasan adalah para rider Ducati, tapi soal perebutan gelar, rival saya adalah Vale. Ini semua berkat pengalamannya. Vale tahu ia harus finis di semua balapan, dan ia tahu cara terbaik dalam memanfaatkan segala situasi," ujar Marquez kepada Marca.
Awasi Dovizioso

Di sisi lain, kini Dovizioso juga mulai mengejar. Meski sempat tiga kali gagal finis di enam seri pertama, Dovizioso sukses naik ke peringkat ketiga pada klasemen pembalap, tertinggal 68 poin.
"Dovi telah gagal finis lebih dari yang biasa ia lakukan, tapi ia selalu menghadirkan balapan yang sangat berbeda. Ia adalah rider yang cepat belajar dari kesalahan. Saya melihat Ducati makin kuat, tapi di peringkat kedua ada Yamaha dan Vale," ungkap Marquez.
Pede Jelang Austria

"Saya tiba dengan perasaan yang lebih baik ketimbang tahun lalu, dan kami tampil baik nyaris di semua sirkuit. Le Mans adalah sirkuit di mana kami biasa kesulitan, tapi tahun ini tidak terlalu. Ducati memang bakal kuat di sini, tapi kami harus melihat jalannya pekan balap. Target kami adalah naik podium dan memperbutkan kemenangan," pungkas Marquez. (mrc/dhy)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Latihan Kedua MotoGP Austria 2018: Tertunda Hujan, Marquez Tercepat
Otomotif 10 Agustus 2018, 20:45
-
Marc Marquez Dalam Kepungan Ducati dan Valentino Rossi
Otomotif 10 Agustus 2018, 15:15
-
Dovizioso: Brno Adalah Peringatan untuk Marquez
Otomotif 9 Agustus 2018, 15:15
-
Senggolan di Ceko, Marquez Tak Marah pada Lorenzo
Otomotif 8 Agustus 2018, 14:00
-
Marquez Siap Deja vu Lawan Doviziozo di MotoGP Austria
Otomotif 8 Agustus 2018, 10:00
LATEST UPDATE
-
PSM vs Bali United: Tekad Pasukan Ramang Hentikan Tren Buruk
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 07:44
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 9 Januari 2026, 07:41
-
Man of the Match Milan vs Genoa: Lorenzo Colombo
Liga Italia 9 Januari 2026, 07:11
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Real Madrid vs Atletico Madrid: Federico Valverde
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 07:04
-
Rapor Pemain Liverpool: Performa Solid Bikin Arsenal Kehilangan Taji
Liga Inggris 9 Januari 2026, 06:07
-
Hasil Milan vs Genoa: Akhir Dramatis yang Menguntungkan Inter Milan
Liga Italia 9 Januari 2026, 06:00
-
Rapor Pemain Arsenal: Gyokeres Gagal Bersinar Saat The Gunners Ditahan Liverpool
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:50
-
Hasil Real Madrid vs Atletico Madrid: El Clasico di Final Piala Super Spanyol
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 05:44
-
Man of the Match Arsenal v Liverpool: Gabriel Magalhaes
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:30
-
Hasil Arsenal vs Liverpool: Saling Tekan, Gol Tak Kunjung Datang
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:04
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR