
Bola.net - Marc Marquez menyatakan bahwa Ducati Lenovo Team tetap jadi skuad yang jadi pilihan utamanya untuk dibela di MotoGP 2027. Meski begitu, sang sembilan kali juara dunia mengaku ia akan tetap mengevaluasi semua opsi.
Kontrak Marquez dengan Ducati Corse akan habis akhir musim ini. Namun, meski sukses merebut gelar dunia bersama-sama pada 2025, kontrak baru untuk musim 2027 dan 2028 sampai kini belum ditandatangani.
Rumor yang beredar menyatakan bahwa Marquez sedang mempertimbangkan kesempatan kembali ke tim pabrikan Honda, mengingat pabrikan Sayap Tunggal itu menunjukkan peningkatan performa sepanjang 2025.
Ogah Pindah Kalau Sudah Nyaman

Namun, dalam peluncuran skuad Ducati Lenovo Team 'Campioni in Pista' di Madonna di Campiglio, Italia, Senin (19/1/2026), Marquez justru mengaku tak ingin pindah selama Tim Merah membuatnya nyaman dan memberinya motor kompetitif.
"Jika Anda melihat karier saya, jika saya nyaman di satu tim, bisa melaju cepat, dan semuanya berjalan baik, maka saya coba tidak pindah. Jadi, tentu saja, pilihan pertama saya adalah coba bertahan di Ducati, tetapi mari lakukan selangkah demi selangkah," ujarnya via MotoGP.com.
"Sepertinya, lama-lama kontrak ditandatangani makin cepat. Tentu saja, kami sedang berdiskusi, tetapi saya perlu mengevaluasi semuanya," lanjut Marquez, yang akan menginjak usia 33 tahun pada 17 Februari 2026.
Ducati Tidak Mau Buru-Buru
Manajer Ducati Lenovo Team, Davide Tardozzi, juga mengakui bahwa memperpanjang kontrak Marquez merupakan prioritas mereka saat ini. Meski begitu, ia menyatakan bahwa Ducati tak mau buru-buru.
"Kami berusaha memperbarui kontrak sang juara dunia. Itu jelas, seperti yang dulu kami lakukan dengan Pecco (Bagnaia), lalu kita lihat saja nanti. Namun, saat ini, kami benar-benar fokus pada tes pertama," ujarnya.
“Kami tidak berada di bawah tekanan. Kami ingin menyelesaikan kontrak baru untuk, jika memungkinkan, sang juara dunia, dan kemudian kita lihat saja nanti," pungkas mantan pembalap WorldSBK itu.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
- Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
- Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
- Tak Semua Boleh Ikut, Siapa Saja Pembalap yang Turun di Tes Shakedown MotoGP Sepang 2026?
- Toprak Razgatlioglu Sebut Target Podium di MotoGP 2026 Tidak Realistis, Pilih Tunggu 2027
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
LATEST UPDATE
-
Kesalahan dan Hilang Fokus Jadi Bumerang bagi Chelsea
Liga Champions 12 Maret 2026, 15:26
-
PSG Hajar Chelsea 5-2: Ketika Serangan Paling Mematikan di Eropa Berbicara
Liga Champions 12 Maret 2026, 15:20
-
Tak Usah Terkejut dengan Performa Bodo/Glimt
Liga Champions 12 Maret 2026, 15:11
-
Bye MU! Bintang Ini Putuskan Bertahan di Borussia Dortmund
Bundesliga 12 Maret 2026, 15:08
-
Ketika Arsenal Menunjukkan Mental Kuatnya
Liga Champions 12 Maret 2026, 15:05
-
Real Madrid PDKT ke Mauricio Pochettino untuk jadi Pelatih Musim Depan?
Liga Spanyol 12 Maret 2026, 15:00
-
Thiago Pitarch, Energi Baru di Lini Tengah Real Madrid
Liga Champions 12 Maret 2026, 14:56
-
Taktik Arbeloa Berjalan Sempurna
Liga Champions 12 Maret 2026, 14:40
-
Federico Valverde yang Terlahir Kembali
Liga Champions 12 Maret 2026, 14:33
-
Bodo/Glimt Kembali Memakan Korban
Liga Champions 12 Maret 2026, 14:21
LATEST EDITORIAL
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05
-
3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, Ada yang Juara Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:54
-
11 Pemain yang Pernah Membela PSG dan Chelsea, Ada Legenda Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:44
-
5 Pelatih dengan Kartu Merah Terbanyak, Jose Mourinho Jauh di Puncak
Editorial 10 Maret 2026, 20:41

























KOMENTAR