
Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia, mengaku sangat berharap bisa menjalani duel sengit dengan sang tandem, Marc Marquez, di MotoGP 2026. Sebab, jika hal ini terjadi, maka artinya Bagnaia bangkit dari keterpurukan musim lalu.
Bagnaia menyebut Marquez sebagai tolok ukur pada 2026, berkat performa yang sangat dominan sepanjang musim lalu. Marquez memang superior, menyabet 14 kemenangan Sprint dan 11 kemenangan Grand Prix sebelum mengunci gelar dunia.
Dalam wawancaranya dengan MotoGP.com, Senin (19/1/2026), Bagnaia pun ditanya soal definisi 'musim yang baik' baginya pada 2026. Uniknya, ia tak menyebutkan target juara dunia, melainkan justru target berduel dengan Marquez.
Penting Kompetitif Sejak Awal

Musim lalu, kedua rider ini sempat bertarung wheel-to-wheel, tetapi hanya dalam beberapa balapan. “Musim yang hebat bagi saya adalah jika saya menjalani pertarungan yang menyenangkan dengan sang panutan, yang menurut saya adalah Marc," ujar Bagnaia.
"Banyak pembalap yang melaju cepat, jadi penting untuk bersaing sejak awal, bertarung dengan mereka dan mencoba untuk mendapatkan kembali apa yang hilang tahun lalu," ungkap sang tiga kali juara dunia.
Bagnaia mengakui bahwa ia tak banyak latihan motor selama musim dingin, dan bakal menjalani latihan di Sirkuit Mandalika, Lombok, pada akhir Januari. Latihan ini bakal jadi persiapan jelang tes pramusim di Sepang, Malaysia, 3-5 Februari 2026.
Merasa Diuntungkan oleh Perubahan Regulasi
“Tes (di Sepang) akan sangat penting. Musim ini saya akan mencoba melakukan lebih banyak lap, lebih memikirkan performa. Untungnya, musim ini hanya ada sedikit hal baru pada motor kami daripada musim-musim sebelumnya," ungkap Bagnaia.
"Sebab, ini adalah tahun terakhir dari regulasi teknis ini (1000cc). Penting untuk menemukan pondasi yang baik, performa yang baik, dan berusaha mempertahankannya sepanjang musim," pungkas rider berusia 29 tahun itu.
Sebagai catatan, motor-motor MotoGP 2026 akan menggunakan lebih banyak komponen dari motor 2025 karena para pabrikan juga telah memulai pengembangan motor 2027, di mana kapasitas mesin direduksi dari 1000cc menjadi 850cc saja.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
- Pecco Bagnaia Merenung Jelang MotoGP 2026, Ngaku Ingin Curi Rahasia Sukses Marc Marquez di Ducati
- Tak Gugup Seperti 2025, Marc Marquez Lebih Santai Sambut MotoGP 2026: Sinyal Bakal Lebih Mengancam?
- Marc Marquez Sebut Ducati Jadi Opsi Utama di MotoGP 2027, Kapan Tanda Tangan Kontrak Baru?
- Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
LATEST UPDATE
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
-
Alfeandra Dewangga Siap Bawa Persib Cetak Sejarah Juara 3 Kali Berturut-turut
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 12:30
-
Conte Puji Hojlund Setinggi Langit, Tapi Emosi Jiwa Soal Jadwal Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 12:11
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 20 Januari 2026, 12:09
-
Ingat 2 Trofi UCL! Arbeloa Semprot Fans Madrid yang Hobi Cemooh Vinicius Jr
Liga Champions 20 Januari 2026, 11:17
-
Siulan Suporter di Bernabeu Cuma Bikin Real Madrid Lemah
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 11:03
-
Bersama Michael Carrick, MU Diyakino Sanggup Tembus Liga Champions
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:40
LATEST EDITORIAL
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19























KOMENTAR