Bola.net - - Rider Repsol Honda, Marc Marquez, menyatakan bahwa rivalitas dengan Valentino Rossi merupakan hal yang lumrah terjadi. Lewat Speedweek, rider 26 tahun ini menyebut bahwa para rider MotoGP bakal sulit berteman jika sama-sama merupakan rider papan atas, apalagi sama-sama memperebutkan gelar dunia.
Tak hanya sama-sama memperebutkan gelar, Marquez juga berpeluang mematahkan rekor-rekor bergengsi yang dipegang oleh Rossi. Salah satunya adalah jumlah gelar dunia. Saat ini, Marquez memiliki tujuh gelar, dan jika berhasil merebut dua gelar lagi, ia akan menyamai koleksi Rossi.
"Karier saja berjalan dengan sangat baik. Sejak 2010, saya hanya dua kali gagal juara, yakni kalah dari Stefan Bradl di Moto2 2011, dan Jorge Lorenzo di MotoGP 2015. Ini tahun-tahun yang menakjubkan, tapi saya tak memikirkan rekor," ungkap rider asal Cervera, Spanyol ini.
Marquez mengaku ia hanya ingin meraih gelar sebanyak mungkin. "Saya lebih fokus pada gelar juara. Ini cara yang tepat untuk fokus di setiap musim dan melaju lebih cepat. Target saya adalah juara setiap tahun. Itulah cara menjaga momentum, dan itulah mentalitas yang tepat, hingga Anda termotivasi," lanjutnya.
Hubungan Baik dan Profesional

Marquez pun mengaku lega kini ia dan Rossi kembali berbaikan usai insiden tabrakan yang terjadi di Argentina tahun lalu. Meski begitu, Marquez juga menyadari bahwa hubungan mereka takkan bisa sedekat dulu lagi, yakni sebelum Rossi menuduhnya membantu Lorenzo merebut gelar pada 2015 lalu.
"Hubungan dengan Vale baik-baik saja. Pada akhirnya, yang terpenting adalah hasil di lintasan. Rivalitas adalah hal normal, dan ini berlaku pada semua rider. Jika seorang rider menjadi rival utama Anda dalam perebutan gelar, ia tak bisa jadi teman Anda. Tapi hubungan saya dengan Vale baik-baik saja dan profesional," ungkapnya.
Juga Bisa Tak Perlu Bermusuhan
Marquez juga menyatakan, ada kalanya para rider tak perlu sampai bermusuhan di luar lintasan ketika sama-sama memperebutkan gelar. Hal inil ia alami dengan Stefan Bradl dalam perebutan gelar dunia Moto2 2011. Keduanya nyaris tak pernah cekcok, dan kini bahkan bekerja sama mengembangkan RC213V karena Bradl menjabat sebagai test rider Honda.
"Saat bersaing dengan Stefan, kami tak bertarung wheel-to-wheel dan tak punya hubungan buruk. Meski ada ketegangan, kami tetap saling menghormati. Ini juga berlaku di MotoGP. Jika Anda punya rival berat dalam perebutan gelar, wajar saja ada ketegangan, karena dua rider mengejar target yang sama, keduanya pasti ingin jadi juara," pungkasnya.
Saat ini, Marquez ada di puncak klasemen pebalap dengan koleksi 70 poin, dan Rossi duduk di peringkat keempat dengan 61 poin. Keduanya akan kembali bertemu di lintasan dalam MotoGP Le Mans, Prancis pada 17-19 Mei mendatang.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Belajar dari Rossi, Marquez 'Sambut' Kedatangan Quartararo
Otomotif 13 Mei 2019, 14:45
-
Marc Marquez: Wajar Tak Bisa Jadi Teman Valentino Rossi
Otomotif 13 Mei 2019, 13:30
-
Rossi: Quartararo Bakal Sangat Sulit Dikalahkan
Otomotif 9 Mei 2019, 12:15
-
Rossi Banyak Untung Berkat Diskusi Bareng Morbidelli
Otomotif 9 Mei 2019, 11:30
-
Tak Kejar Catatan Waktu, Rossi Akui Yamaha Alami Kemajuan
Otomotif 7 Mei 2019, 09:25
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Frosinone vs Juventus: Bremer
Liga Italia 24 Agustus 2026, 01:44
-
Hasil Frosinone vs Juventus: Bianconeri Amankan Tiga Poin di Laga Perdana!
Liga Italia 24 Agustus 2026, 01:32
-
Man of the Match Newcastle vs Liverpool: Dominik Szoboszlai
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 00:45
-
Atletico Madrid Tutup Pintu Bagi Barcelona dan Arsenal untuk Transfer Julian Alvarez
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 23:32
-
Marc Guehi Puji Mentalitas Manchester City Usai Comeback Dramatis atas Bournemouth
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 23:22
-
Man of the Match Man City vs Bournemouth: Marc Guehi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 22:12
-
Hasil Man City vs Bournemouth: Dua Bek Bawa City Epic Comeback di Laga Perdana EPL!
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:58
-
Al-Hilal Goda Gabriel Martinelli untuk Cabut dari Arsenal
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:25
-
Here We Go! Man City Keluarkan Rp 2 Triliun untuk Datangkan Ayyoub Bouaddi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:07
-
Wow! Barcelona Bakal Lepas Alejandro Balde ke Manchester United?
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 20:00
-
Dipermalukan Tim Promosi, Luke Shaw Yakin MU Bakal Bersinar di Musim 2026/2027
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 19:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR