Bola.net - Juara dunia Moto2 2011, Stefan Bradl dan juara dunia Moto2 2012, Marc Marquez sepakat bahwa kelas dengan regulasi kapasitas mesin 600cc 4-tak itu merupakan kelas terbaik bagi pebalap untuk belajar sebelum naik kelas ke MotoGP.
Sejak tahun 2012, Bradl telah membela LCR Honda dan meraih gelar Rookie of the Year. Sementara Marquez tengah menjalani musim debutnya di MotoGP bersama Repsol Honda dan telah memetik tiga kemenangan.
Menurut Bradl, kelas Moto2 merupakan batu loncatan yang lebih baik ketimbang kelas pendahulunya, yakni kelas GP250 yang terakhir kali digelar pada tahun 2009.
"Meski GP250 sangat hebat, saya rasa Moto2 adalah kelas yang tepat untuk belajar sebelum ke MotoGP. Di Moto2 ada banyak pertarungan hebat dan setiap pebalap bisa menyajikan performa berbeda. Beberapa pebalap bahkan telah membuktikan diri bisa tampil baik di MotoGP. Moto2 memang baru berusia tiga tahun, namun ini kelas yang sangat baik," ujar Bradl.
Marquez yang masih berusia 20 tahun melontarkan pendapat senada. Menurutnya, Moto2 yang menurunkan motor 4-tak tidak terlalu berbeda dengan MotoGP. Marquez pun berpendapat bahwa GP250 yang menurunkan motor 2-tak membuat pebalap lebih sulit mempelajari motor MotoGP dalam musim debutnya.
"Saya tak pernah membalap di kelas GP250, jadi saya tak bisa menilai apakah Moto2 merupakan kelas yang lebih baik atau buruk. Bagaimanapun Moto2 adalah kelas yang baik, karena di sana pebalap menggunakan motor 4-tak. Jadi saat ke MotoGP, pebalap belajar lebih mudah. Pebalap harus memahami cara mengendarai MotoGP beserta perangkat elektroniknya," tutur Marquez. [initial]
Sumber: Crash.net (cn/kny)
Sejak tahun 2012, Bradl telah membela LCR Honda dan meraih gelar Rookie of the Year. Sementara Marquez tengah menjalani musim debutnya di MotoGP bersama Repsol Honda dan telah memetik tiga kemenangan.
Menurut Bradl, kelas Moto2 merupakan batu loncatan yang lebih baik ketimbang kelas pendahulunya, yakni kelas GP250 yang terakhir kali digelar pada tahun 2009.
"Meski GP250 sangat hebat, saya rasa Moto2 adalah kelas yang tepat untuk belajar sebelum ke MotoGP. Di Moto2 ada banyak pertarungan hebat dan setiap pebalap bisa menyajikan performa berbeda. Beberapa pebalap bahkan telah membuktikan diri bisa tampil baik di MotoGP. Moto2 memang baru berusia tiga tahun, namun ini kelas yang sangat baik," ujar Bradl.
Marquez yang masih berusia 20 tahun melontarkan pendapat senada. Menurutnya, Moto2 yang menurunkan motor 4-tak tidak terlalu berbeda dengan MotoGP. Marquez pun berpendapat bahwa GP250 yang menurunkan motor 2-tak membuat pebalap lebih sulit mempelajari motor MotoGP dalam musim debutnya.
"Saya tak pernah membalap di kelas GP250, jadi saya tak bisa menilai apakah Moto2 merupakan kelas yang lebih baik atau buruk. Bagaimanapun Moto2 adalah kelas yang baik, karena di sana pebalap menggunakan motor 4-tak. Jadi saat ke MotoGP, pebalap belajar lebih mudah. Pebalap harus memahami cara mengendarai MotoGP beserta perangkat elektroniknya," tutur Marquez. [initial]
Sumber: Crash.net (cn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kurang Dana, Pebalap Moto2 Ini Absen Hingga Akhir Musim
Otomotif 31 Juli 2013, 21:00
-
Marquez-Bradl: Moto2 Ajang Terbaik Sebelum ke MotoGP
Otomotif 31 Juli 2013, 11:00
-
Honda Ragu Motor 'RCV Produksi' Laris Manis di MotoGP 2014
Otomotif 27 Juli 2013, 13:00
-
Tak Biasa, 61 Kecelakaan Terjadi di MotoGP Jerman
Otomotif 17 Juli 2013, 20:00
-
Ingin Juara, Redding Bidik Kemenangan di Moto2 Indianapolis
Otomotif 16 Juli 2013, 19:30
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Chelsea vs Man City di Premier League, Minggu 12 April 2026
Liga Inggris 12 April 2026, 22:07
-
Link Live Streaming Premier League: Chelsea vs Man City
Liga Inggris 12 April 2026, 21:57
-
Michael Carrick Ingin Boyong Mantan Anak Asuhnya di Middlesbrough ke MU
Liga Inggris 12 April 2026, 21:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45


























KOMENTAR