Bola.net - - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez mengaku kecewa dirinya gagal memperebutkan kemenangan di MotoGP Qatar akhir pekan lalu, di mana ia terpaksa rela finis keempat setelah memilih komponen ban yang salah. Hal ini ia sampaikan kepada Mundo Deportivo di sela peluncuran clothing line Pull & Bear edisi MM93.
Start dari posisi ketiga, Marquez menjalani start yang cukup baik. Meski begitu, start yang baik ini tak didukung oleh performa RC213V yang dikenal selalu tak cocok dengan karakter Sirkuit Losail. Ia yakin Honda bisa bangkit di sirkuit-sirkuit yang bersahabat dengan mereka.
"Saat ini saya tak punya motor 'impian'. Banyak hal yang harus diperbaiki, tapi sejatinya tidak benar-benar buruk. Saya rasa segalanya tergantung karakter sirkuit dan inilah yang harus kami paham. Tentu ada sirkuit-sirkuit di mana Honda bakal lebih baik dari motor lainnya," ujarnya.
Marc Marquez dengan clothing line Pull & Bear edisi MM93. (c) Pull & Bear
Sayang, komponen medium pada ban depan dan belakang tak bersahabat dengannya hingga ia harus rela tersalip oleh rider lain. Mempertahankan performa dan menghemat usia ban adalah prioritasnya sepanjang balapan demi finis dan membawa pulang 13 poin penting.
"Ya, saya memang salah. Mungkin dengan ban keras saya akan naik podium, tapi juga bisa terjatuh. Kami memang berjudi, tapi masih ada 17 seri tersisa. Qatar adalah sirkuit di mana kekuatan kami tak nampak dan kelemahan kami justru terkuak, tapi pasti ada sirkuit di mana kami bisa mendominasi," ungkapnya.
Marquez pun berharap bisa kembali meraih kemenangan di Argentina dan Austin lintasan di mana dirinya dikenal begitu dominan. Meski begitu, ia juga yakin langkahnya takkan mudah, mengingat Maverick Vinales, Valentino Rossi dan Dani Pedrosa juga terbukti punya performa kuat.
"Saya berharap bisa memperebutkan kemenangan di Argentina dan Austin. Dua rider Yamaha dan tandem saya adalah tiga rider paling berbahaya. Saya rasa Jorge Lorenzo sedikit kaget di Qatar, karena kondisi lintasan begitu buruk dan aneh hingga mempengaruhi hasilnya. Tapi ia rider yang hebat jadi ia pasti bisa bangkit," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marquez: Vinales-Rossi-Pedrosa, Trio Paling Berbahaya
Otomotif 1 April 2017, 10:15
-
Marquez 'Tunggu' Pertarungan Sengit versus Vinales
Otomotif 31 Maret 2017, 11:45
-
Inilah Pembalap Sempurna 'Ciptaan' Marc Marquez
Otomotif 30 Maret 2017, 17:30
-
Marc Marquez Pimpin Sesi Pemanasan MotoGP Qatar
Otomotif 26 Maret 2017, 21:38
-
Kualifikasi Dibatalkan, Vinales Rebut Pole MotoGP Qatar
Otomotif 26 Maret 2017, 00:45
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00




















KOMENTAR