Bola.net - - Valentino Rossi baru-baru ini menjalani wawancara dengan Riders Magazine dan membicarakan kecelakaan hebat yang merenggut nyawa sahabatnya, Marco Simoncelli dalam balapan MotoGP Malaysia 2011. Rider Movistar Yamaha ini mengaku masih berat menerima kenyataan Simoncelli telah tiada, apalagi dirinya terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Simoncelli terjatuh di Tikungan 11 Sirkuit Sepang, dan Rossi serta Colin Edwards yang kebetulan melaju di belakangnya tak berdaya menghindari tabrakan dengan tubuh rider Italia tersebut. Usai terjatuh dari motor RC212V miliknya, tubuh Simoncelli terjepit di antara motor Yamaha milik Edwards dan motor Ducati milik Rossi.
"Saya dan Sic sangat dekat. Kami menghabiskan waktu bersama nyaris setiap hari, setidaknya 5-6 hari per pekan. Jadi, terlibat dalam kecelakaan Sic sangatlah buruk. Secara pribadi, sangat berat saya hadapi, tapi saya tak pernah terpikir untuk berhenti balapan. Saya hanya sedih terlibat dalam kecelakaan itu," ujar Rossi.
Marco Simoncelli (c) MotoGP
"Andai saya lebih jauh di belakang, mungkin rasanya akan lebih mudah menerima ini. Tapi seiring berjalannya waktu, dan setiap kali saya memikirkan soal Sic, saya hanya punya memori positif. Pada akhirnya, beginilah kenyataannya dan tak ada yang bisa kita lakukan," lanjut sembilan kali juara dunia ini.
Meski begitu, rider berusia 39 tahun ini mengaku tak pernah terpikir untuk pensiun usai melihat kepergian Simoncelli, walau The Doctor sendiri juga menyadari begitu banyak prestasi yang telah ia raih sepanjang karirnya. Masih mencintai balapan dan mencintai sensasi meraih kemenangan juga diakui Rossi sebagai motivasinya kembali ke Yamaha pada 2013.
"Saya tetap balapan karena cinta. Jika tidak, mungkin saya sudah pensiun. Kecelakaan Sic tak membuat saya berhenti. Sejatinya saya sudah meraih segalanya, punya gelar dunia, bisa saja berkata 'cukup'. Tapi saya coba memilah dua hal, antara rasa sakit dengan apa yang harus saya capai. Lalu saya memikirkan karir saya, dan saya ingin lanjut. Saya ingin kembali ke Yamaha dan kembali menang," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Valentino Rossi Beberkan Awal Mula VR46 Riders Academy
Otomotif 21 Februari 2018, 13:00
-
Masih Sedih Soal Insiden Simoncelli, Rossi Tak Terpikir Pensiun
Otomotif 21 Februari 2018, 11:10
-
Gara-gara Rossi, Vinales Sindir Yamaha
Otomotif 19 Februari 2018, 15:13
-
Rossi Sebut Ban Belakang Masalah Utama di Uji Coba Thailand
Otomotif 19 Februari 2018, 13:15
-
Sang Ayah: Kontrak Valentino Rossi Pasti Dua Tahun!
Otomotif 17 Februari 2018, 13:00
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Liverpool: Performa Solid Bikin Arsenal Kehilangan Taji
Liga Inggris 9 Januari 2026, 06:07
-
Hasil Milan vs Genoa: Akhir Dramatis yang Menguntungkan Inter Milan
Liga Italia 9 Januari 2026, 06:00
-
Rapor Pemain Arsenal: Gyokeres Gagal Bersinar Saat The Gunners Ditahan Liverpool
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:50
-
Hasil Real Madrid vs Atletico Madrid: El Clasico di Final Piala Super Spanyol
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 05:44
-
Man of the Match Arsenal v Liverpool: Gabriel Magalhaes
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:30
-
Hasil Arsenal vs Liverpool: Saling Tekan, Gol Tak Kunjung Datang
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Al-Nassr vs Al-Qadisiyah: Ronaldo Cetak Gol, tapi Tim Tuan Rumah Tetap Kalah
Asia 9 Januari 2026, 03:29
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58





















KOMENTAR