
Bola.net - Pembalap Oracle Red Bull Racing, Max Verstappen, merasa kecewa karena harus gagal finis dari balapan Formula 1 GP China di Sirkuit Shanghai Park pada Minggu (15/3/2026).
Start kedelapan, Verstappen justru terjun bebas ke posisi 12 pada lap pembuka. Ia pun hanya mampu naik dua posisi sebelum melakukan pit stop pada akhir Lap 9. Ia pun kembali ke lintasan di posisi 15.
Pada saat yang bersamaan, Safety Car keluar akibat insiden Lance Stroll. Dalam periode ini, beberapa pembalap melakukan pit stop, dan Verstappen kembali ke posisi 10 setelah periode Safety Car berakhir.
Ada Kendala di ERS

Berganti dari ban lunak ke keras, Verstappen langsung menemukan kekuatan untuk menyalip lawannya satu persatu, sehingga menduduki posisi keenam pada Lap 22. Sejak itu, ia berusaha memburu Ollie Bearman.
Sayang, pada Lap 46, Red Bull meminta Verstappen untuk kembali ke garasi dan berhenti. "Kami coba untuk maju tetapi sekali lagi kami mengalami masalah yang sama seperti di Sprint," ujar Verstappen via situs F1.
"Ban menjadi sangat aus, banyak gerusan pada ban. Itu selalu membuat segalanya sangat rumit, dan kemudian kami harus menghentikan mobil karena masalah pendinginan ERS ," lanjutnya.
Coba Tampil Lebih Baik di Jepang
Sang empat kali juara dunia ini pun berharap Red Bull mampu bangkit di seri berikutnya, yang digelar di Sirkuit Suzuka, Jepang, pada 27-29 Maret 2026 mendatang. Ia yakin bahwa timnya bisa menemukan jalan keluar.
"Banyak yang bisa dipelajari. Tentu ini bukan posisi yang kami mau, tapi tim sudah memberikan segalanya. Jadi, ini bikin saya dan mereka frustrasi. Kami perlu mencoba dan mencari solusinya bersama-sama," tuturnya.
"Tentu kami akan coba tampil lebih baik di Jepang, tetapi setelah itu kami memiliki waktu istirahat yang lebih lama yang mudah-mudahkan dapat kami gunakan untuk menyelesaikan beberapa masalah," tutup Verstappen.
Sumber: Formula 1
Baca Juga:
- Gagal Podium, Charles Leclerc Tetap Happy Usai Duel Sengit Lawan Lewis Hamilton Formula 1 GP China
- Lewis Hamilton Puas Akhirnya Raih Podium Perdana Bareng Ferrari di F1 GP China
- George Russell Sebut Kemenangan Kimi Antonelli di GP China Bukti Formula 1 2026 Bakal Sengit
- Tangis Haru Kimi Antonelli Usai Menangi F1 GP China, Impian Kembalikan Nama Harum Italia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lewis Hamilton Puas Akhirnya Raih Podium Perdana Bareng Ferrari di F1 GP China
Otomotif 15 Maret 2026, 20:22
LATEST UPDATE
-
Sassuolo Dijegal Bologna, Jay Idzez Dapat Kritik dari Media Italia: Lalai!
Tim Nasional 16 Maret 2026, 14:16
-
Jelang Piala Dunia 2026: Neymar Akui Nasibnya di Timnas Brasil Belum Jelas
Piala Dunia 16 Maret 2026, 13:43
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05


















KOMENTAR