Melandri sebenarnya tak asing lagi di MotoGP. Ia merupakan runner up pada tahun 2005. Sayang, ia hijrah ke World Superbike (WSBK) pada akhir 2010. Tahun depan, ia pun kembali dengan mengendarai motor baru Aprilia.
Musim depan juga akan menjadi ajang comeback Aprilia sejak vakum pada akhir 2003. "Saya kembali ke MotoGP dengan keadaan tenang. Kami tahu kemenangan mustahil diraih di musim perdana, tapi proyek kami penting dan ambisius," ujar Melandri kepada Autosport.
Pebalap Italia ini yakin dirinya masih bisa melaju cepat, namun ragu bisa secepat juara dunia 2013 dan 2014, Marc Marquez. "Saya tak takut beradaptasi dengan gaya balap MotoGP modern, tapi saya tak akan sesumbar akan secepat Marc, karena itu hal arogan dan bodoh. Ketika semuanya 'beres', saya bisa cepat," tutupnya. (as/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Melandri: Saya Tak Takut, Tapi Takkan Secepat Marquez
Otomotif 5 Desember 2014, 18:00
-
Tak Jauh dari Marquez, Petrucci Puas Performa Ducati
Otomotif 4 Desember 2014, 15:00
-
Alex-Marc Marquez Anggap Rossi yang Terbaik
Otomotif 4 Desember 2014, 13:00
-
Marquez Bersaudara: MotoGP 2014 Takkan Terlupakan
Otomotif 4 Desember 2014, 09:00
-
Ketika 'Batman' Ingin Jadi Marc Marquez
Otomotif 3 Desember 2014, 18:00
LATEST UPDATE
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
-
Benjamin Sesko Bongkar 'Rahasia' di Balik Ketajamannya Bersama Man United, Apa Itu?
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:17
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35





















KOMENTAR