Bola.net - - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez menyatakan bahwa memori-memori manis yang pernah ia miliki di Sirkuit Twin Ring Motegi akan menjadi salah satu modalnya untuk tampil baik di MotoGP Jepang akhir pekan nanti, termasuk kenangan saat ia mengunci gelar dunia tahun lalu.
Saat ini, Marquez tengah di ambang gelarnya yang keenam, unggul 16 poin dari Andrea Dovizioso dan 28 poin dari Maverick Vinales, pasca memenangi MotoGP Aragon, Spanyol. Dengan tiga balapan flyaway, bulan Oktober pun akan menjadi bulan penentu siapa yang berpeluang paling besar merebut gelar, sebelum musim ini ditutup di Valencia, Spanyol pada November.
"Sejak dulu, saya kerap kesulitan tampil di Motegi, namun tahun lalu saya sangat nyaman. Saya berkendara sangat konsisten dan cepat. Kita lihat saja tahun ini. Tahun ini masih tanda tanya. Toh saya mengira bakal kesulitan di Austria, saya mengira nyaman di Aragon tapi justru kesulitan, jadi saya harap bisa langsung nyaman di Motegi," ujarnya kepada Crash.net.
Marquez pun yakin, meski 16 poin bukan keunggulan yang masif, margin ini tetap membuatnya bisa sedikit 'bernapas' dalam usahanya mempertahankan gelar. "Menang di Aragon sangat penting, karena rival jadi kehilangan poin. Saya unggulan tipis, dan ini penting untuk Jepang. Meski tipis, lebih baik unggul daripada tidak sama sekali. Kami akan coba tetap fokus, mempertahankan mentalitas dan kecepatan untuk seri-seri berikutnya," tuturnya.
Sejak MotoGP Catalunya, Marquez juga telah memanfaatkan dengan baik ban depan Michelin yang disertai casing yang lebih keras, yang telah tersedia sejak Mugello, Italia dan membantunya untuk kembali masuk dalam perebutan gelar dunia tahun ini.
"Pada awal musim saya kesulitan memahami ban. Tak hanya saya, karena jika melihat kecelakaan pada awal musim, jumlahnya lebih banyak daripada paruh kedua. Jelas casing yang keras membuat saya lebih nyaman, feedback-nya lebih baik. Tapi di Montmelo, kami masih pakai casing lama. Dalam beberapa balapan saya merasa nyaman, di balapan lain justru buruk. Tapi saya rasa ini membantu semua orang lebih aman sekaligus kompetitif," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persaingan Sengit Justru Bikin Marc Marquez Makin Fokus
Otomotif 10 Oktober 2017, 14:30
-
Memori Manis di Motegi, Modal Marquez Hadapi MotoGP Jepang
Otomotif 10 Oktober 2017, 10:45
-
'Ambisi Marc Marquez Justru Bisa Untungkan Ducati'
Otomotif 9 Oktober 2017, 12:00
-
Cal Crutchlow Ogah Bantu Marc Marquez Rebut Gelar
Otomotif 6 Oktober 2017, 13:15
-
Dani Pedrosa: Susah Cari Kelemahan Ducati!
Otomotif 6 Oktober 2017, 11:15
LATEST UPDATE
-
No Mbappe No Worry! Ada Vinicius yang Siap Selamatkan Real Madrid!
Liga Champions 26 Februari 2026, 11:15
-
Demi Kesejahteraan Pembalap, MotoGP Ingin Tetapkan Upah Minimum Mulai 2027
Otomotif 26 Februari 2026, 10:55
-
Real Madrid Memang Kureng Saat Lawan Benfica, Tapi yang Penting Menang!
Liga Champions 26 Februari 2026, 10:41
-
Tundukkan Benfica, Real Madrid Tinggalkan Santiago Bernabeu dengan Perasaan Positif
Liga Champions 26 Februari 2026, 10:33
-
Kalah Dramatis, Juventus Merana: Andai Tidak Teledor di Leg Pertama!
Liga Italia 26 Februari 2026, 09:55
-
Jadwal Lengkap Pertandingan All England 2026, 3-8 Maret 2026
Otomotif 26 Februari 2026, 09:33
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
























KOMENTAR