
Bola.net - Meski sudah lepas dari masa-masa kelam di MotoGP dan menatap WorldSBK 2021 dengan semangat tinggi bersama Ducati dan Barni Racing Team, Tito Rabat ogah muluk berangan-angan bisa menggulingkan dominasi sang enam kali juara dunia, Jonathan Rea. Hal ini ia sampaikan via Diario AS, Sabtu (2/1/2021).
Rabat menyongsong debutnya di WorldSBK memang dengan semangat tinggi. Bagaimana tidak? Ia tak perlu lagi cemas bertarung di papan bawah, karena akan dapat Panigale V4R yang kompetitif, membela tim berpengalaman, dan yang lebih penting, tak lagi harus jadi 'pay rider' alias tak lagi perlu membayar kepada timnya demi balapan.
Target utama Rabat pun sekadar ingin bersenang-senang lagi saat mengendarai motor, menjalani persaingan yang berkualitas lagi seperti saat ia merebut gelar dunia Moto2 2014. Rider Spanyol berusia 31 tahun ini bahkan menepis kesempatan untuk bersaing dengan Rea, yang saat ini membela Kawasaki Racing Team dan penguasa WorldSBK.
Ingin Kembali Bahagia Seperti Saat Masih di Moto2
View this post on Instagram
Rabat yakin, setiap pembalap yang turun di WorldSBK pasti punya hasrat besar menggulingkan Rea dari tahtanya di WorldSBK. Namun, mengingat dirinya baru mengakhiri masa kelam di MotoGP, Rabat memilih bersikap realistis dan mematok target yang tak terlalu fantastis, yakni sekadar ingin kembali berbahagia di atas motor kompetitif.
"Menggulingkan Jonathan adalah impian semua orang, dan tentu saya mengimpikannya. Impian yang nyaris mustahil adalah impian terbaik. Tapi, yang jadi fokus saya adalah kembali benang-senang mengendarai motor seperti saat masih di Moto2, menjalani balapan sengit, pulang ke rumah bisa minum-minum, dan merasa bisa melakukan hal-hal besar dalam balapan," tutur Rabat.
"Perasaan macam itulah yang membuat Anda bisa tidur lebih awal dengan nyenyak dan bangun lebih awal dengan semangat ingin latihan. Itulah pembalap yang sesungguhnya. Jadi, inilah hal yang membuat saya merasa sangat bersemangat, meski masih harus menunggu musim balap dimulai pada April," lanjutnya.
Penasaran Jalani 3 Balapan Sekaligus
Lalu, apa hal yang sangat dinantikan Rabat dalam debutnya di WorldSBK nanti? Sahabat karib Joan Mir dan Marc Marquez ini pun mengaku penasaran pada kemampuannya menjalani tiga balapan sekaligus dalam satu pekan balap, yakni format yang telah bergulir selama tiga musim terakhir.
"Apa yang paling saya nantikan adalah fakta bahwa ada tiga balapan dalam satu pekan balap WorldSBK. Dari sana, saya merasa bisa banyak belajar. Saya juga melihat WorldSBK punya persaingan yang lebih alami, permainan politiknya tidak banyak," pungkas Rabat.
Rabat diperkirakan akan menjalani debutnya di WorldSBK bersama Barni Racing Team dalam uji coba pramusim di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada 19-20 Januari mendatang. Seri perdana WorldSBK 2021 pun akan digelar pada 23-25 April di Sirkuit Assen, Belanda.
Sumber: Diario AS
Video: Alex Rins Menangi MotoGP Aragon 2020
Baca Juga:
- 'Jeblok di MotoGP 2020, Bukti Honda Tergantung pada Marc Marquez'
- Dapat Tempat di KTM, Danilo Petrucci Berterima Kasih pada Pol Espargaro
- Gelaran Uji Coba Pramusim MotoGP Sepang Tunggu Izin Pemerintah Malaysia
- Sam Lowes: Tak Hormati Pembalap, Aprilia Cuma Bahan Tertawaan di MotoGP
- Akankah Honda Bentuk Tim Baru Demi Naungi Andrea Dovizioso?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Merendah, Tito Rabat Ogah Muluk Ingin Saingi Jonathan Rea di WorldSBK
Otomotif 5 Januari 2021, 17:20
-
Jonathan Rea Soal Marc Marquez: Sudah Jago, Baik Pula!
Otomotif 29 Desember 2020, 15:05
-
6 Kali Juarai WorldSBK, Jonathan Rea Rilis Film Dokumenter 'Step by Step'
Otomotif 23 Desember 2020, 12:15
-
Jonathan Rea Kecewa Tak Pernah Dapat Opsi Nyata di MotoGP
Otomotif 22 Desember 2020, 15:23
-
Klasemen Akhir WorldSBK 2020 Usai Seri Estoril, Portugal
Otomotif 18 Oktober 2020, 22:15
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR