Bola.net - - Hanya tiga pekan usai cedera patah kaki kanan akibat kecelakaan enduro, Valentino Rossi secara mengherankan nekat turun di MotoGP Aragon, Spanyol. Tampil gemilang dengan cedera yang belum benar-benar sembuh, ternyata ia memiliki taktik tersendiri, dan hal ini dibeberkan oleh MotoGP.com.
Dalam balapan tersebut, Rossi start dari posisi ketiga dan memperebutkan kemenangan bersama Jorge Lorenzo selama 11 lap, namun akhirnya harus puas finis kelima. Performa menakjubkan ini tentu berkat talenta The Doctor, dan solusi pengereman khusus dari Brembo, demi menghindari rasa sakit pada kaki kanan Rossi.
Brembo pun menyediakan 'thumb brake master cylinder', yakni sebuah rem khusus yang dikendalikan oleh ibu jari pembalap. Perangkat ini membuat para rider mengendalikan rem belakang tanpa harus mengoperasikan pedal dengan kaki kanan, dan sang rider tinggal mengoperasikan sebuah tuas kecil di bawah stang kiri menggunakan ibu jarinya.
Mick Doohan (c) MotoGP
Sejatinya, Rossi sudah menjajal sistem ini usai balapan di Brno, Ceko, namun yang ia coba hanyalah konfigurasi standar yang terdiri dari tuas dan pedal yang terhubung pada silinder yang sama. Dengan versi ini, mustahil mengendalikan rem belakang secara bersamaan, karena hanya salah satu yang bisa digunakan. Usai mendapat cedera, Rossi pun meminta solusi di mana tuas dan pedalnya bisa digunakan secara bersamaan. Para teknisi pun melakukan perubahan dengan menyediakan kaliper belakang baru.
Hal ini sejatinya telah dikenal sejak 25 tahun lalu. Lima kali juara dunia, Mick Doohan lah yang menggagas solusi ini. Doohan meminta perangkat tersebut diaplikasikan pada motornya usai mengalami kecelakaan dalam uji coba di GP Belanda 1992. Para dokter di Belanda melakukan operasi pada kaki kanannya, namun terdapat komplikasi pada malam hari, di mana kaki Doohan terancam diamputasi. Pria asal Australia itu pun segera menghubungi penemu Clinica Mobile, Dr. Claudio Costa, yang segera membawanya ke Italia.
Dr. Costa mampu menyelamatkan kaki Doohan, namun kakinya tak pernah mendapat kekuatan yang sama. Ia tak bisa lagi mengoperasikan rem belakang dengan pedal. Ia pun butuh pengendali pada stang motornya dengan fungsi yang sama, dan inilah pertama kalinya 'thumb brake master cylinder' dikenal. Doohan pun sukses meraih gelar GP500 1994-1999.
Dengan begitu, 'thumb brake master cylinder' bukan hal baru lagi di MotoGP. Solusi ini bahkan telah digunakan di setiap pekan balap oleh tandem Rossi di Movistar Yamaha, Maverick Vinales dan para rider Ducati, yakni Andrea Dovizioso, Jorge Lorenzo dan Danilo Petrucci, sementara Rossi baru-baru ini saja memakainya.
Pada praktiknya, kinerja thumb brake cukup mirip dengan kontrol traksi, yakni teraktivasi di tengah tikungan dengan tujuan tetap dekat dengan titik traksi ban dan menegakkan motor secepat mungkin. Pada tikungan ke kanan, para rider dengan kaki yang besar akan lebih mudah menggunakannya di titik termiring motor, karena tak ada risiko sepatu balap mereka menyentuh aspal.
Awal tahun ini, di sela uji coba pramusim Malaysia, Octo Pramac Racing juga telah merilis sebuah video soal thumb brake, yang dijelaskan oleh Petrucci. Tonton videonya berikut ini yuk, Bolaneters!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Metode Rem Doohan, Kunci Rossi Gemilang di Aragon
Otomotif 5 Oktober 2017, 15:45
-
10 Didikan Valentino Rossi Turun di Grand Prix 2018
Otomotif 5 Oktober 2017, 12:45
-
Idolakan Rossi, Zarco Tetap Tekad Jadi Penggantinya
Otomotif 5 Oktober 2017, 11:45
-
Ikuti 'Jejak' Rossi, Jack Miller Cedera Patah Kaki
Otomotif 3 Oktober 2017, 09:00
-
Michael van der Mark Akui Bakal Uji Coba Yamaha MotoGP
Otomotif 29 September 2017, 14:15
LATEST UPDATE
-
Rodrygo Bangkit di Real Madrid: Dari Terpinggirkan Jadi Andalan Xabi Alonso
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 17:59
-
Arsenal vs Liverpool: Ibarat Misi Mustahil untuk The Reds
Liga Inggris 8 Januari 2026, 17:28
-
Satu Sentuhan Darren Fletcher, Kesalahan Fatal Amorim di MU Langsung Terbongkar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 17:16
-
Prediksi Susunan Pemain Milan vs Genoa: Allegri Turunkan Kekuatan Terbaik?
Liga Italia 8 Januari 2026, 17:12
-
Raphinha Lempar Peringatan ke Real Madrid dan Atletico: Barcelona Siap!
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 16:59
-
Arsenal vs Liverpool: Saka Kembali Starter, Ini Prediksi Line-up The Gunners
Liga Inggris 8 Januari 2026, 16:57
-
Jadwal Lengkap Piala Super Spanyol 2026, 8-12 Januari 2026
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 16:40
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 7-9 Januari 2026
Liga Inggris 8 Januari 2026, 16:37
-
Pemain yang Bikin Chelsea Kelabakan, Harry Wilson Punya Sentuhan Magis!
Liga Inggris 8 Januari 2026, 16:27
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


























KOMENTAR