
Bola.net - Line up pebalap Ducati Team di MotoGP 2021 tampaknya menjadi line up yang paling disorot. Pasalnya, kedua rider mereka saat ini, Andrea Dovizioso (34) dan Danilo Petrucci (29) sama-sama tak lagi muda.
Ducati pun diprediksi melakukan perombakan besar pada tim pabrikannya dua tahun mendatang. Para kandidat utama ridernya adalah Jack Miller (24), Francesco Bagnaia (22), Maverick Vinales (24), dan Fabio Quartararo (20).
Miller dan Bagnaia punya peluang bagus karena turun di tim junior Ducati, Pramac Racing. Sementara Quartararo lebih berpeluang besar masuk ke tim pabrikan Yamaha, Vinales juga sangat diunggulkan untuk berseragam Merah.
Gosip bahwa Vinales didekati oleh Ducati sejatinya telah menyeruak sejak pekan balap Assen, Belanda, Juni lalu, yang dimenangi oleh Vinales sendiri bersama Monster Energy Yamaha.
Vinales Mulai Gerah di Yamaha
General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna bahkan tak membantah bahwa Vinales merupakan salah satu pilihan menarik untuk tim pabrikannya pada 2021 mendatang.
Rumor kepindahan Vinales ke Ducati semakin dipanas-panasi oleh fakta bahwa Top Gun kerap mengeluhkan masalah teknis Yamaha YZR-M1 yang kurang bertenaga dan kurang grip pada ban belakangnya.
Jika Vinales benar-benar pindah ke Ducati pada 2021 nanti, ia pun akan menjadi pebalap ketujuh yang pindah ke Ducati setelah membela Yamaha dalam sejarah keikutsertaan pabrikan asal Italia tersebut di MotoGP sejak 2003.
Gaya agresif Vinales diyakini bisa cocok dengan motor Desmosedici yang jauh lebih bertenaga dari Yamaha, dan talentanya juga bisa membawa Ducati meraih gelar pertama mereka sejak 2007 lewat Casey Stoner.
Belum Ada yang Juara
Sayangnya, belum ada lulusan Yamaha yang sukses juara bersama Ducati. Dovizioso jadi satu-satunya rider tersukses dengan Tim Merah, namun ia butuh empat tahun sebelum benar-benar bertarung di papan atas.
Bergabung dengan Ducati sejak 2013, Dovizioso harus menunggu sampai 2016 sebelum meraih kemenangan. Kini ia total telah meraih 13 kemenangan dan tiga runner up sejak berseragam merah.
Jadi akankah Vinales menerima ajakan Ducati bergabung di tim pabrikan mereka pada 2021? Atau justru tetap bertahan di Yamaha dan bersabar menanti gebrakan solusi dari masalah YZR-M1? Kita tunggu kabar selanjutnya ya!
Daftar pebalap yang pindah ke Ducati usai bela Yamaha di MotoGP:
- Carlos Checa (2005) - dari Fortuna Yamaha
- Valentino Rossi (2011) - dari Fiat Yamaha
- Andrea Dovizioso (2013) - dari Monster Yamaha Tech 3
- Cal Crutchlow (2014) - dari Monster Yamaha Tech 3
- Jorge Lorenzo (2017) - dari Movistar Yamaha MotoGP
- Johann Zarco (2020) - membela Monster Yamaha Tech 3 pada 2017-2018
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
MotoGP 2021: Akankah Ducati Lagi-Lagi Comot Pebalap dari Yamaha?
Otomotif 13 Desember 2019, 16:00
-
'Fabio Quartararo Bukan Referensi Utama Maverick Vinales'
Otomotif 11 Desember 2019, 12:25
-
'Potensi Besar Maverick Vinales Tertutup Banyak Kesialan'
Otomotif 11 Desember 2019, 11:30
-
'Motivasi Utama Maverick Vinales Bukan Fabio Quartararo, Tapi...'
Otomotif 10 Desember 2019, 12:00
-
Yamaha Tekad Pertahankan Maverick Vinales di MotoGP 2021
Otomotif 9 Desember 2019, 13:45
LATEST UPDATE
-
Apa Rasanya Juara Bareng Persib Bandung, Eliano Reijnders?
Bola Indonesia 24 Mei 2026, 05:58
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Guido Rodriguez
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 04:33
-
Man of the Match Real Madrid vs Athletic Bilbao: Thiago Pitarch
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 04:31
-
Man of the Match Bologna vs Inter Milan: Federico Bernardeschi
Liga Italia 24 Mei 2026, 01:44
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 23:41
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 23:41
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR