Bola.net - Pebalap Ducati, Andrea Dovizioso yakin bahwa buruknya performa mereka di MotoGP Australia akhir pekan lalu bisa menjadi pelajaran berharga untuk menghadapi musim depan.
Start dari posisi ke-10, Dovizioso harus susah payah melawan para pebalap yang bertarung sengit memperebutkan posisi kelima. Dovizioso pun terbantu oleh beberapa pebalap yang terjatuh hingga akhirnya finis keempat.
"Balapan kali ini sangat aneh. Saya tak puas atas jalannya pekan balap, karena kami tak bisa kompetitif. Pengalaman ini akan berguna untuk tahun depan. Kami harus paham di mana dan bagaimana kami harus meningkatkan perfoma," ujarnya kepada MotoGP.com.
Meski begitu Dovizioso menggebu-gebu menghadapi MotoGP Malaysia akhir pekan ini. "Saya senang finis keempat, karena tetap saja ini hasil positif. Kini kami akan menghadapi lintasan favorit saya, Sepang. Jadi kami harus lebih baik," tutup The Little Dragon. (mgp/kny)
Start dari posisi ke-10, Dovizioso harus susah payah melawan para pebalap yang bertarung sengit memperebutkan posisi kelima. Dovizioso pun terbantu oleh beberapa pebalap yang terjatuh hingga akhirnya finis keempat.
"Balapan kali ini sangat aneh. Saya tak puas atas jalannya pekan balap, karena kami tak bisa kompetitif. Pengalaman ini akan berguna untuk tahun depan. Kami harus paham di mana dan bagaimana kami harus meningkatkan perfoma," ujarnya kepada MotoGP.com.
Meski begitu Dovizioso menggebu-gebu menghadapi MotoGP Malaysia akhir pekan ini. "Saya senang finis keempat, karena tetap saja ini hasil positif. Kini kami akan menghadapi lintasan favorit saya, Sepang. Jadi kami harus lebih baik," tutup The Little Dragon. (mgp/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'MotoGP Australia, Pengalaman Berharga Ducati'
Otomotif 21 Oktober 2014, 09:00
-
Tak Suka Phillip Island, Dovizioso Tetap Pede
Otomotif 16 Oktober 2014, 15:00
-
Dovizioso Akui Ducati Belum Siap Menang
Otomotif 13 Oktober 2014, 21:00
-
Rossi Kedua, Ducati Sabet Pole MotoGP Jepang
Otomotif 11 Oktober 2014, 13:12
-
Tercepat di Latihan, Dovizioso Kian Pede Soal Podium
Otomotif 10 Oktober 2014, 17:05
LATEST UPDATE
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR