Bola.net - - Rider Repsol Honda, Dani Pedrosa sangat lega bisa menapaki tangga podium dengan finis ketiga di MotoGP Prancis pada hari Minggu (21/5). Rider Spanyol ini naik 10 posisi usai start dari posisi ke-13, dan mengaku podium ini merupakan 'hadiah' dari rider Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi yang gagal finis di lap terakhir.
Fakta dirinya harus start dari barisan belakang pun diakui Pedrosa membuatnya tak bisa tidur semalaman, mencari strategi untuk melalui chicane sempit di Tikungan 3 dan 4. Menurutnya, rider yang start dari barisan belakang punya peluang besar membuat kesalahan saat melintasi area tersebut saat start.
"Saya berpikir semalaman, bagaimana cara melalui chicane pertama, karena sangat sempit. Jika Anda start dari belakang, sangat mudah menyenggol dan tersenggol rider lain. Tapi saya punya ritme yang baik, jadi saya percaya diri. Saya lega bisa melewatinya dengan lancar. Saya menjalani start dengan baik dan bisa menyalip banyak rider," ujarnya.
Dani Pedrosa (c) AFP
Pedrosa sempat kesulitan memperebutkan posisi kelima dengan rider LCR Honda, Cal Crutchlow dan rider Ducati Corse, Andrea Dovizioso. Menurutnya, performa Dovizioso saat keluar tikungan dan mengerem sangatlah baik, jadi tak ada ruang untuk menyalip. Usai menyalip Dovizioso, Pedrosa justru bertabrakan dengan Crutchlow di Tikungan 6 pada Lap 11.
"Usai menyalip Dovi, pertarungan dengan Cal juga sengit. Saat melihatnya melakukan kesalahan dan saya mencoba menyalip dari sisi dalam. Saat itulah ia menutup ruang dan kami bertabrakan. Untungnya tak ada yang terjatuh dan saya tak bermaksud menyenggolnya," ungkap Pedrosa.
Rider 31 tahun ini pun sempat mengejar Marc Marquez di posisi keempat, namun ban depannya mengalami chatter. Ia pun naik posisi usai Marquez terjatuh di Tikungan 3 pada Lap 18, dan berhasil finis ketiga usai Rossi terjatuh di Tikungan 11 tepat di lap terakhir.
"Saat mendekati Marc, saya mempersempit jarak sedikit demi sedikit. Tapi akhirnya ban depan mengalami chatter. Saat di posisi keempat, saya tak lagi bisa mendekat karena para rider Yamaha lebih cepat. Pada akhirnya podium ini merupakan 'hadiah' dari Vale. Sangat menyenangkan bisa meraihnya usai start ke-13," pungkas Pedrosa.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Naik 10 Posisi, Pedrosa Akui Dapat 'Hadiah' dari Rossi
Otomotif 22 Mei 2017, 12:30
-
Klasemen Sementara MotoGP 2017 Usai Seri Prancis
Otomotif 21 Mei 2017, 20:25
-
Rossi Gagal Finis, Vinales Menangi MotoGP Prancis
Otomotif 21 Mei 2017, 20:10
-
Fakta-Fakta Unik Menjelang MotoGP Prancis 2017
Otomotif 17 Mei 2017, 13:00
-
Motivasi Tinggi, Pedrosa Cemaskan Cuaca Le Mans
Otomotif 17 Mei 2017, 10:30
LATEST UPDATE
-
Mulai Gacor di Man United, Bukti Keputusan Ineos Beli Benjamin Sesko Tidak Salah
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:45
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs PSM 25 Februari 2026
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 20:45
-
Cunha, Mbeumo, Sesko: Bukti Rekrutmen Manchester United Mulai Tepat Sasaran
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:45
-
Man United Mengendus Peluang Transfer Alejandro Balde dari Barcelona
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:15
-
Live Streaming Leverkusen vs Olympiacos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Newcastle vs Qarabag FK - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Inter vs Bodo/Glimt - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Jadwal Liga Champions Minggu Ini: Misi Berat Juventus dan Inter
Liga Champions 24 Februari 2026, 19:19
-
Tempat Menonton Malut United vs Persija: Live Streaming BRI Super League di Vidio
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 18:58
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35

























KOMENTAR