Bola.net - - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez mengaku sempat melupakan peluangnya untuk mempertahankan gelar dunia kali ini hingga kelewat ngotot ingin mengalahkan rider Ducati Corse, Andrea Dovizioso di MotoGP Austria yang digelar di Sirkuit Red Bull Ring pada hari Minggu (13/8). Ia pun harus puas finis kedua dan melihat kemenangan direbut Dovizioso.
Marquez yang start dari pole, harus susah payah mengejar rider Ducati Corse lainnya, Jorge Lorenzo selama 11 lap pertama. Ia baru mengambil alih pimpinan balap pada Lap 12, dan sejak itulah ia menjalani aksi saling salip dengan Dovizioso. Puncaknya terjadi pada Lap 22 dan 28 (lap terakhir), di mana mereka kerap nyaris bersenggolan.
"Pada lap terakhir saya memikirkan segalanya dan malah lupa gelar dunia," guraunya kepada Crash.net. "Saya ngotot 100% karena kemenangan sangat penting. Tahun lalu, kami sangat kesulitan di sini. Tahun ini kami lebih dekat dengan Ducati, tapi Dovi lebih kuat. Saya kalah di mana-mana, namun hanya di dua tikungan terakhir saya lebih cepat darinya, mungkin karena ia memilih ban belakang lunak."
Marquez pun mengaku dirinya memang mengambil risiko dengan mencoba menyalip Dovizioso di dua tikungan terakhir. "Saya mencapai limit. Saya mencoba di tikungan terakhir karena jika tidak, saya takkan tidur nyenyak! Saya harus mencoba, dan kenyataannya seperti ini. Memang berisiko, tapi pada saya senang karena 20 poin sangat penting," tuturnya.
Marquez pun mengaku selama balapan berlangsung, ia telah mendapat 'peringatan' di area tersebut karena temperatur lintasan memang lebih tinggi. Ia menyatakan kesulitan memakai ban depan medium. Sempat ingin memakai ban depan keras, tapi ia tak mau ambil risiko karena tak menjajalnya sepanjang pekan balap.
"Saya rasa balapan kali ini sangat menyenangkan, sangat seru. Kami melaju 300 km/jam bersama Dovi, berjarak hanya dua jari dari fairing ke fairing. Aliran adrenalin juga menakjubkan. Saya sempat menyentuh ban belakangnya di Tikungan 2. Saya pun senang bisa menambah keunggulan di klasemen. Target kami juga terpenuhi, selalu finis di podium dan tampil konsisten di kondisi apapun di semua sirkuit," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ngotot Bekuk Dovizioso, Marquez Sempat Lupa Gelar Dunia
Otomotif 14 Agustus 2017, 10:45
-
Dovizioso Soal Marquez: Lebih Marah Ketimbang Senang!
Otomotif 14 Agustus 2017, 09:45
-
Klasemen Sementara MotoGP 2017 Usai Seri Austria
Otomotif 13 Agustus 2017, 20:15
-
Dovizioso Asapi Marquez Tepat di Tikungan Terakhir MotoGP Austria
Otomotif 13 Agustus 2017, 20:01
-
Dovizioso Kuasai Sesi Pemanasan MotoGP Austria
Otomotif 13 Agustus 2017, 15:18
LATEST UPDATE
-
Sesko dan Lammens Membuka Jalan Man Utd ke Liga Champions
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:17
-
Man Utd Lebih Hidup di Tangan Carrick, Sesko Hadir Sebagai Striker Murni
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:08
-
Memuji Keputusan Michael Carrick di Laga Everton vs Man Utd
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:00
-
Link Live Streaming Pertandingan Bulu Tangkis German Open 2026 di Vidio
Bulu Tangkis 24 Februari 2026, 08:59
-
Jadwal Lengkap German Open 2026, 24 Februari-1 Maret 2026
Bulu Tangkis 24 Februari 2026, 08:56
-
Liga Inggris 24 Februari 2026, 08:55

-
2 Laga, 4 Keputusan Kontroversial: AC Milan vs Wasit Liga Italia
Liga Italia 24 Februari 2026, 08:40
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 24 Februari 2026, 08:21
-
Arsenal Dinilai Selebrasi Lebay Usai Kalahkan Tottenham: Padahal Belum Juara!
Liga Inggris 24 Februari 2026, 08:02
-
Gyokeres dan Eze Belum Bersinar di Arsenal Karena Mikel Arteta?
Liga Inggris 24 Februari 2026, 07:53
-
Benjamin Sesko Menggila di MU, Michael Carrick Disebut Jadi Otaknya!
Liga Inggris 24 Februari 2026, 06:38
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR