
Bola.net - Pembalap McLaren F1 Team, Oscar Piastri, menyatakan bahwa menyalip sang tandem, Lando Norris, pada lap-lap akhir Formula 1 GP Hungaria di Sirkuit Hungaroring, Minggu (3/8/2025) tidaklah semudah yang terlihat dari luar. Menurutnya, Norris menjalani strategi yang tepat sehingga sulit dikalahkan.
Start kedua, Piastri mampu mempertahankan posisinya selepas start, melaju di belakang Charles Leclerc yang start dari pole. Pada Lap 19, Piastri pun melakukan pit stop, ganti ban medium ke keras. Ia keluar dari pitlane di posisi kelima, sebelum naik dua posisi usai George Russell dan Fernando Alonso pit stop.
Di lain sisi, Norris tetap berada di trek sampai pada Lap 32, di mana ia juga berganti ban medium ke keras. Norris pun memberlakukan strategi satu kali pit stop, sementara Piastri menjalani pit stop kedua pada Lap 46 dengan berganti ke ban keras baru. Saat itu, Norris memimpin, dan Leclerc ada di posisi kedua.
Sudah Ngotot Sekuat Mungkin

Dengan ban yang lebih 'segar', Piastri memburu Leclerc dan menyalipnya pada Lap 51. Pembalap Australia ini lalu berusaha mengejar Norris. Ia melaju sangat cepat, tetapi harus legawa finis kedua dengan margin 0,698 detik di belakang Norris, yang meraih kemenangan ke-200 bagi skuad mereka.
"Saya sudah ngotot sekuat mungkin. Setelah melihat Lando memilih satu pit stop, saya tahu saya harus menyalipnya, dan itu jelas jauh lebih mudah dikatakan daripada dilakukan di sirkuit ini. Saya mencoba beberapa hal, semua keputusan memang semacam judi,” ujar Piastri via Formula1.com.
"Sayangnya, kami berada di sisi yang kurang menguntungkan. Tim sudah bekerja sangat baik, mobil terasa luar biasa di paruh kedua balapan, dan sepanjang akhir pekan juga sangat kompetitif. Terima kasih kepada tim saya. Sekarang saya menantikan libur beberapa minggu," lanjutnya.
Nyari Bertabrakan dengan Lando Norris
Piastri berusaha merebut posisi terdepan di lap-lap terakhir, terutama di Tikungan 1, dan nyaris menabrak Norris setelah terlambat mengerem di dua lap terakhir. Namun, Piastri mengakui ia memang tak pernah cukup dekat untuk menyalip di sirkuit yang sejak awal sulit dijadikan tempat menyalip.
"Saya perlu setidaknya dua atau tiga persepuluh detik lebih dekat, dan itu hanya mungkin terjadi kalau Lando membuat kesalahan. Itu satu-satunya peluang terbaik saya. Anda tak ingin menunggu kesempatan berikutnya, dan ternyata kesempatan itu tak pernah datang. Jadi, saya pikir setidaknya saya harus mencoba. Namun, tetap belum cukup," tuturnya.
Ketika ditanya apakah ia terkejut Norris memilih strategi satu pit stop, Piastri berkata, "Ya dan tidak. Di titik itu, dia memang tidak terlalu punya banyak hal yang dipertaruhkan. Jadi, tidak terlalu mengejutkan," tutup pembalap berusia 24 tahun ini.
Sumber: Formula 1
Baca Juga:
- Nekat Pakai Strategi 1 Pit Stop, Lando Norris Sabet Kemenangan Ke-200 McLaren di Formula 1 Hungaria
- Menangi Balapan R3 BLU CRU World Cup, Arai Agaska Diapresiasi Ketua Umum IMI Bambang Soesatyo
- Guenther Steiner Capai Tahap Final Pembelian Skuad Tech 3 Racing di MotoGP
- Klasemen Sementara Formula 1 2025 Usai Seri Hungaria di Budapest
- Hasil Balap Formula 1 GP Hungaria 2025: Lando Norris Menang, Kalahkan Oscar Piastri
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Juventus Hadapi Misi Sulit Lawan Galatasaray, Spalletti Minta Doa Restu Juventini!
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:58
-
Main di Kandang, Juventus Pede Bisa Comeback Lawan Galatasaray
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:29
-
Real Madrid vs Benfica, Sebuah Partai 'Final' untuk Los Blancos
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:13
-
Menang 1-0 di Kandang Benfica, Real Madrid Belum Aman ke 16 Besar Liga Champions!
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:02
-
Kylian Mbappe Bakal Absen Lawan Benfica, Ada Apa Gerangan?
Liga Champions 25 Februari 2026, 09:48
-
Inter Milan Kalah dari Bodo/Glimt, Penyelesaian Akhir Jadi Sorotan
Liga Italia 25 Februari 2026, 09:40
-
Perjalanan Fenomenal Bodo/Glimt, si Pembunuh Raksasa dari Lingkar Arktik
Liga Champions 25 Februari 2026, 09:27
-
Malam Kelam Bagi Inter Milan, Malam Luar Biasa Bagi Sepak Bola Norwegia
Liga Champions 25 Februari 2026, 09:05
-
Inter Jadi Korban Efisiensi Mematikan Bodo/Glimt
Liga Champions 25 Februari 2026, 08:53
-
Hasil Liga Champions Tadi Malam: Newcastle Menang, Inter Milan Tersingkir
Liga Champions 25 Februari 2026, 08:42
-
Andai Saja Inter Milan Mampu Memecah Kebuntuan Lebih Awal
Liga Champions 25 Februari 2026, 08:22
-
Kandasnya Perlawanan Inter Milan
Liga Champions 25 Februari 2026, 08:11
-
Akanji Jadi Titik Lemah, Hauge Tunjukkan Kelasnya
Liga Champions 25 Februari 2026, 07:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
























KOMENTAR