
Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Francesco Bagnaia, meyakini seluruh penunggang Desmosedici GP21 bisa menjadi kompetitif dan ikut memperebutkan gelar dunia MotoGP 2021 berkat jasa-jasa Andrea Dovizioso sejak 2013. Hal ini ia sampaikan via Speedweek, Rabu (18/8/2021), usai finis kedua di Seri Austria.
Musim ini, Ducati pertama kalinya menyediakan Desmosedici spek pabrikan kepada empat rider sekaligus, usai sebelumnya hanya menyediakan tiga. Bagnaia, Johann Zarco, dan Jack Miller punya kans merebut gelar, sementara Jorge Martin, meski masih debutan, sudah terbukti mampu tampil sangat kompetitif.
Keempat rider ini pun sangat nampak punya keunggulan berbeda-beda, dan Gigi Dall'Igna selaku General Manajer Ducati Corse sangat senang atas keberagaman ini, hingga Ducati kini jadi motor yang ramah pada seluruh gaya balap. Hal ini juga jadi selaras dengan performa para ridernya yang sama-sama kuat di lintasan.
Pekerjaan Andrea Dovizioso Luar Biasa

"Keempat rider yang duduk di atas motor pabrikan punya kekuatan dan kelemahan berbeda. Namun, bersama-sama, kami akan mengembangkan motor ke arah yang tepat. Saya rasa kami sudah mengalami progres musim ini dan saya yakin kami akan makin kuat dengan sasis baru pada 2022," ungkap Bagnaia, yang akrab disapa 'Pecco'.
Dari 11 seri perdana 2021, Ducati pun jadi pabrikan dengan koleksi podium terbanyak lewat sumbangan dari keempat ridernya, yakni dengan 14 podium termasuk tiga kemenangan. Menurut Bagnaia, keperkasaan Ducati ini tak lepas dari kerja keras Andrea Dovizioso, yang setia membela tim pabrikannya pada 2013-2020.
"Menurut saya, Dovi telah melakukan pekerjaan luar biasa sejak 2013. Ketika Dovi datang, Ducati masih sangat kesulitan dengan banyak masalah. Berkat dia, kini kami bisa ikut memperebutkan gelar dunia. Namun, Jorge Lorenzo, Andrea Iannone, dan Danilo Petrucci juga ikut membantu," ungkapnya.
Ingin Lampaui Prestasi Andrea Dovizioso

Ducati sendiri sudah mulai membuktikan kebangkitan dari keterpurukan mereka sejak 2017, saat Dovizioso menjadi runner up tiga kali beruntun di belakang Marc Marquez. Bagnaia pun sangat berharap ia dan para rider Ducati lainnya bisa meraih hasil lebih baik daripada itu, yakni menjadi juara dunia.
Seperti yang diketahui, sejak turun di MotoGP pada 2003, Ducati baru meraih satu gelar, yakni pada 2007 lewat Casey Stoner. Bagnaia pun ingin prestasi ini terulang, namun juga memaklumi segalanya butuh proses. Ia berjanji, seluruh rider Ducati bekerja sangat keras bersama Dall'Igna demi mewujudkannya.
"Kami sedang mengerjakan hal-hal detail. Usai setiap sesi berakhir, kami bertemu dengan Gigi untuk memberikan banyak masukan padanya. Ini membantu para teknisi dan insinyur merakit motor yang baik hingga semua rider bisa sama-sama tampil oke. Kami terus mengalami kemajuan," pungkas juara dunia Moto2 2018 ini.
Sumber: Speedweek
Baca Juga:
- Galeri: 8 Desain Helm Valentino Rossi Paling Bermakna Menurut Sang Desainer Pribadi
- Maverick Vinales Tak Turun di Silverstone, Darryn Binder Debut MotoGP di Aragon?
- Jadi Ayah, Valentino Rossi Nantikan Kelahiran Putri Pertama
- Masih Gara-Gara Covid-19: Formula 1 GP Jepang Resmi Dibatalkan
- Fabio Quartararo Ingin 5 Kali Juarai MotoGP, Tak Mimpi Samai Popularitas Valentino Rossi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pecco Bagnaia: Berkat Andrea Dovizioso, Ducati Bisa Ikut Berebut Gelar MotoGP
Otomotif 19 Agustus 2021, 12:37
-
Operasi Lorenzo Savadori Sukses, Andrea Dovizioso Takkan Jadi Pengganti di Austria
Otomotif 10 Agustus 2021, 10:33
-
Aprilia Merasa Terhormat Bisa Kerja Bareng Andrea Dovizioso
Otomotif 27 Juli 2021, 09:40
-
Andrea Dovizioso Maklumi Keputusan Maverick Vinales Tinggalkan Yamaha
Otomotif 18 Juli 2021, 21:28
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Liverpool: Performa Solid Bikin Arsenal Kehilangan Taji
Liga Inggris 9 Januari 2026, 06:07
-
Hasil Milan vs Genoa: Akhir Dramatis yang Menguntungkan Inter Milan
Liga Italia 9 Januari 2026, 06:00
-
Rapor Pemain Arsenal: Gyokeres Gagal Bersinar Saat The Gunners Ditahan Liverpool
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:50
-
Hasil Real Madrid vs Atletico Madrid: El Clasico di Final Piala Super Spanyol
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 05:44
-
Man of the Match Arsenal v Liverpool: Gabriel Magalhaes
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:30
-
Hasil Arsenal vs Liverpool: Saling Tekan, Gol Tak Kunjung Datang
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Al-Nassr vs Al-Qadisiyah: Ronaldo Cetak Gol, tapi Tim Tuan Rumah Tetap Kalah
Asia 9 Januari 2026, 03:29
-
Tempat Menonton Arsenal vs Liverpool: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 00:30
-
Kekuatan Pemain Lokal Bicara: Bhayangkara Presisi Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan
Voli 8 Januari 2026, 23:17
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR