
Bola.net - Francesco Bagnaia sempat merasa pesimistis bisa dapat tempat di Ducati Team pada MotoGP 2021 akibat cedera retak tulang tibia kaki kanan usai terjatuh dalam sesi latihan di Brno, Ceko. Absen tiga balapan, 'Pecco' merasa tak bisa membuktikan diri sebagai kandidat yang layak untuk menggantikan Andrea Dovizioso. Hal ini ia sampaikan via GPOne, Rabu (30/9/2020).
Usai Bagnaia kecelakaan, Johann Zarco, yakni kandidat rider Ducati Team lainnya, justru merebut pole dan naik podium di tempat yang sama. Meski begitu, Zarco ternyata juga cedera retak scaphoid tangan kanan usai bertabrakan dengan Franco Morbidelli di Seri Austria, sehari setelah Dovizioso mengumumkan ingin hengkang.
"Pada awal musim, saya tak memikirkan tim pabrikan. Saya pikir tempat itu milik Dovi. Saya hanya bekerja keras demi dipertahankan di Pramac Racing dan dapat motor spek pabrikan pada 2021. Semua berjalan baik, tapi saya cedera di Brno, padahal saya sudah pusing gara-gara gagal podium di Jerez akibat masalah teknis!" ujar Bagnaia, satu jam usai diumumkan bakal membela Ducati Team pada 2021.
Sempat 'Jiper' Lihat Johann Zarco Podium di Ceko

"Saya ingin buktikan saya memang pembalap yang cepat, tapi nyatanya saya malah cedera. Sebaliknya, Johann tampil luar biasa di Brno. Kemudian, di Austria Dovi mengumumkan ingin hengkang. Saya pun langsung merasa telah melewatkan peluang bagus," ungkap anak didik Valentino Rossi di VR46 Riders Academy ini.
Namun, cedera yang dialami Bagnaia dan Zarco pada waktu yang nyaris bersamaan, membuat Ducati memperpanjang waktu evaluasi, memberi waktu bagi keduanya untuk lebih bugar demi bisa tampil lebih baik di lintasan. Namun, Zarco justru hanya finis ke-14 di Styria, ke-15 di San Marino, dan ke-11 di Emilia Romagna.
Hasil sebaliknya justru diraih Bagnaia. Usai absen, ia kembali ke San Marino dalam keadaan yang belum fit. Namun, ia berhasil finis kedua dan meraih podium perdananya di MotoGP. Dalam Seri Emilia Romagna, ia gagal finis, namun ia sempat memimpin balapan selama 15 lap.
Baru Tahu Setelah Finis di Catalunya
Ducati pun mantap memilih Bagnaia sebagai pengganti 'Dovi' dan bertekad mengumumkan kerja sama ini di MotoGP Catalunya, 25-27 September lalu. Namun, mereka memutuskan menundanya demi memberi ruang untuk pengumuman kerja sama Valentino Rossi dan Petronas Yamaha SRT. Bagnaia sendiri baru tahu soal masa depannya usai finis keenam di balapan itu.
"Saya satu-satunya orang yang tidak tahu apa-apa. Saya bahkan baru tahu soal masa depannya usai balapan di Barcelona. Tapi saya memang selalu mengharapkan ini terjadi, jadi saya tak pernah banyak tanya. Saya memilih menunggu dan membuktikan bahwa saya memang layak mendapatkannya lewat hasil di trek," tuturnya.
Juara dunia Moto2 2018 ini pun sangat senang impiannya menjadi nyata, karena ia sudah bermimpi menjadi rider tim pabrikan Ducati sejak belia. "Tim ini punya karisma yang spesial: tim Italia dan merupakan pabrikan yang sangat prestisius. Jadi membela mereka selalu menjadi impian saya. Jadi, beberapa hari belakangan saya sangat bahagia," tutupnya.
Sumber: GPOne
Video: Deretan Momen MotoGP Catalunya, Quartararo Menang dan Rossi Jatuh
Baca Juga:
- Pecco Bagnaia Gabung Ducati Team, Inilah Daftar Pembalap MotoGP 2021
- Pecco Bagnaia Sudah Mimpi Jadi Rider Pabrikan Ducati Sebelum Juarai Moto2 2018
- Pecco Bagnaia Resmi ke Tim Pabrikan Ducati, Zarco-Martin ke Pramac
- Kisah Pablo Nieto, Sosok Asal Spanyol yang Manajeri Tim Valentino Rossi
- Ditinggal Red Bull, Tech 3 Tegaskan Bantuan KTM Tetap Sama
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pecco Bagnaia Tekad Hormati Warisan Casey Stoner dan Troy Bayliss
Otomotif 30 September 2020, 19:01
-
Pecco Bagnaia Sempat Pesimistis Dapat Tempat di Ducati Gara-Gara Cedera
Otomotif 30 September 2020, 18:22
-
Pecco Bagnaia Gabung Ducati Team, Inilah Daftar Pembalap MotoGP 2021
Otomotif 30 September 2020, 17:37
-
Pecco Bagnaia Sudah Mimpi Jadi Rider Pabrikan Ducati Sebelum Juarai Moto2 2018
Otomotif 30 September 2020, 17:09
-
Pecco Bagnaia Resmi ke Tim Pabrikan Ducati, Zarco-Martin ke Pramac
Otomotif 30 September 2020, 16:28
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Espanyol vs Real Madrid: Jude Bellingham
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 05:15
-
Hasil DFL Super Cup 2026: Bayern Munchen Juara Usai Tundukkan Dortmund 2-1
Bundesliga 23 Agustus 2026, 04:59
-
Man of the Match Inter vs Monza: Pio Esposito
Liga Italia 23 Agustus 2026, 01:32
-
Hasil Inter vs Monza: Juara Bertahan Terlalu Perkasa!
Liga Italia 23 Agustus 2026, 01:25
-
Hasil Leg 1 Final Piala AFF 2026: Vietnam Menang di Kandang Thailand
Tim Nasional 22 Agustus 2026, 22:36
-
Link Streaming Inter vs Monza di Liga Italia, Sabtu 22 Agustus 2026
Liga Italia 22 Agustus 2026, 22:29
-
Bruno Fernandes Kesal MU Kalah dari Hull City: Gini Aja Terus!
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 22:00
-
5 Biang Kerok Kekalahan Manchester United dari Hull City
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 21:30
-
Kalah dari Hull City, Manchester United Catatkan Dua Rekor yang Memalukan
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 20:50
-
Man of the Match Hull vs Man United: Konstantinos Tzolakis
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 20:39
-
Hasil Hull vs Man United: Setan Merah Dipermalukan Tim Promosi!
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 20:24
-
Brighton Tolak Penawaran Perdana Liverpool untuk Yankuba Minteh
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 20:00
-
Arsenal Mundur Perlahan dari Transfer Victor Osimhen?
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 19:40
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR