
Bola.net - CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, beserta sang Direktur Teknis, Romano Albesiano, mengaku sedang bekerja keras membuat skuad mereka menjadi tim pabrikan seutuhnya di MotoGP 2022, sembari menurunkan satu tim satelit. Hal ini mereka sampaikan kepada Motorsport Total pada Rabu (24/3/2021).
Aprilia kembali berlaga di MotoGP sejak 2015. Tapi mengingat departemen balapnya tak sebesar pabrikan lain, mereka melebur dengan Gresini Racing. Turun dengan nama Aprilia Racing Team Gresini, tim ini beroperasi layaknya tim pabrikan, namun dalam aturan FIM, mereka masih tercatat sebagai 'tim independen'.
Mendiang pemilik Gresini Racing, Fausto Gresini, akhir tahun lalu telah mengumumkan skuadnya akan berpisah dari struktur Aprilia Racing, walau tak menutup kans akan jadi tim satelit mereka pada 2022. Pengumuman Gresini tersebut sekaligus menegaskan bahwa Aprilia Racing akan jadi tim pabrikan seutuhnya.
Valentino Rossi Memulai Karier Bareng Aprilia Racing

Rivola menyatakan pihaknya juga ingin menurunkan tim satelit, dan telah mendapatkan tenggat waktu dari CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, untuk membentuk strukturnya. "Pertama, kami ingin jadi tim pabrikan seutuhnya. Soal tim satelit, Carmelo memberi kami waktu dengan bulan Mei sebagai tenggat waktu," ujarnya.
Selain Gresini Racing, Aprilia juga punya kans untuk bekerja dengan Sky Racing VR46, yakni tim balap Valentino Rossi, yang saat ini juga sedang menimbang-nimbang pabrikan mana yang cocok bagi mereka bernaung pada 2022. Saat ini, tim ini sedang melebur dengan Esponsorama Racing sebagai tim satelit Ducati Corse.
"Bekerja dengan VR46 bakal fantastis. Toh nama Vale sangat terikat dengan nama kami. Ia memulai karier (di GP125 dan GP250) bersama kami. Jadi, kerja sama dengan mereka bakal fantastis. Cepat atau lambat, kami akan punya tim satelit. Namun, pertama-tama, kami harus membuktikan diri lebih dulu," lanjut Rivola.
Perbesar Struktur Balap Bukan Urusan Gampang

Komentar senada diberikan Albersiano. Ia menyebut kerja sama dengan VR46 adalah sebuah kemungkinan, namun ia juga yakin memperbesar struktur departemen balap bukan urusan gampang. "Dari sudut pandang formal, kami bukanlah tim pabrikan yang sesungguhnya, meskipun kenyataannya kami sudah jadi tim pabrikan," tuturnya.
"Perencanaan sangatlah penting untuk proyek macam ini (tim satelit). Dari sudut pandang teknis, jelas menarik jika punya empat motor di grid. Kita bisa lihat dari pabrikan lain soal keuntungan apa yang bisa didapat. Menurunkan tim satelit jelas akan memperbesar organisasi kami, walau memang memungkinkan," tutupnya.
Selain berpotensi bergabung dengan Aprilia, VR46 juga mempertimbangkan bertahan di Ducati, mengambil alih slot Esponsorama seutuhnya. Namun, tak dimungkiri VR46 juga ingin jadi tim satelit Yamaha, di mana Rossi menjadi ikonnya. Ada pulang pula bagi mereka di Suzuki, yang sejak 2017 sangat tertarik menurunkan tim satelit.
Sumber: Motorsport Total
Video: Gaya Rambut Valentino Rossi dari Masa ke Masa
Baca Juga:
- Transisi Miller-Bagnaia Mulus, Ducati Minta Ulang Sukses Dovizioso di MotoGP Qatar
- Enea Bastianini: Saya Bagaikan 'Fotokopi' dari Andrea Dovizioso
- Rival Sejak Kecil, Jorge Martin Ingin Bekuk Joan Mir di MotoGP 2021
- Pantang Mudik, Duet Suzuki Ecstar Bidik Podium di MotoGP Qatar
- Persaingan Dijamin Ketat, Inilah 12 Catatan Menarik Jelang MotoGP Qatar 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Video: Valentino Rossi Pamer Desain Helm 'SoleLuna' Terbaru untuk MotoGP 2021
Open Play 25 Maret 2021, 16:34
-
Pernah Naungi Valentino Rossi, Aprilia Tertarik Jadikan VR46 Tim Satelit
Otomotif 25 Maret 2021, 14:33
-
25 Tahun Berlalu: Valentino Rossi Kenang Debut Gemilangnya di GP125 1996
Otomotif 24 Maret 2021, 14:20
-
Ritme Menjanjikan, Valentino Rossi Sudah Tak Sabar Balapan di Qatar
Otomotif 24 Maret 2021, 08:36
-
Tetap Ingin Punya 2 Tim Satelit, Ducati Negosiasi dengan VR46 dan Gresini
Otomotif 23 Maret 2021, 12:09
LATEST UPDATE
-
PSM vs Bali United: Tekad Pasukan Ramang Hentikan Tren Buruk
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 07:44
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 9 Januari 2026, 07:41
-
Man of the Match Milan vs Genoa: Lorenzo Colombo
Liga Italia 9 Januari 2026, 07:11
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Real Madrid vs Atletico Madrid: Federico Valverde
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 07:04
-
Rapor Pemain Liverpool: Performa Solid Bikin Arsenal Kehilangan Taji
Liga Inggris 9 Januari 2026, 06:07
-
Hasil Milan vs Genoa: Akhir Dramatis yang Menguntungkan Inter Milan
Liga Italia 9 Januari 2026, 06:00
-
Rapor Pemain Arsenal: Gyokeres Gagal Bersinar Saat The Gunners Ditahan Liverpool
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:50
-
Hasil Real Madrid vs Atletico Madrid: El Clasico di Final Piala Super Spanyol
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 05:44
-
Man of the Match Arsenal v Liverpool: Gabriel Magalhaes
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:30
-
Hasil Arsenal vs Liverpool: Saling Tekan, Gol Tak Kunjung Datang
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:04
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
























KOMENTAR