
Bola.net - Pebalap nasional asal Solo, Rio Haryanto mendapat tantangan berat saat tampil pada seri kelima lomba balap mobil GP2 Series di Sirkuit Monte Carlo, Monaco pada tanggal 24-26 Mei 2012 mendatang.
Juru bicara Rio, Andy Mailangkay menyebutkan sirkuit yang memiliki panjang 3,340 kilometer itu sangat sempit dan tidak memiliki run-off area. Jika melakukan kesalahan, pebalap dapat menabrak tembok pembatas.
Menurut Rio, Sirkuit Monte Carlo adalah sirkuit yang sangat sulit untuk ditaklukkan. Oleh karena itu, memerlukan konsentrasi dan fokus dari satu tikungan ke tikungan berikutnya. "Sedikit saja kesalahan, dapat memberikan masalah yang fatal," kata pebalap berusia 19 tahun itu.
Akan tetapi, Rio telah melakukan berbagai persiapan meskipun sempat mendapatkan hasil yang kurang memuaskan saat tampil di seri keempat di Barcelona, Spanyol, beberapa waktu lalu.
Selama sepekan terakhir ini Rio telah melakukan latihan fisik secara maksimal. Bahkan, pada hari Kamis (17/5), dirinya berada di markas tim Marussia Carlin untuk mengulas dan mengevaluasi penampilannya pada seri-seri sebelumnya.
"Saya juga berkesempatan melakukan latihan pengenalan dan penghapalan Sirkuit Monte Carlo menggunakan simulator," kata Rio.
Pada seri kelima di Monaco, Rio akan menjalani feature race sejauh 42 putaran pada hari Jumat (25/5), sedangkan pada hari Sabtu (26/5) Rio akan menjalani sprint race yang akan menempuh 30 putaran.
Manajer teknis Rio, Piers Hunnisett mengatakan bahwa Monaco adalah seri balapan yang unik bagi Formula 1 dan GP2 karena lintasannya sempit.
"Seorang pebalap F1 pernah berkata bahwa membalap di sirkuit ini seperti mengendarai mobil di dalam supermarket karena jarak putaran yang pendek," kata Hunnisett.
Ia menambahkan, seri kelima di Monaco ini merupakan pertama kali bagi Rio, maka tim hanya menargetkan pebalap ini bisa menyelesaikan lomba secara utuh. "Tabrakan akan banyak terjadi di sini sehingga sangatlah penting bagi Rio untuk bisa menyelesaikan lomba," tutup Piers. (ant/kny)
Juru bicara Rio, Andy Mailangkay menyebutkan sirkuit yang memiliki panjang 3,340 kilometer itu sangat sempit dan tidak memiliki run-off area. Jika melakukan kesalahan, pebalap dapat menabrak tembok pembatas.
Menurut Rio, Sirkuit Monte Carlo adalah sirkuit yang sangat sulit untuk ditaklukkan. Oleh karena itu, memerlukan konsentrasi dan fokus dari satu tikungan ke tikungan berikutnya. "Sedikit saja kesalahan, dapat memberikan masalah yang fatal," kata pebalap berusia 19 tahun itu.
Akan tetapi, Rio telah melakukan berbagai persiapan meskipun sempat mendapatkan hasil yang kurang memuaskan saat tampil di seri keempat di Barcelona, Spanyol, beberapa waktu lalu.
Selama sepekan terakhir ini Rio telah melakukan latihan fisik secara maksimal. Bahkan, pada hari Kamis (17/5), dirinya berada di markas tim Marussia Carlin untuk mengulas dan mengevaluasi penampilannya pada seri-seri sebelumnya.
"Saya juga berkesempatan melakukan latihan pengenalan dan penghapalan Sirkuit Monte Carlo menggunakan simulator," kata Rio.
Pada seri kelima di Monaco, Rio akan menjalani feature race sejauh 42 putaran pada hari Jumat (25/5), sedangkan pada hari Sabtu (26/5) Rio akan menjalani sprint race yang akan menempuh 30 putaran.
Manajer teknis Rio, Piers Hunnisett mengatakan bahwa Monaco adalah seri balapan yang unik bagi Formula 1 dan GP2 karena lintasannya sempit.
"Seorang pebalap F1 pernah berkata bahwa membalap di sirkuit ini seperti mengendarai mobil di dalam supermarket karena jarak putaran yang pendek," kata Hunnisett.
Ia menambahkan, seri kelima di Monaco ini merupakan pertama kali bagi Rio, maka tim hanya menargetkan pebalap ini bisa menyelesaikan lomba secara utuh. "Tabrakan akan banyak terjadi di sini sehingga sangatlah penting bagi Rio untuk bisa menyelesaikan lomba," tutup Piers. (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pertama di Monaco, Rio Haryanto Targetkan Finis Lomba
Otomotif 22 Mei 2012, 18:00
-
Peringkat Rio Haryanto di GP2 Series Melorot
Otomotif 14 Mei 2012, 19:30
-
Rio Haryanto Perbaiki Peringkat di Race 2 GP2 Spanyol
Otomotif 13 Mei 2012, 20:45
-
GP2 Spanyol: Rio Haryanto Tempati Posisi 20
Otomotif 11 Mei 2012, 20:45
-
Tak Pasang Target, Rio Haryanto Diharapkan Tampil Lepas
Otomotif 7 Mei 2012, 18:45
LATEST UPDATE
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25






















KOMENTAR