
Bola.net - Seluruh penghuni paddock MotoGP mengenang mendiang Marco Simoncelli dengan menyaksikan pemasangan plakat di tikungan ke-11 Sirkuit Sepang, Malaysia hari Kamis (18/10). Simoncelli mengalami kecelakaan maut yang merenggut nyawanya di sirkuit tersebut tahun lalu.
Terhitung lebih dari 500 orang, termasuk sahabat Simoncelli sekaligus pebalap Ducati, Valentino Rossi hadir untuk memberi penghormatan kepada pebalap Italia itu, yang juga dikenal sebagai 'Super Sic' atas gaya balapnya yang agresif.
Sebagai tribut, pebalap dan ofisial MotoGP berjalan kaki dari kawasan paddock ke arah tikungan ke-11, di mana mereka meletakkan karangan bunga setelah plakat tersebut dipasang.
Tikungan ke-11 merupakan tempat di mana Simoncelli mengalami kecelakaan tragis pada lap kedua MotoGP Malaysia, 23 Oktober 2012. Pimpinan tim San Carlo Honda Gresini, Fausto Gresini pun sempat menitikkan air mata ketika menempelkan plakat tersebut. Setelahnya, para peserta Grand Prix pun menyentuh plakat tersebut sebagai tanda penghormatan.
Pebalap Repsol Honda, Casey Stoner yang memenangi balapan di Sepang pada tahun 2007 dan 2009, menyatakan bahwa insiden tersebut terkesan masih segar di ingatan semua peserta MotoGP.
"Saya rasa hari ini adalah hari yang baik untuk memberi penghormatan kepada Marco. Semua orang kembali mengingatnya, dan bahkan mungkin ingatan kami semakin tajam tentang hal itu," ujar Stoner.
Sebelum tiada, Simoncelli meraih hasil finis terbaiknya di MotoGP pada posisi kedua. Hasil itu juga ia raih sepekan sebelum kecelakaan tersebut terjadi.
Simoncelli sedang berusaha meraih posisi keempat saat ia kehilangan kendali di atas motor Honda RC212V miliknya pada tikungan ke-11. Ia pun mengalami selip ke arah garis balap Colin Edwards dan Rossi. Ketiganya pun bertabrakan.
Sembari menahan air mata, pemilik tim Ioda Racing CRT, Giamiero Sacchi yang telah mengenal Simoncelli sejak belia, menyatakan cukup senang banyak orang yang hadir dalam acara penghormatan tersebut. "Kami tahu olahraga ini berbahaya, namun balapan harus tetap berjalan," tutupnya. (afp/kny)
Terhitung lebih dari 500 orang, termasuk sahabat Simoncelli sekaligus pebalap Ducati, Valentino Rossi hadir untuk memberi penghormatan kepada pebalap Italia itu, yang juga dikenal sebagai 'Super Sic' atas gaya balapnya yang agresif.
Sebagai tribut, pebalap dan ofisial MotoGP berjalan kaki dari kawasan paddock ke arah tikungan ke-11, di mana mereka meletakkan karangan bunga setelah plakat tersebut dipasang.
Tikungan ke-11 merupakan tempat di mana Simoncelli mengalami kecelakaan tragis pada lap kedua MotoGP Malaysia, 23 Oktober 2012. Pimpinan tim San Carlo Honda Gresini, Fausto Gresini pun sempat menitikkan air mata ketika menempelkan plakat tersebut. Setelahnya, para peserta Grand Prix pun menyentuh plakat tersebut sebagai tanda penghormatan.
Pebalap Repsol Honda, Casey Stoner yang memenangi balapan di Sepang pada tahun 2007 dan 2009, menyatakan bahwa insiden tersebut terkesan masih segar di ingatan semua peserta MotoGP.
"Saya rasa hari ini adalah hari yang baik untuk memberi penghormatan kepada Marco. Semua orang kembali mengingatnya, dan bahkan mungkin ingatan kami semakin tajam tentang hal itu," ujar Stoner.
Sebelum tiada, Simoncelli meraih hasil finis terbaiknya di MotoGP pada posisi kedua. Hasil itu juga ia raih sepekan sebelum kecelakaan tersebut terjadi.
Simoncelli sedang berusaha meraih posisi keempat saat ia kehilangan kendali di atas motor Honda RC212V miliknya pada tikungan ke-11. Ia pun mengalami selip ke arah garis balap Colin Edwards dan Rossi. Ketiganya pun bertabrakan.
Sembari menahan air mata, pemilik tim Ioda Racing CRT, Giamiero Sacchi yang telah mengenal Simoncelli sejak belia, menyatakan cukup senang banyak orang yang hadir dalam acara penghormatan tersebut. "Kami tahu olahraga ini berbahaya, namun balapan harus tetap berjalan," tutupnya. (afp/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Peserta MotoGP Beri Penghormatan Untuk Simoncelli di Sepang
Otomotif 18 Oktober 2012, 20:00
-
Spies Bakal Kerja Keras 100 Persen Untuk Simoncelli
Otomotif 18 Oktober 2012, 13:00
-
Lorenzo: Sepang Simpan Kenangan Buruk dan Indah
Otomotif 17 Oktober 2012, 21:00
-
Kembali ke Sepang, Honda Gresini Dibanjiri Memori Simoncelli
Otomotif 17 Oktober 2012, 20:00
-
Stoner Akui Bakal Canggung Jalani MotoGP Malaysia
Otomotif 16 Oktober 2012, 20:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR