
Bola.net - - Pebalap Octo Pramac Yakhnich, Danilo Petrucci mengaku dirinya 'ketinggalan kereta' dalam periode silly season dan kehilangan peluang membela tim pabrikan Ducati Corse akibat cedera tangan berkepanjangan di awal tahun. Hal ini dinyatakan Petrucci dalam wawancaranya bersama GPOne.
Pebalap Italia ini absen dari empat seri pertama akibat kecelakaan hebat di uji coba pramusim Australia. Menurutnya, cedera ini membuatnya sempat tak percaya diri hingga gagal meraih hasil baik di paruh pertama musim. Dari 10 seri, ia hanya empat kali finis. Hal ini pun ia nilai menghalangi langkahnya membela tim pabrikan Ducati.
"Saya ketinggalan kereta pindah tim, terutama tim pabrikan. Tahun ini silly season berjalan tak terduga, dan saya tertinggal berkat cedera. Dibanding fokus memulihkan cedera, saya justru lebih harus menenangkan diri agar tidak stres. Setelah cedera pulih, saya kembali dan tampil dengan tenang dan tak ngotot," ujarnya.
Meski begitu, Petrux cukup bisa berbangga diri. Pasalnya, ia sukses mendapatkan motor pabrikan Desmosedici GP17, setelah mengalahkan sang tandem, Scott Redding dalam persaingan internal untuk meraih poin lebih banyak terhitung sejak Seri Ceko.
"Bagi saya, ini adalah kesempatan untuk menggali potensi. Musim ini saya tak punya target peringkat tertentu. Saya hanya ingin kembali percaya diri, terutama usai cedera di awal tahun. Jadi GP17 adalah satu-satunya target. Scott hanya dua kali finis di depan saya, jadi GP17 memang realistis untuk saya raih," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dapat GP17, Petrucci Target Tempel Lorenzo-Dovizioso
Otomotif 22 Desember 2016, 16:00
-
Petrucci: Andai Tak Cedera, Saya Bakal ke Tim Pabrikan
Otomotif 22 Desember 2016, 14:00
-
Pramac Tekad Lanjut Bareng Ducati di MotoGP 2018
Otomotif 7 Desember 2016, 13:00
-
Pakai GP17, Petrucci Ingin Pelajari Lorenzo-Dovizioso
Otomotif 30 November 2016, 15:45
-
Dapat Ducati GP17, Danilo Petrucci Ternyata Taruhan!
Otomotif 28 November 2016, 16:30
LATEST UPDATE
-
PSM vs Bali United: Tekad Pasukan Ramang Hentikan Tren Buruk
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 07:44
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 9 Januari 2026, 07:41
-
Man of the Match Milan vs Genoa: Lorenzo Colombo
Liga Italia 9 Januari 2026, 07:11
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Real Madrid vs Atletico Madrid: Federico Valverde
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 07:04
-
Rapor Pemain Liverpool: Performa Solid Bikin Arsenal Kehilangan Taji
Liga Inggris 9 Januari 2026, 06:07
-
Hasil Milan vs Genoa: Akhir Dramatis yang Menguntungkan Inter Milan
Liga Italia 9 Januari 2026, 06:00
-
Rapor Pemain Arsenal: Gyokeres Gagal Bersinar Saat The Gunners Ditahan Liverpool
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:50
-
Hasil Real Madrid vs Atletico Madrid: El Clasico di Final Piala Super Spanyol
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 05:44
-
Man of the Match Arsenal v Liverpool: Gabriel Magalhaes
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:30
-
Hasil Arsenal vs Liverpool: Saling Tekan, Gol Tak Kunjung Datang
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:04
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58






















KOMENTAR