Bola.net - - Pembalap Octo Pramac Racing, Danilo Petrucci menjelaskan alasan mengapa dirinya menolak tawaran kontrak pabrikan dari Aprilia Racing Team Gresini untuk MotoGP tahun depan. Dalam wawancaranya bersama GPOne, Petrucci mengaku saat-saat sekarang bukanlah momen yang tepat untuk meninggalkan Ducati.
Petrucci dikabarkan mendapat tawaran dengan nilai besar dari Aprilia untuk menggantikan Sam Lowes, namun justru memperpanjang kontraknya dengan Pramac dan mendapat kontrak pabrikan langsung dari Ducati Corse. Menjalani musim ini dengan baik, Petrux yakin bertahan di pabrikan Italia tersebut adalah keputusan bijak.
"Saya tak memilih Aprilia karena saya ingin melakukan segalanya dengan baik, lagipula ini bukan waktu yang tepat. Ducati tengah bekerja dengan baik dan saya merasa menjadi bagian dari proyek mereka. Saya yakin saya penting bagi mereka, dan saya tak mau pergi sekarang," ujarnya.
Rider berusia 26 tahun ini pun bertekad tampil jauh lebih gahar bersama Pramac tahun depan, agar mendapat peluang lebih besar untuk membela tim pabrikan Ducati Corse pada 2019 mendatang, menggantikan salah satu dari Andrea Dovizioso dan Jorge Lorenzo.
"Pada 2019 nanti, semua motor akan kosong dan saya tak menutup kemungkinan. Target saya tahun itu adalah tetap mengendarai motor merah... motor yang 'sesungguhnya', bersama tim pabrikan. Saya tahu Ducati peduli pada saya. Jika tampil baik, mungkin saya bisa ke tim pabrikan. Jika tidak, saya mau ganti pekerjaan saja," gurau Petrucci.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Petrucci Akui Belum Mampu 'Takuti' Rider Papan Atas
Otomotif 21 Juli 2017, 13:00
-
Petrucci Bidik Tim Pabrikan Ducati di MotoGP 2019
Otomotif 21 Juli 2017, 10:00
-
'Paruh Pertama Musim, Petrucci Lebihi Ekspektasi'
Otomotif 20 Juli 2017, 11:30
-
Petrucci Lebih Pilih Ducati daripada Gaji Tinggi
Otomotif 7 Juli 2017, 14:30
-
Petrucci Tolak Aprilia, Akui Dapat Tawaran Besar
Otomotif 4 Juli 2017, 16:30
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia
Piala Dunia 11 Juli 2026, 00:14
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia
Piala Dunia 10 Juli 2026, 22:19
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
-
Herdman Ingin Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi Piala AFF 2026
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 17:37
-
Hadapi Musim yang Padat, Persib Kelola Fisik dan Mental
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 16:58
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR