Bola.net - - Eks rider MotoGP sekaligus empat kali juara dunia GP250, Max Biaggi mengaku merasakan trauma mendalam usai mengalami kecelakaan hebat saat berlatih Supermoto di Sirkuit Sagittario, Latina di Italia awal bulan lalu. Dalam wawancaranya bersama Chi, Biaggi mengaku sudah tak mau lagi mengendarai motor.
Saat kecelakaan terjadi, Biaggi tengah berlatih bersama para rider mudanya di Max Racing Team, yang turun di Kejuaraan Nasional Italia (CIV) Moto3. Biaggi pun segera dilarikan ke rumah sakit San Camillo di Roma dan dinyatakan mengalami patah 12 rusuk, patah tulang bahu kanan, trauma parah pada bagian dada dan tulang belakang.
"Soal motor, saya sudah 'selesai' selamanya. Saya hanya akan jadi pelatih," ungkapnya. "Usai kecelakaan, saya bangun di rumah sakit dengan rasa sakit luar biasa di sekujur tubuh. Saya mendengar Profesor Guiseppe Cardillo berkata, 'Max, aku harus jujur: kau hanya punya 20% peluang selamat. Kau harus segera dioperasi'," kisahnya.
Max Biaggi (c) Aprilia Racing
The Roman Emperor pun mengaku sempat 'menjumpai' dirinya saat anak-anak ketika tak sadarkan diri. "Saya melihat cahaya. Saya melihat diri saya saat anak-anak, bersama ibu saya Olga, dan mengenakan jaket hijau. Saya juga bersama ayah saya Pietro. Saya mengendarai motor pertama saya, lalu tendangan bola pertama saya, kemudian saya ingin menghentikan perjalanan itu karena saya merasa begitu jauh dari kehidupan, dan saya berkata pada diri sendiri, 'ini tak boleh berakhir'," tuturnya.
Kecelakaan ini juga diakui sang dua kali juara WorldSBK sebagai pelajaran dalam kehidupan pribadinya. Pria asal Italia yang dikenal sebagai musuh bebuyutan Valentino Rossi ini pun mengaku punya banyak utang budi kepada sang kekasih, Bianca Atzei yang setia menjaganya di rumah sakit.
"Kepada Bianca, saya berutang banyak. Ia terjaga selama 15 jam saat saya operasi. Kata-kata takkan cukup menggambarkannya. Saya tak percaya pada pernikahan, namun saya ingin punya anak darinya. Saya mendapat kesempatan kedua untuk hidup, dan saya akan melakukan segalanya demi membahagiakan Bianca," pungkas Biaggi.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Trauma, Max Biaggi Tak Mau Kendarai Motor Lagi
Otomotif 20 Juli 2017, 14:15
-
Max Biaggi: Saya Pikir Saya Bakal Mati
Otomotif 7 Juli 2017, 13:30
-
Kecelakaan Supermoto, Max Biaggi Dilarikan ke Rumah Sakit
Otomotif 10 Juni 2017, 10:45
-
Lorenzo Ogah Pensiun Dini, Bisa Ikuti Jejak Biaggi
Otomotif 30 Mei 2017, 14:50
-
'Rival Utama Rossi Bukan Marquez-Vinales, Tapi...'
Otomotif 12 Mei 2017, 16:00
LATEST UPDATE
-
Jadwal Liga Champions Minggu Ini: Misi Berat Juventus dan Inter
Liga Champions 24 Februari 2026, 19:19
-
Tempat Menonton Malut United vs Persija: Live Streaming BRI Super League di Vidio
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 18:58
-
Performa Mendukung, Yakinlah Manchester United Amankan Tiket Liga Champions
Liga Inggris 24 Februari 2026, 18:44
-
Lini Serang Real Madrid Sebenarnya Tak Sebagus Itu
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 18:14
-
Tak Diduga-duga, Anthony Gordon Bersaing dengan Mbappe di Top Skor UCL!
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:47
-
Soal Kasus Vinicius, Jose Mourinho Disebut Salah Berkomentar
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:17
-
Prediksi Juventus vs Galatasaray 26 Februari 2026
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:04
-
Prediksi PSG vs Monaco 26 Februari 2026
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:03
-
Prediksi Real Madrid vs Benfica 26 Februari 2026
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:02
-
Prediksi Atalanta vs Dortmund 26 Februari 2026
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:01
-
Dari Royal Rumble ke Clean Sheet: Malam Sempurna Senne Lammens di Kandang Everton
Liga Inggris 24 Februari 2026, 16:45
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
























KOMENTAR