
Bola.net - Pembalap anyar Gresini Racing, Alex Marquez, tentu sangat peduli pada kondisi sang kakak, Marc Marquez. Namun, soal performa di lintasan, ia tak lagi merasa harus memikirkan masalah-masalah yang akan dihadapi Marc. Pasalnya, kini Alex telah pindah pabrikan ke Ducati, usai dua musim yang berat bersama LCR Honda.
Alex menjalani debut MotoGP pada 2020 bersama Repsol Honda dan meraih dua podium, sebelum digeser ke LCR Honda pada 2021 dan 2022, di mana ia justru terpuruk. Selama tiga musim, Alex pun harus ikut putar otak bersama para rider Honda lainnya demi memperbaiki performa RC213V yang jeblok.
Namun, setelah segala upaya dilakukan, apalagi ia tak dapat dukungan teknis yang baik, Alex akhirnya menerima tawaran Gresini Racing untuk bernaung di bawah Ducati. Kini, pembalap berusia 26 tahun tersebut tak lagi harus pusing membantu sang kakak untuk mencari solusi segala kendala Honda yang rumit.
Tak Lagi Harus Tanggung Masalah Bareng-Bareng

"Kini Marc bakal punya masalah-masalahnya sendiri, dan saya akan punya masalah-masalah sendiri pula. Masalah kami bukan lagi masalah yang kami tanggung bersama-sama. Ada saatnya masa saya bersama Honda mentok, dan saya terpaksa mencari motivasi lain," ujar Alex kepada Crash.net, Kamis (9/3/2023).
Juara dunia Moto3 2014 dan Moto2 2019 ini juga senang karena langsung klop dengan Ducati. Meski belum menembus posisi lima besar di semua tes yang ia jalani, setidaknya ia sudah bisa konsisten masuk posisi 10 besar tercepat. Menurut Alex, ini adalah awal yang baik bagi petualangan barunya bersama Gresini.
"Saat ini, saya sangat nyaman dengan Gresini, dan yang terpenting motornya kompetitif. Dalam tes Valencia, meski itu kontak pertama, saya punya sensasi yang baik. Sementara di Malaysia, dengan tiga hari kerja, saya bisa meraih sensasi lebih jauh, serta menemukan keunggulan dan kelemahan motor kami," ungkapnya.
Pede Bisa Garang Sejak Seri Pertama

Alex pun merasa optimistis menjelang musim kompetisi 2023. Ia merasa bisa melaju lebih cepat bersama Ducati dibanding bersama Honda. Ia menyadari akan ada jalan yang bergeronjal, tetapi setidaknya ia tak lagi dalam masa kelam. Ia juga ingin tampil baik demi mendapatkan perpanjangan kontrak untuk musim 2024.
"Yang terpenting, kini kami bisa cepat, meski bakal ada hal-hal yang harus kami atasi pada balapan-balapan pertama. Saya yakin kami bisa kompetitif sejak hari pertama. Semua adaptasi di MotoGP sangat penting. Saya punya kontrak setahun, dan saya harus mengerahkan segalanya sejak balapan pertama," tutupnya.
Marquez Bersaudara dan semua pembalap akan kembali turun lintasan dalam tes pramusim kedua MotoGP 2023, yang digelar pada 11-12 Maret 2023 di Sirkuit Algarve, Portimao, Portugal. Trek ini juga akan menggelar seri pertama pada 24-26 Maret 2023.
Sumber: Crashnet
Baca juga:
- Marc Marquez: Salah Besar Jika Pindah ke Ducati Sekarang
- Rider VR46 Academy Makin Sedikit, Bagaimana Masa Depan Tim Balap Valentino Rossi?
- Kontroversi Sprint Race MotoGP: Luca Marini Dukung Ekstra Bonus Uang, Usul Lap Dikurangi
- 5 Rivalitas Rekan Setim Paling Sengit di MotoGP, Akankah Bagnaia vs Bastianini Menyusul?
- Deretan Rider Non-Juara MotoGP dengan Kemenangan Terbanyak, Vinales-Rins Bisa Tepis Kutukan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marc Marquez: Salah Besar Jika Pindah ke Ducati Sekarang
Otomotif 9 Maret 2023, 16:12
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR