
Bola.net - Pebalap Mercedes AMG Petronas, Lewis Hamilton, mengaku tak belum memikirkan peluangnya meraih gelar dunia musim ini meski telah memiliki margin poin yang cukup besar di klasemen pebalap Formula 1. Usai menang di Sochi, Rusia, Minggu (29/9/2019), ia unggul 73 atas tandemnya, Valtteri Bottas.
Start kedua, Hamilton melorot satu posisi di belakang duet Scuderia Ferrari, Sebastian Vettel dan Charles Leclerc. Ia pun memanfaatkan Virtual Safety Car (VSC) untuk melakukan pit stop dan mengganti ban. Ia pun mengungguli Leclerc, dan akhirnya memimpin balapan usai Vettel gagal finis akibat kerusakan mesin.
Kemenangan Hamilton ini pun sekaligus menghentikan dominasi Ferrari selama tiga seri sebelumnya, di mana mereka meraih dua kemenangan lewat Leclerc dan satu lewat Vettel. Hamilton pun menyebut momen-momen itu tak mudah bagi Mercedes, dan kemenangan kali ini bagaikan sebuah kelegaan.
Level Performa Rival Makin Ketat
"Saya coba tak memikirkan gelar. Fokus menjalani tugas lebih mudah, dan situasi kami tak mudah, jadi jujur saja saya hanya fokus menjadi diri saya sebaik mungkin di setiap pekan balap, menghadapi balapan demi balapan, dan memastikan bahwa saya tampil dengan level tinggi," ujar via Crash.net.
Sikap ini diambil Hamilton usai mengamati level persaingan F1 musim ini. Pebalap Inggris ini mengaku melihat level performa pebalap semakin berdekatan, hingga kompetisi semakin ketat. Dengan begitu, apa pun bisa terjadi di lima seri terakhir.
"Sangat impresif melihat cara kami melawan Ferrari, yang punya ritme baik. Tapi Charles, Valtteri, Seb, Max, Carlos, dan pebalap lain juga tampil baik. Ini salah satu tahun terbaik bagi para pebalap. Jadi, semua orang harus menaikkan level mereka, termasuk saya. Saya pun menikmati tantangan ini," ungkapnya.
Bisa Kunci Gelar di Meksiko
Kini Hamilton pun akan bersiap menjalani balapan di Sirkuit Suzuka, Jepang, 11-13 Oktober. Jika meraih hasil maksimal di sana, ia bisa berpeluang mengunci gelar dunia di Autodromo Hermanos Rodriguez, Meksiko, 25-27 Oktober mendatang.
"Seperti yang saya katakan, saya akan menghadapi balapan demi balapan. Balapan selanjutnya bakal sangat sulit mengalahkan para pebalap ini lagi, tapi ini bukan mustahil, seperti yang kami tunjukkan hari ini," pungkas Hamilton.
Saat ini Hamilton tengah duduk di puncak klasemen pebalap Formula 1 dengan koleksi 322 poin, unggul 73 poin atas Bottas di peringkat kedua, dan 107 poin atas Leclerc di peringkat ketiga.
Sumber: Crash.net
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Poin Unggul Jauh, Lewis Hamilton Belum Pikirkan Gelar Dunia
Otomotif 30 September 2019, 09:53
-
Klasemen Sementara Formula 1 2019 Usai Seri Sochi, Rusia
Otomotif 29 September 2019, 20:23
-
Hasil Balap F1 Rusia: Lewis Hamilton Rebut Kemenangan
Otomotif 29 September 2019, 19:59
-
Hasil Kualifikasi F1 Rusia: Charles Leclerc Rebut Pole Keempat Beruntun
Otomotif 28 September 2019, 20:15
-
Hasil FP3 F1 Rusia: Leclerc dan Ferrari Kembali Tercepat
Otomotif 28 September 2019, 17:50
LATEST UPDATE
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
-
Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres Akhirnya Menjelma jadi Monster
Liga Inggris 23 Februari 2026, 13:49
-
Pecco Bagnaia Komentari Tim Pilihannya di MotoGP 2027, Ikuti Insting dan Pilih yang Terbaik
Otomotif 23 Februari 2026, 13:33
-
Tembus 964 Gol! Cristiano Ronaldo Kian Dekati 1.000, Catat Rekor Baru
Asia 23 Februari 2026, 13:25
-
Barcelona Menang Besar atas Levante, Jules Kounde: Tidak Semudah Kelihatannya!
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 10:53
-
Ada Apa dengan Marc Marquez? Kurang Fokus, Picu 3 Kecelakaan di Tes MotoGP Thailand 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 10:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR