
Bola.net - Pembalap Repsol Honda, Pol Espargaro, sudah tak sabar menyongsong MotoGP Portugal di Sirkuit Portimao pada 16-18 April nanti, usai meraih hasil yang kurang memuaskan di Seri Qatar dan Doha, di mana ia hanya finis kedelapan dan ke-13 di masing-masing balapan. Hal ini ia sampaikan via rilis resmi tim, Selasa (13/4/2021).
Uniknya, Espargaro yakin motor RC213V punya potensi yang besar dan masih bisa digali lebih jauh. Pasalnya, di Seri Qatar, ia mampu finis kedelapan usai kehilangan tiga detik akibat senggolan dengan Joan Mir pada lap pertama. Ia pun finis 'hanya' 5,9 detik di belakang sang pemenang, Maverick Vinales.
Dalam Seri Doha, Espargaro start ke-15, namun sempat mendekati kelompok rider terdepan, sebelum melakukan kesalahan pada enam lap terakhir, yang membuatnya harus melorot ke posisi 13. Namun, lagi-lagi ia 'hanya' tertinggal enam detik dari sang pemenang, Fabio Quartararo.
Penasaran Performa Honda di Portimao
Alhasil, di luar kesalahan-kesalahannya sendiri, Espargaro melihat ada harapan. Ia pun merasa sangat penasaran atas performa Honda di Portimao. Pasalnya, sejak menjalani debut dengan Repsol Honda, rider Spanyol ini hanya pernah mengendarai RC213V di Sirkuit Losail.
"Kami meninggalkan Qatar dengan informasi yang baik, namun tanpa hasil yang kami cari. Portugal pun memberi saya kesempatan untuk mulai memahami Honda lebih jauh, karena ini akan jadi pertama kali saya tak mengendarainya di Losail," ungkapnya.
"Trek ini adalah trek yang menyenangkan dan juga sangat menuntut fisik, jadi saya tak sabar menjajal RC213V di Portugal. Kami harus terus meningkatkan performa dan menunjukkan potensi Honda," lanjut juara dunia Moto2 2013 ini.
Marc Marquez Adalah Referensi
Di lain sisi, Espargaro juga mengaku sangat senang karena tandemnya yang juga rival sengitnya sejak kecil, Marc Marquez, akhirnya akan kembali berlaga usai 10 bulan dirundung cedera patah tulang humerus kanan akibat kecelakaan di MotoGP Spanyol 2020.
Espargaro pun sekali lagi menegaskan betapa pentingnya Marquez berada di sisinya. Ia yakin proses belajar dan adaptasinya dengan Honda bakal lebih lancar jika Marquez juga ada di lintasan, karena RC213V dikenal hanya jinak di tangan delapan kali juara dunia itu.
"Tentu saya juga sangat bersemangat menyambut kembalinya Marc di garasi. Ia adalah referensi di MotoGP, dan bekerja dengannya akan membantu kami meningkatkan level kami," pungkas rider berjuluk Polyccio ini.
Sumber: Honda Racing Corporation
Video: Gaya Nyeleneh Valentino Rossi di MotoGP
Baca Juga:
- Senang Kembali ke MotoGP, Marc Marquez Tinggal Lakoni Satu Tes Medis Lagi
- Loyo di Qatar, Franco Morbidelli Tekad Ulang Performa Tahun Lalu di Portimao
- Valentino Rossi Tekad Bangkit di Portimao, Walau Sirkuitnya Sulit
- Johann Zarco-Jorge Martin Sama Kuat, Pramac: Dilarang Gontok-gontokan!
- Aprilia Kecewa Cal Crutchlow Batal Jadi Pengganti Andrea Iannone di MotoGP 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pramac Racing: Kalau Marc Marquez Mau Gabung, Kami Sediakan Tempat
Otomotif 14 April 2021, 11:45
-
Johann Zarco: Marc Marquez Jadikan Portimao 'Uji Coba', Bakal Gaspol di Jerez
Otomotif 14 April 2021, 09:49
-
Pol Espargaro: Marc Marquez Bakal Bantu Naikkan Level Performa Saya
Otomotif 14 April 2021, 09:09
-
Senang Kembali ke MotoGP, Marc Marquez Tinggal Lakoni Satu Tes Medis Lagi
Otomotif 14 April 2021, 08:19
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR