
Bola.net - Pembalap Repsol Honda, Pol Espargaro, memang belum pernah menang di kelas MotoGP, namun performa apiknya di Losail, Qatar, Minggu (6/3/2022), ia yakini sebagai bukti bahwa ia bukanlah rider ecek-ecek. Hal ini ia nyatakan kepada MotoGP.com usai balap, di mana ia finis ketiga usai memimpin selama 17 lap.
Espargaro yang start keenam, memang langsung merangsek ke depan dan memimpin balapan. Sayang, pada Lap 17, ban lunaknya mulai aus, dan ia tersalip Enea Bastianini dan Brad Binder. Ia berhasil mempertahankan posisi ketiga walau sempat mendapatkan ancaman dari sang kakak, Aleix Espargaro, di lap terakhir.
Uniknya, cara Espargaro berkendara di Qatar ternyata tak sesuai dengan strategi balap yang ia tetapkan bersama tim, karena tadinya ia berniat santai saja membuntuti para pembalap lainnya demi menghemat ban lunak dan bahan bakar. Nyatanya, startnya justru sangat apik sehingga ia dapat kans memimpin.
Berekspektasi Hitam, Justru Dapat Putih

Polyccio bahkan menyebut jalannya balap kali itu benar-benar berkebalikan dari ekspektasi. "Ban saya aus, tapi jujur balapan ini tidak sesuai rencana, karena bukan itu strategi kami. Strategi kami justru kebalikannya! Seolah-olah kami berekspektasi semuanya bakal jadi hitam, yang terjadi justru benar-benar putih!" tuturnya.
"Kami pikir bakal ada kelompok besar rider yang berebut kemenangan, sementara saya bertahan di belakang agar ban tetap dingin dan hemat bahan bakar sampai finis. Nyatanya justru berbeda: saya memimpin, melaju cepat, menghabiskan bahan bakar dan ban. Saya meninggalkan semua rider di belakang, sangat nyaman," kisahnya.
Meski gagal menang, Espargaro tetap puas dan sangat semringah usai finis. Menurutnya, ini adalah tanda bahwa Honda sudah benar-benar bangkit dari keterpurukan, mengingat mereka harus jatuh bangun pada 2020-2021. Ia juga menyebut bahwa balapan kali itu adalah bukti dirinya memang pembalap bertalenta.
Ingin Buktikan Layak Bela Repsol Honda

Seperti yang diketahui, Espargaro memutuskan membela Repsol Honda sejak 2021, dan kontraknya diumumkan pada pertengahan 2020, ketika ia masih jadi ujung tombak pengembangan motor KTM. Mengingat Espargaro belum pernah menang di MotoGP, Honda dinilai mengambil keputusan gegabah dengan menggaetnya.
Namun, Espargaro yakin, performa garangnya di Qatar adalah bukti bahwa Honda tidak salah dalam memilihnya, karena ia memang merupakan pembalap yang bertalenta dan layak membela tim sekaliber Repsol Honda. "Saya tak peduli apa yang terjadi, saya ingin memimpin sampai sesuatu akhirnya meledak," ujarnya.
"Saya ingin menunjukkan bahwa saya cepat, bahwa saya bisa berada di depan, bahwa saya punya talenta, dan bahwa saya bisa menjadi pembalap tim pabrikan Honda. Jadi, balapan ini adalah soal itu, menunjukkan kepada dunia bahwa Honda dan saya telah kembali," pungkas rider Spanyol yang juga juara dunia Moto2 2013 ini.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
- 20 Pembalap MotoGP Jalani Parade di Jakarta, Tak Ada Fabio Quartararo
- Pol Espargaro: Kini Tak Cuma Marc Marquez yang Bisa Menang Bareng Honda
- Jorge Martin Terjepit 2 Motor, Lebih Marah Karena Ducati Tak Kompetitif
- Joan Mir Kecewa Berat: Suzuki Makin Oke, Tapi Keok di MotoGP Qatar
- Kendala Elektronik Ducati Bikin Motor Jack Miller 'Tersesat' di MotoGP Qatar
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pol Espargaro: MotoGP Qatar Buktikan Saya Layak Bela Repsol Honda
Otomotif 9 Maret 2022, 09:20
-
Pol Espargaro: Kini Tak Cuma Marc Marquez yang Bisa Menang Bareng Honda
Otomotif 8 Maret 2022, 14:31
-
Pol Espargaro: Honda is Back! Punya Dua Rider Kuat, Tak Cuma Satu
Otomotif 7 Maret 2022, 11:15
-
Hasil Hari Ketiga Tes Pramusim MotoGP Mandalika 2022: Pol Espargaro Tercepat Lagi
Otomotif 13 Februari 2022, 16:10
-
Hasil Hari Pertama Tes Pramusim MotoGP Mandalika 2022: Espargaro Bersaudara Berkuasa
Otomotif 11 Februari 2022, 16:53
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Frosinone vs Juventus: Bremer
Liga Italia 24 Agustus 2026, 01:44
-
Hasil Frosinone vs Juventus: Bianconeri Amankan Tiga Poin di Laga Perdana!
Liga Italia 24 Agustus 2026, 01:32
-
Man of the Match Newcastle vs Liverpool: Dominik Szoboszlai
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 00:45
-
Atletico Madrid Tutup Pintu Bagi Barcelona dan Arsenal untuk Transfer Julian Alvarez
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 23:32
-
Marc Guehi Puji Mentalitas Manchester City Usai Comeback Dramatis atas Bournemouth
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 23:22
-
Man of the Match Man City vs Bournemouth: Marc Guehi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 22:12
-
Hasil Man City vs Bournemouth: Dua Bek Bawa City Epic Comeback di Laga Perdana EPL!
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:58
-
Al-Hilal Goda Gabriel Martinelli untuk Cabut dari Arsenal
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:25
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59



















KOMENTAR