
Bola.net - Pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Miguel Oliveira, tak merasa kelewat kecewa dirinya gagal meneruskan tren podium dan 'hanya' finis kelima di MotoGP Assen, Belanda, Minggu (27/6/2021). Kepada Crash.net, Oliveira yakin hasil itu merupakan terjemahan dari usaha optimal dirinya dan tim usai pekan balap yang berat.
Usai finis kedua di Mugello dan Sachsenring, serta menang di Catalunya, Oliveira jadi favorit podium di Assen. Namun, ia sulit tampil konsisten di seluruh sesi latihan, dan hanya duduk di posisi keenam dalam sesi kualifikasi. Melihat tantangan ini, rider Portugal tersebut pun tak mematok target muluk saat menjalani balapan.
Start Oliveira sendiri kurang lancar, ia melorot ke posisi sembilan pada lap pembuka. Terbantu Alex Rins yang terjatuh, Oliveira akhirnya berhasil memperbaiki posisi secara perlahan, hingga akhirnya mencapai posisi kelima pada Lap 15. Usai pekan balap yang berat, pembalap berusia 26 tahun ini yakin hasil tersebut cukup positif.
Yakin Usaha Baik Selalu Terbayar
"Ini balapan yang cukup baik. Hasil yang solid usai kesulitan yang kami hadapi di sesi latihan dan kualifikasi. Saya yakin kami tak bisa membidik posisi lebih baik. Jadi, jujur saja, saya puas atas hasil balap ini. Kami sudah mengerahkan segalanya di trek dan hal ini akhirnya dibuktikan lewat hasil yang kami raih," ujar Oliveira.
Meski gagal naik podium, runner up Moto3 2015 dan Moto2 2018 ini pun masih sangat diperhitungkan sebagai kandidat juara dunia. Dengan sepuluh seri tersisa musim ini, Oliveira tengah duduk di peringkat ketujuh pada klasemen pembalap dengan 85 poin. Ia pun bertekad lebih kuat pada paruh kedua musim nanti.
"Usaha baik selalu terbayar dan itulah yang kami alami hari ini. Lima besar. Kami paham apa yang harus kami lakukan untuk musim depan demi memperbaiki motor, meningkatkan sensasi baik, dan menyambut paruh kedua musim dengan semangat dan hasil yang baik," ungkap rider yang juga mahasiswa kedokteran gigi ini.
Tak Lepas dari Jasa Dani Pedrosa
Lewat GPOne, Oliveira juga mengaku senang KTM kembali menemukan arah yang tepat usai terpuruk pada awal musim. Titik balik mereka ini memang terjadi di Mugello, usai mendatangkan sasis baru untuk Oliveira dan Brad Binder, dan kini sudah mulai dipakai oleh duet Tech 3 KTM Factory Racing, Danilo Petrucci dan Iker Lecuona.
Oliveira pun yakin ini semua tak lepas dari kerja keras tim uji coba dan tim pengembangan KTM di Austria, disertai kinerja apik sang test rider utama, Dani Pedrosa, yang selama tiga tahun terakhir ini mengambil alih jabatan Mika Kallio. Oliveira juga menyebut kini komunikasi antara tim balap dan tim uji coba lebih lancar.
"Perubahan yang paling saya rasakan jelas adalah tim uji coba baru kami. Kami punya rider seperti Dani yang kondisinya sangat baik dan bekerja dengan fantastis. Kami juga memperbaiki komunikasi. KTM tak pernah berhenti menggelar uji coba, selalu coba memperbaiki motor. Ada banyak hal yang berubah dan atmosfer tim kami sangat positif," tutupnya.
Sumber: Crashnet, GPOne
Video: Fabio Quartararo Menangi MotoGP Belanda 2021
Baca Juga:
- Podium Lagi, Joan Mir Sebut Suzuki Tak Cukup Kuat Juarai MotoGP 2021
- Lengan Fabio Quartararo Kembali Bermasalah di MotoGP Assen
- Tinggalkan Yamaha, Inilah 3 Opsi Masa Depan Maverick Vinales
- Yamaha Tegaskan Maverick Vinales Sendiri yang Minta Pisah di MotoGP 2022
- 4 Kandidat Pengganti Maverick Vinales di Monster Yamaha MotoGP 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Puas Meski Gagal Podium di Assen, Miguel Oliveira Puji Kinerja Dani Pedrosa
Otomotif 29 Juni 2021, 11:22
-
Miguel Oliveira Takjub Marc Marquez Bisa Kebal Ancaman di Sachsenring
Otomotif 22 Juni 2021, 10:52
-
Hasil FP2 MotoGP Sachsenring: Miguel Oliveira Bawa KTM Tercepat
Otomotif 18 Juni 2021, 20:03
-
Fabio Quartararo Yakin Miguel Oliveira Kandidat Juara Dunia MotoGP 2021
Otomotif 14 Juni 2021, 13:56
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR