
Bola.net - Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig, mengaku takjub pada performa debutan Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, yang sukses menggebrak MotoGP musim ini. Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya dengan El Confidencial belakangan ini.
Quartararo memang sukses menghebohkan paddock MotoGP sejak uji coba pramusim di Qatar, di mana ia menduduki posisi kedua di belakang Maverick Vinales. Dalam seri pembuka, ia juga langsung mencatatkan waktu tercepat dalam sesi kualifikasi.
Kehebohan selanjutnya terjadi di Jerez, Spanyol saat ia merebut pole. Ia juga nyaris mendapatkan podium perdananya di sana usai melaju di posisi kedua berlap-lap lamanya, namun gearbox yang rusak membuatnya gagal finis.
El Diablo pun makin 'panas' saat tiba di Catalunya, Spanyol, hanya sepekan setelah ia menjalani operasi arm pump pada lengan kanan. Ia merebut pole, lalu finis kedua dalam balapan. Ia juga kembali meraih pole di Assen, Belanda, dan finis ketiga.
Quartararo Jalankan Tugas Dengan Baik
Puig pun dibuat kagum oleh rider Prancis berusia 20 tahun ini. Puig, yang mengorbitkan rider-rider ternama seperti Dani Pedrosa dan Casey Stoner, yakin Quartararo punya talenta yang tinggi. Ditambah motor Yamaha yang dikenal ramah untuk debutan, Quartararo pun makin senang menjalani debut di MotoGP.
"Fabio rider yang masih sangat muda, namun sudah mampu melaju cepat. Ia punya talenta hebat, dan telah menemukan motor yang cocok. Itulah tugas seorang pebalap, yakni membuka gas lebar-lebar. Sepertinya ia sangat menikmati momen-momen berkendara dengan motornya," ungkapnya.
Vinales Lama di MotoGP, Quartararo Wajib Ditunggu
Quartararo, bersama Vinales, diyakini akan jadi rival berat Marc Marquez di masa mendatang. Bahkan tujuh kali juara dunia itu telah menyatakan kedua rider ini akan jadi ancaman utama pada paruh kedua musim nanti. Meski begitu, menurut Puig, siapa di antara mereka yang akan memiliki rivalitas tersengit dengan Marquez?
"Jujur saja, saya tak tahu, karena Maverick telah turun di MotoGP sejak lama, dan hingga kini belum bisa menjadi rival terkuat Marc. Apa yang akan ia lakukan nanti? Entahlah. Tapi soal Fabio, saya bisa katakan bahwa terlalu dini untuk mengira-ngira apakah ia dan Marc akan jadi rival. Kita harus menunggu," pungkas Puig.
Ketiga rider ini sudah pernah menjalani pertarungan wheel-to-wheel bersama, yakni dalam balapan di Assen, pada Juni lalu. Dalam balapan tersebut Vinales meraih kemenangan, diikuti Marquez dan Quartararo di posisi kedua dan ketiga. Mereka akan kembali bertemu dalam pekan balap MotoGP Ceko, 2-4 Agustus.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Crutchlow: Saya Bakal Sial Jika Pakai Gaya Balap Marquez
Otomotif 17 Juli 2019, 15:00
-
Quartararo dan Vinales, Siapakah Rival Masa Depan Marquez?
Otomotif 17 Juli 2019, 14:00
-
Marquez Unggul Jauh, Honda Peringatkan Rival Masih Mengancam
Otomotif 17 Juli 2019, 13:00
-
Ducati: Marquez? Tak Ada yang Lebih Baik dari Dovizioso-Petrucci
Otomotif 17 Juli 2019, 10:55
-
Honda Tak Tutup Peluang Tandemkan Marc dan Alex Marquez
Otomotif 16 Juli 2019, 16:00
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia
Piala Dunia 11 Juli 2026, 00:14
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia
Piala Dunia 10 Juli 2026, 22:19
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
-
Herdman Ingin Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi Piala AFF 2026
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 17:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR