Bola.net - Rifat Sungkar yang berpasangan dengan navigator Marshall Clarke sukses mengibarkan Bendera Merah Putih setelah sukses merebut posisi tiga Reli Amerika seri Oregon Trail Rally, Minggu (5/5) waktu setempat.
"Ini merupakan suatu kebanggan besar, tidak hanya bagi saya, tapi juga bagi seluruh rakyat Indonesia, karena hari ini, kita bisa membuktikan bahwa Indonesia mampu berprestasi, khususnya di dunia reli di Amerika," kata Rifat Sungkar seperti yang dilansir Antara.
Menurut dia, untuk meraih posisi tiga bukan perkara mudah karena selain baru pertama kali turun di Reli Amerika juga persaingan antar pereli cukup ketat sejak awal perlombaan. Meski demikian Rifat mengaku telah berusaha menunjukkan kemampuan terbaiknya.
"Strategi saya adalah hanya fokus mengemudi ketika berada di lintasan, tanpa memikirkan catatan waktunya," kata anak pasangan Helmy dan Ria Sungkar ini.
Pada hari ketiga Reli Amerika seri Oregon Trail Rally, pereli yang memperkuat Fastron World Rally Team (FWRT) mampu memperbaiki peringkatnya dibandingkan hari sebelumnya dengan sukses menyelesaikan lima Special Stage (SS) atau etape khusus yang dipertandingkan.
Perjuangan Rifat Sungkat dimulai dari SS13 Straveout Hillclimb. Suami artis Sissy Prisilia ini berhasil lebih cepat 10 detik dari pesaing terdekatnya David Sterckx. Tetapi hasil ini belum merubah posisi Rifat di posisi empat klasemen umum sementara.
Di SS14 Clausen, Rifat Sungkar terus berusaha keras untuk dapat mengerjar ketertinggalannya dari David Sterckx. Dan ternyata catatan waktu Rifat 16,5detik lebih cepat dari David Sterckx, sehingga berhasil merebut posisi ke-3 di klasemen umum sementara. Tetapi seslisih waktu mereka saat itu hanyalah 2,9 detik.
Setelah memasuki Service Park dan Regrouping di Dufur, para pereli kembali melanjutkan pertarungan di hari terakhir ini di SS15 dan SS16. Di kedua SS ini, Rifat Sungkar tampil prima, dan dapat memperlebar jarak waktu dengan David Sterckx menjadi 40,6 detik.
Memasuki SS terakhir yaitu SS17 Chenowith sepanjang 12,6 km, ketegangan semakin terasa di kubu FWRT apalagi di SS ini, Rifat dan Marshall sempat menabrak batu dan mengakibatkan percahnya ban.
Dampak dari permasalahan ini, sejauh lima kilometer, Rifat Sungkar harus tetap memacu kendaraannya untuk mencapai finish. Akibatnya catatan waktunya adalah 8 menit 0,9 detik, jauh di bawah catatan waktu David Sterckx yaitu 7 menit 32,6 detik. Tetapi dengan perjuangan sampai akhir, Rifat Sungkar bersama dengan akhirnya tetap mampu mempertahankan posisi tiga dengan selisih waktu dengan David Sterckx, 12,3 detik.
Sementara itu, untuk posisi pertama Reli Amerika seri Oregon Trail Rally ditempati David Higgins, posisi kedua diduduki Ken Block dan posisi tiga Rifat Sungkar. Setelah seri Oregon, Rifat akan melanjutkan perjuangan ke seri Susquehannock Trail Performance Rally di Wellsboro, 31 Mei - 1 Juni. (ant/opw)
"Ini merupakan suatu kebanggan besar, tidak hanya bagi saya, tapi juga bagi seluruh rakyat Indonesia, karena hari ini, kita bisa membuktikan bahwa Indonesia mampu berprestasi, khususnya di dunia reli di Amerika," kata Rifat Sungkar seperti yang dilansir Antara.
Menurut dia, untuk meraih posisi tiga bukan perkara mudah karena selain baru pertama kali turun di Reli Amerika juga persaingan antar pereli cukup ketat sejak awal perlombaan. Meski demikian Rifat mengaku telah berusaha menunjukkan kemampuan terbaiknya.
"Strategi saya adalah hanya fokus mengemudi ketika berada di lintasan, tanpa memikirkan catatan waktunya," kata anak pasangan Helmy dan Ria Sungkar ini.
Pada hari ketiga Reli Amerika seri Oregon Trail Rally, pereli yang memperkuat Fastron World Rally Team (FWRT) mampu memperbaiki peringkatnya dibandingkan hari sebelumnya dengan sukses menyelesaikan lima Special Stage (SS) atau etape khusus yang dipertandingkan.
Perjuangan Rifat Sungkat dimulai dari SS13 Straveout Hillclimb. Suami artis Sissy Prisilia ini berhasil lebih cepat 10 detik dari pesaing terdekatnya David Sterckx. Tetapi hasil ini belum merubah posisi Rifat di posisi empat klasemen umum sementara.
Di SS14 Clausen, Rifat Sungkar terus berusaha keras untuk dapat mengerjar ketertinggalannya dari David Sterckx. Dan ternyata catatan waktu Rifat 16,5detik lebih cepat dari David Sterckx, sehingga berhasil merebut posisi ke-3 di klasemen umum sementara. Tetapi seslisih waktu mereka saat itu hanyalah 2,9 detik.
Setelah memasuki Service Park dan Regrouping di Dufur, para pereli kembali melanjutkan pertarungan di hari terakhir ini di SS15 dan SS16. Di kedua SS ini, Rifat Sungkar tampil prima, dan dapat memperlebar jarak waktu dengan David Sterckx menjadi 40,6 detik.
Memasuki SS terakhir yaitu SS17 Chenowith sepanjang 12,6 km, ketegangan semakin terasa di kubu FWRT apalagi di SS ini, Rifat dan Marshall sempat menabrak batu dan mengakibatkan percahnya ban.
Dampak dari permasalahan ini, sejauh lima kilometer, Rifat Sungkar harus tetap memacu kendaraannya untuk mencapai finish. Akibatnya catatan waktunya adalah 8 menit 0,9 detik, jauh di bawah catatan waktu David Sterckx yaitu 7 menit 32,6 detik. Tetapi dengan perjuangan sampai akhir, Rifat Sungkar bersama dengan akhirnya tetap mampu mempertahankan posisi tiga dengan selisih waktu dengan David Sterckx, 12,3 detik.
Sementara itu, untuk posisi pertama Reli Amerika seri Oregon Trail Rally ditempati David Higgins, posisi kedua diduduki Ken Block dan posisi tiga Rifat Sungkar. Setelah seri Oregon, Rifat akan melanjutkan perjuangan ke seri Susquehannock Trail Performance Rally di Wellsboro, 31 Mei - 1 Juni. (ant/opw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Raih Juara Tiga, Rifat Sungkar Kibarkan Merah Putih di Amerika
Otomotif 6 Mei 2013, 12:31
-
Rifat Sungkar Tembus Empat Besar Reli Amerika
Otomotif 5 Mei 2013, 20:35
-
Hadapi Reli Amerika, Rifat Sungkar Adaptasi Mobil Baru
Otomotif 30 April 2013, 18:00
-
Rifat Sungkar Sempat Tertahan di SS Pembuka WRC Italia
Otomotif 19 Oktober 2012, 17:00
-
Rifat Sungkar Mulai Lakoni Uji Coba WRC Italia
Otomotif 17 Oktober 2012, 13:00
LATEST UPDATE
-
Manchester United Siapkan Kontrak 5 Tahun untuk Aurelien Tchouameni
Liga Inggris 9 Juli 2026, 02:03
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia 11 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris 12 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:01
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
Bola Indonesia 8 Juli 2026, 19:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR