Bola.net - - Kimi Raikkonen mengaku kesulitan memahami pemilihan waktu pit stop yang ditentukan Scuderia Ferrari dalam Formula 1 GP Monako di Monte Carlo pada Minggu (28/5), di mana ia kehilangan posisi pimpinan balap dari sang tandem, Sebastian Vettel di pertengahan balap.
Raikkonen yang start dari pole, memimpin balapan selama 34 lap dengan margin yang cukup menjanjikan. Sayang, usai pit stop, ia tertahan oleh para backmarker, Jenson Button dan Pascal Wehrlein. Peristiwa ini pun membuat Vettel mendekat dari belakang.
Vettel melakukan pit stop lima lap setelah Raikkonen, dan kembali ke lintasan justru di depan juara dunia F1 2007 tersebut hingga merebut kemenangan usai finis. Raikkonen yang finis kedua pun tampak kecewa pada sesi penyerahan trofi di podium, dan menyatakan sulit memahami strategi Ferrari.
"Saya sedang mengira-ngira sesuatu yang rasanya mustahil untuk dimengerti sekarang, setidaknya dari pihak saya sendiri. Jelas tidak ideal, jelas tidak membantu. Tapi pada akhirnya beginilah hasil yang saya dapat. Saya harus melihatnya nanti. Kami hanya harus finis. Bagi tim, hasil ini bagus, tapi tidak bagi saya," ujarnya seperti yang dilansir GPUpdate.
Meski begitu, pembalap Finlandia berjuluk Iceman ini berusaha bersikap diplomatis dan mengaku akan tetap menjalankan apa yang diperintahkan tim dalam melakukan strategi balap di seri-seri berikutnya.
"Jika Anda tak percaya pada apa yang dikatakan tim atau cara kerja mereka, maka situasinya akan lebih sulit lagi. Kami selalu mencoba bekerja sebaik mungkin. Kami finis di posisi 1-2, tapi bagi saya... saya hanya harus finis. Entahlah. Saya rasa ada beberapa alasan atas apapun yang terjadi dalam hidup. Kita lihat saja," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Raikkonen 'Gagal Paham' Strategi Ferrari di F1 GP Monako
Otomotif 28 Mei 2017, 23:05
-
Vettel Bantah 'Kongkalikong' dengan Ferrari demi Bekuk Raikkonen
Otomotif 28 Mei 2017, 22:10
-
Klasemen Sementara Formula 1 2017 Usai Seri Monako
Otomotif 28 Mei 2017, 21:30
-
Bekuk Raikkonen, Vettel Rebut Kemenangan di F1 GP Monako
Otomotif 28 Mei 2017, 20:55
-
MotoGP-Formula 1 'Rapat' Soal Bentrokan Jadwal Balap
Otomotif 17 Mei 2017, 11:30
LATEST UPDATE
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


























KOMENTAR