
Bola.net - Ketika punya banyak rider muda di lingkup program junior mereka sendiri yang bisa dipilih jadi pengganti Maverick Vinales di MotoGP 2022, Yamaha secara menggemparkan mendekati Miguel Oliveira. Hal ini diakui Oliveira sendiri pada MotorcycleSports.net pada Sabtu (3/7/2021), tanda bahwa Yamaha nyaris putus asa mencari rider papan atas.
Perpisahan Vinales dan Yamaha setahun lebih awal dari durasi kontrak pun diumumkan sehari usai Top Gun naik podium di Assen, Belanda, Senin (28/6/2021). Franco Morbidelli dan Toprak Razgatlioglu pun mencuat sebagai kandidat pengganti, karena masing-masing membela Petronas Yamaha SRT dan Pata Yamaha WorldSBK.
Namun, pada Jumat (2/7/2021), Razgatlioglu secara menghebohkan memilih bertahan di WorldSBK sampai 2023 usai teken kontrak dengan Yamaha Motor Europe. Morbidelli pun jadi yang terkuat sebagai pengganti Vinales, tapi nyatanya Yamaha justru mendekati Oliveira, yang saat ini membela Red Bull KTM Factory Racing.
Tegas Berkomitmen dengan KTM

"'Pasar' dan kontrak, terutama pada masa modern, membuktikan bahwa, saat sudah tak ada lagi motivasi dari salah satu pihak, entah si rider tak mau melanjutkan kerja sama dengan timnya atau timnya yang tak lagi menginginkan si rider, kontrak bisa diputus. Kita bahkan sudah melihat satu atau dua kasus terjadi," tutur Oliveira.
Oliveira tadinya hanya tanda tangan kontrak setahun dengan KTM, namun ia menegaskan sudah tanda tangan kontrak lanjutan untuk 2022 meski KTM tak merilis pengumuman resmi. Usai prestasi yang ia raih sepanjang 2020 dan paruh pertama musim ini, Oliveira pun yakin wajar saja dirinya dapat perpanjangan kontrak dari timnya.
Seperti diketahui, dalam 11 bulan terakhir, Oliveira sudah meraih lima podium, termasuk tiga kemenangan. "Pada masa kini, kontrak yang ditanda tangani punya nilai yang setara dengan prestasi kami. Saya sendiri berkomitmen dengan tim saya sejak akhir tahun lalu selama dua musim, dan saya takkan menarik janji saya," lanjutnya.
Situasi Maverick Vinales Bikin Gempar 'Silly Season'

Oliveira menegaskan dirinya takkan mengikuti jejak Johann Zarco, yang juga meminta KTM memutus kontraknya setahun lebih awal pada akhir 2019, sama persis seperti kasus Vinales dengan Monster Energy Yamaha. Atas alasan inilah rider asal Portugal tersebut tegas menolak proposal dari Yamaha dan memilih bertahan di KTM.
"Wajar situasi Maverick membuat diskusi soal masa depan menjadi 'gugup', dan saya sempat didekati (oleh Yamaha). Namun, seperti yang saya bilang, fokus saya adalah tim saya. Saya punya tim yang hebat dan saya yakin saya bisa jadi juara dunia dengan mereka, dan saya punya kontrak dan bahkan bisa menang dengan mereka," tutupnya.
Saat ini, Oliveira tengah duduk di peringkat ketujuh pada klasemen pembalap dengan koleksi 85 poin, tertinggal 10 poin dari Vinales di peringkat keenam. Ia dan para rider MotoGP lainnya akan kembali turun lintasan dalam MotoGP Styria di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, yakni kandang KTM dan Red Bull, pada 6-8 Agustus mendatang.
Sumber: MotorcycleSportsnet
Video: Fabio Quartararo Menangi MotoGP Belanda 2021
Baca Juga:
- Luca Marini: VR46 Ambisius Ingin Jadi Tim Papan Atas MotoGP
- Klasemen Sementara Formula 1 2021 Usai Seri Styria
- Hasil Balap Formula 1 GP Austria: Max Verstappen Sabet Kemenangan Kelima
- Klasemen Sementara WorldSBK 2021 Usai Seri Inggris
- Hasil Race 2 WorldSBK Inggris: Jonathan Rea Jatuh, Toprak Razgatlioglu Menang
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dani Pedrosa Penasaran Kans Juara MotoGP Andai Bela Yamaha
Otomotif 5 Juli 2021, 14:20
-
Rayu Miguel Oliveira, Tanda Yamaha Putus Asa Cari Pembalap Papan Atas?
Otomotif 5 Juli 2021, 09:15
-
Toprak Razgatlioglu: Pindah ke MotoGP? Dipikir Nanti-Nanti Sajalah
Otomotif 2 Juli 2021, 15:56
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR