
Bola.net - Pembalap Pramac Racing, Jorge Martin, menggemparkan paddock MotoGP dengan kesuksesannya merebut pole dalam sesi kualifikasi Seri Doha di Sirkuit Losail, Qatar, pada Sabtu (3/4/2021). Martin yang masih berstatus debutan, sukses mengasapi para seniornya, termasuk sang tandem, Johann Zarco yang harus start kedua.
Martin sejatinya sudah membuat kagum banyak orang di MotoGP Qatar sepekan lalu, di mana ia memulai balapan dari posisi 14 namun mampu melakukan start dengan sangat baik hingga melaju di posisi keempat saat mencapai tikungan pertama, walau akhirnya harus puas finis di posisi 15 karena ban belakangnya sudah aus.
Dalam sesi kualifikasi kali ini, juara dunia Moto3 2018 tersebut sejatinya tak punya target muluk. Melihat startnya yang fantastis akhir pekan lalu, Martin mengaku takkan cemas jika start dari posisi 9 pun. Ia menyatakan bahwa targetnya hanya masuk di tiga barisan terdepan. Alhasil, ia juga kaget sendiri saat sukses dapat pole.
Tak Merasa Bakal dapat Pole
"Hari ini saya cukup percaya diri usai kemarin menemukan ritme yang baik. Namun, hari ini agak berbeda akibat angin kencang. Jadi, dalam sesi FP3 (badai pasir), saya tak berkendara karena kami tak mau membingungkan setup. FP4 pun berjalan oke, saya nyaman, dan saya merasa siap menjalani kualifikasi," ujar Martin via Crash.net.
Martin diketahui sebagai 'Raja Pole' sejak di Moto3, meraih sembilan pole pada 2017 dan 11 pole pada 2018. Kebiasaan ini tampaknya belum hilang. "Lap pertama tak terlalu buruk, karena saya langsung tercepat. Saya bilang kepada crew chief saya, mungkin saya bisa lebih cepat 0,3 detik, namun tak merasa bakal dapat pole," tuturnya.
"Pada lap terakhir, saya mencapai limit. Namun, saya bekerja dengan solid tiap hari dan saya mengalami kemajuan besar. Inilah alasan saya senang, dan rasanya sungguh menakjubkan dapat pole dalam balapan kedua saya," lanjut pembalap berusia 23 tahun asal Spanyol ini.
Hanya Ingin Belajar
Meski senang bukan kepalang bisa membubuhkan namanya sebagai salah satu rider yang mampu merebut pole pada musim perdana mereka di MotoGP, Martin tak jemawa. Ia justru meyakini bahwa target merebut kemenangan dalam balapan nanti bukanlah target realistis, hanya karena itu bukan targetnya musim ini.
"Ini masih Sabtu, besok adalah bagian terberat. Pada balapan yang lalu, saya banyak belajar dari rider-rider lain, dan mengendalikan ban adalah hal yang harus jadi fokus tugas saya. Saya rasa kami bekerja dengan sangat baik dan terus membaik," ujar rider yang berjuluk 'Martinator' ini.
"Namun, jelas target saya bukan menang, target saya adalah belajar, fokus mempertahankan ritme sepanjang balapan dan tak melakukan kesalahan. Semoga pada pertengahan balap ban saya masih bagus untuk masuk enam besar. Hasil itu bakal super oke," pungkasnya.
Sumber: Crashnet
Video: Jorge Martin Sabet Pole di Kualifikasi MotoGP Doha 2021
Baca Juga:
- Hasil Kualifikasi MotoGP Doha: Masih Rookie, Jorge Martin Rebut Pole
- Hasil FP4 MotoGP Doha: Johann Zarco Kalahkan Catatan Maverick Vinales
- Hasil Kualifikasi Moto2 Doha: Sam Lowes Rebut Pole Kedua
- Hasil Kualifikasi Moto3 Doha: Jaume Masia Sabet Pole
- Hasil FP3 MotoGP Doha: Badai Pasir, Fabio Quartararo Terdepan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Pemanasan MotoGP Doha: Johann Zarco Kalahkan Duet Yamaha
Otomotif 4 April 2021, 20:10
-
Rebut Pole, Jorge Martin Sebut Kemenangan Bukan Target di MotoGP Doha
Otomotif 4 April 2021, 10:36
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Doha: Masih Rookie, Jorge Martin Rebut Pole
Otomotif 4 April 2021, 01:00
-
Hasil FP4 MotoGP Doha: Johann Zarco Kalahkan Catatan Maverick Vinales
Otomotif 3 April 2021, 23:59
LATEST UPDATE
-
Azzedine Ounahi, Bocah Casablanca yang Kini Jadi Harapan Maroko
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:29
-
Bagaimana Didier Deschamps Mengubah Wajah Prancis
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:23
-
Portugal Kini Menatap Masa Depan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 16:23
-
Kekuatan Belgia Memang di Atas Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 15:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55




















KOMENTAR