Bola.net - - Musim 2019 akan menjadi musim ke-24 Valentino Rossi berkiprah di ajang Grand Prix. Sejauh ini ia telah mengoleksi 232 podium, 115 kemenangan dan 65 pole. Sudah tak terhitung lagi berapa banyak duel yang ia jalani di sepanjang kariernya, terutama di kelas tertinggi, MotoGP.
Meski begitu, ada dua pertarungan sengit yang paling diingat dari aksi-aksi Rossi ini, yakni bersama Casey Stoner di Tikungan Corkscrew Sirkuit Laguna Seca, Amerika Serikat pada 2008 silam dan bersama Jorge Lorenzo di tikungan terakhir Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol setahun setelahnya.
Ketika ditanya duel mana yang paling berkesan di antara keduanya, The Doctor pun mengaku bahwa pertarungan kontra Lorenzo di Catalunya lah yang menurutnya paling dahsyat. Hal ini ia sampaikan lewat Motorsport Total.
Senjata yang Sama

Rider Italia berusia 39 tahun ini pun menyatakan bahwa atmosfer persaingan dengan Lorenzo kala itu sudah memanas sejak Jumat pagi. Selain keduanya sama-sama membela Fiat Yamaha, Catalunya adalah kandang Lorenzo, namun juga sirkuit favorit Rossi. Tak satu pun dari keduanya mau mengalah.
"Sejak Jumat pagi, kami sudah bertarung melawan satu sama lain. Kami mencetak waktu terbaik dalam sesi latihan, lalu memperebutkan pole dan juga tercepat di sesi pemanasan, kemudian di sepanjang balapan sampai di tikungan terakhir. Saya rasa itu adalah duel terbaik yang pernah saya jalani, karena kami punya senjata yang sama," ungkap Rossi.
Kini 12 Rider Berdekatan
Meski begitu, era 2009 pun diyakini Rossi cukup berbeda dengan level persaingan selama tiga tahun terakhir, di mana performa motor-motor peserta semakin setara, dan pemenang pun makin tak terprediksi. Puncaknya terjadi pada 2016, di mana terdapat sembilan pebalap berbeda meraih kemenangan di sepanjang musim.
"Level performa di MotoGP saat ini sungguh menakjubkan. Para rider di 12 besar sangat berdekatan sejak Jumat pagi sampai Minggu siang. Kini setiap rider bisa menentukan ban mana yang membuatnya lebih nyaman dan teknis standarnya juga tak banyak berubah. Semua motor makin baik dan makin berdekatan, levelnya nyaris setara," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bagnaia: Valentino Rossi Tak Mungkin Takut pada Saya
Otomotif 15 Desember 2018, 12:30
-
Rossi: Duel Terbaik? Kontra Lorenzo di Catalunya 2009!
Otomotif 15 Desember 2018, 11:50
-
Inilah 10 Pemenang Termuda dalam Sejarah MotoGP
Open Play 15 Desember 2018, 09:15
-
Marini: Penting Punya Kakak Paling Berpengalaman di MotoGP
Otomotif 14 Desember 2018, 15:00
-
Morbidelli: Bertarung Lawan Rossi-Bagnaia Sudah Hal Biasa
Otomotif 14 Desember 2018, 12:40
LATEST UPDATE
-
PSM Makassar vs Bali United: Adu Taktik Tomas Trucha Lawan Strategi Anti-Fisik
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 16:03
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs PSIM Yogyakarta 10 Januari 2026
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 14:06
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Malut United 10 Januari 2026
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 14:00
-
Jadwal Lengkap Manchester United 2025/2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 13:46
-
Jadwal Lengkap La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 13:41
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52


























KOMENTAR