
Bola.net - Meski berpisah dengan tidak baik-baik pada akhir 2003 dan punya hubungan buruk selama enam tahun terakhir, Honda Racing Corporation (HRC) mengucapkan rasa terima kasih atas kontribusi Valentino Rossi dalam meraih tiga gelar dunia di MotoGP. Hal ini mereka sampaikan pada Minggu (14/11/2021) saat Rossi menjalani balapan terakhirnya di Valencia, Spanyol.
Seperti yang diketahui, Rossi membela tim pabrikan Honda selama empat musim, yakni lewat Nastro Azzurro Honda di GP500 2000 dan 2001, dan Repsol Honda di MotoGP 2002 dan 2003. Pada 2000, The Doctor menjadi runner up, dan kemudian jadi juara dunia tiga tahun beruntun sebelum memutuskan pindah ke Yamaha pada 2004 usai merasa usahanya tak dihargai oleh Honda.
Selama membela pabrikan Sayap Tunggal, Rossi tak hanya meraih tiga gelar, melainkan juga menjalani 64 start, serta mengoleksi 54 podium yang 33 di antaranya kemenangan. Ia juga menyabet 20 pole dan 36 lap tercepat. Tahun 2003 pun merupakan musim paling dominan bagi Rossi di kelas para raja hingga kini, mengingat ia meraih rata-rata 22,3 poin per balapan.
Berikut pernyataan resmi HRC untuk Valentino Rossi.
Pernyataan Resmi HRC
Today @ValeYellow46’s racing story in @MotoGP comes to a close. HRC and the Repsol Honda Team wish Valentino all the best in his future.
— Repsol Honda Team (@HRC_MotoGP) November 14, 2021
Together we won three premier class titles, including the last two-stroke and first four-stroke championships. #GrazieVale pic.twitter.com/7y64qls9QA
"Honda Racing Corporation ingin mengungkapkan rasa terima kasih yang tulus kepada Valentino Rossi, dan mengharapkan yang terbaik untuk tahapan berikutnya dalam kehidupannya, mengingat karier Grand Prix-nya yang berjalan selama 26 tahun telah berakhir.
"Bersama Honda HRC, Valentino Rossi meraih tiga gelar dunia secara beruntun dari 2001 ke 2003, merebut 31 kemenangan dari 48 balapan dalam periode ini dan membuktikan dirinya sebagai kekuatan tangguh di MotoGP.
"Sejak meninggalkan Honda, Rossi terus menjadi kompetitor dan rival yang tangguh di trek. Level kompetisinya terus membantu mendorong Honda HRC dan para ridernya untuk mencapai level terbaiknya di trek. Kini karier Grand Prix-nya berakhir, namun 'The Doctor' mewariskan sejarah menakjubkan dan mendefinisikan sebuah bab dalam kisah dunia balap motor.
"Honda Racing Corporation pun ingin berterima kasih kepada Valentino Rossi atas kolaborasi, kooperasi, dan kompetisinya selama bertahun-tahun dan mengharapkan yang terbaik sekalinya ia memulai bab baru dalam hidupnya di luar sirkuit.
"Terima kasih, Vale!"
Statistik Karier Valentino Rossi Bersama Honda
Valentino Rossi saat membela Repsol Honda di MotoGP 2003. (c) BoxRepsol.com
Masa aktif: 2000-2003
Tim: Nastro Azzuro Honda, Repsol Honda
Gelar dunia: 3 (GP500 2001, MotoGP 2002, 2003)
Podium: 54
Kemenangan: 33
Pole: 20
Lap tercepat: 36
Peringkat, jumlah podium, dan kemenangan Valentino Rossi bersama Honda:
- 2000: Peringkat 2 (10 podium - 2 kemenangan) - 209 poin
- 2001: Peringkat 1 (13 podium - 11 kemenangan) - 315 poin
- 2002: Peringkat 1 (15 podium - 11 kemenangan) - 355 poin
- 2003: Peringkat 1 (16 podium - 9 kemenangan) - 357 poin
Sumber: Honda Racing Corporation
Baca Juga:
- Pesan Max Biaggi untuk Valentino Rossi: Kita Bukan Teman, Tapi Rivalitas Kita Indah!
- Belum Sehari Pensiun, Valentino Rossi Langsung Resmi Jadi MotoGP Legend
- Klasemen Sementara Formula 1 2021 Usai Seri Brasil
- Hasil Balap Formula 1 GP Brasil: Lewis Hamilton Bekuk Max Verstappen
- Bangga Minta Ampun, Valentino Rossi: Saya Finis di Antara 10 Rider Terbaik Dunia!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Valentino Rossi Pensiun, Franco Morbidelli Ogah Jadi 'Pemimpin Baru' VR46 Riders Academy
Otomotif 15 November 2021, 14:45
-
Video: Genggam Status Legenda, Inilah Karier Mentereng Valentino Rossi dalam Angka
Open Play 15 November 2021, 12:00
-
Pecco Bagnaia: Menang Satu-Satunya Cara Terima Kasih pada Valentino Rossi
Otomotif 15 November 2021, 11:45
-
Salam Salut dari Honda: Valentino Rossi Bantu Rider Kami Jadi yang Terbaik
Otomotif 15 November 2021, 09:55
-
Pesan Max Biaggi untuk Valentino Rossi: Kita Bukan Teman, Tapi Rivalitas Kita Indah!
Otomotif 15 November 2021, 09:20
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR