Kvyat yang berusaha menyalip dari jalur dalam dengan kecepatan tinggi membuat Vettel terkejut hingga membanting setir ke kiri dan menghantam rekan setimnya sendiri, Kimi Raikkonen. Pebalap Finlandia itu pun kehilangan sayap depan mobilnya dan harus menjalani pit stop lebih awal.
Manuver agresif ini pun sempat membuat Vettel naik pitam dan menyebut Kvyat 'Mad Man' dalam pesan radio, serta menyindir pebalap Rusia itu bagai torpedo ketika keduanya bertemu sesaat sebelum naik podium.
"Start saya tak terlalu bagus, jadi sedikit tertinggal saat masuk ke tikungan pertama. Kimi terkunci, melebar dan saya ingin melaju di jalur dalam untuk menyalipnya. Saya rasa Daniil ingin melakukan hal yang sama pada saya, tapi Kimi kembali dan saya berada di tengah-tengah mereka. Daniil datang dengan kecepatan tinggi dan saya sangat terkejut hingga harus membanting setir ke kiri dan mengenai Kimi," ujar Vettel di atas podium.
Vettel pun berhasil finis kedua, diikuti Kvyat di posisi ketiga, sementara Raikkonen yang sempat berada di posisi terbuncit berhasil finis kelima setelah bertarung sengit melawan Daniel Ricciardo, Felipe Massa dan Lewis Hamilton.
"Tentu saya tak senang menabrak rekan sendiri, tapi memang sulit menilai jika dilihat dari sudut pandang Daniil. Beruntung saya dan Kimi bisa melanjutkan balapan. Bukan hasil ideal bagi tim kami, dan saya meminta maaf pada mereka. Meski begitu, ini balapan yang seru, banyak mobil yang harus saya salip dan ini menyenangkan. Jadi saya berterima kasih kepada seluruh anggota tim, begitu juga dengan para penggemar yang hadir," tutup Vettel. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akui Agresif, Kvyat Tak Menyesal Soal Insiden Vettel-Raikkonen
Otomotif 17 April 2016, 18:30
-
Sebut Kvyat 'Mad Man', Vettel Akui Finis Kedua Tak Ideal
Otomotif 17 April 2016, 17:30
-
Tak Sadari Drama, Rosberg Senang Menang Tiga Kali Beruntun
Otomotif 17 April 2016, 16:30
-
Klasemen Sementara Formula 1 2016 Usai Seri Tiongkok
Otomotif 17 April 2016, 15:30
-
Hasil Balap Formula 1 GP Tiongkok 2016
Otomotif 17 April 2016, 14:55
LATEST UPDATE
-
Ricuh Bos Kartel Meksiko Tewas, Empat Laga Sepak Bola Ditunda
Bola Dunia Lainnya 23 Februari 2026, 16:15
-
Inter Milan Menang di Kandang Lecce, Federico Dimarco Dekati Rekor Serie A
Liga Italia 23 Februari 2026, 16:15
-
Real Madrid Sanggup Naik ke Puncak, tapi Tak Mampu Bertahan di Sana
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 16:10
-
Pesan untuk Mikel Arteta: Eberechi Eze Terlalu Bagus untuk jadi Cadangan!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:05
-
Dijagokan Marc Marquez di MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah: Dia Lebih Diunggulkan
Otomotif 23 Februari 2026, 16:03
-
Keruntuhan Psikologis Juventus
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:55
-
Juventus vs Galatasaray: Potensi Absennya Osimhen dan Icardi di Allianz Stadium
Liga Champions 23 Februari 2026, 15:45
-
Link Live Streaming PSIM vs Bali United di BRI Super League Hari Ini, 23 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 15:45
-
Gol Kontroversial Parma Bungkam Milan, Eks Wasit Italia Ikut Buka Suara: Tidak Sah
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:43
-
Gol Kontroversial Troilo Bikin Milan Tumbang dari Parma, Matteo Gabbia Pilih Tahan Emosi
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:35
-
Milan vs Parma, Laga yang Menyakitkan Bagi Matteo Gabbia
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:26
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR