Kvyat mencoba menyalip Vettel pada jalur dalam tikungan ke kanan dengan kecepatan tinggi dan membuat pebalap Jerman tersebut terkejut hingga membanting setir ke kiri dan menabrak rekan setimnya sendiri, Kimi Raikkonen. Raikkonen pun harus menjalani pit stop lebih awal akibat sayap depannya yang rusak, sementara Vettel harus susah payah finis kedua.
Kvyat sendiri berhasil finis ketiga dan kembali menapaki tangga podium sejak F1 GP Hungaria 2015. "Seb melakukan start buruk, dan saya melihat ada ruang untuk menyalip dan saya segera mencoba masuk di jalur dalam. Saya hanya melihat mobilnya dan sulit melihat ada Kimi di sana," ujarnya di atas podium.
Pebalap Rusia ini juga mengaku dirinya tak akan mengubah gaya balap dan bertekad tetap melakukan manuver tersebut jika menghadapi situasi yang sama di masa depan.
"Saya setuju dengan Seb bahwa ini adalah manuver berisiko, tapi terkadang manuver macam ini bisa membantu Anda naik podium. Saya akan terus begini di masa depan, dan saya harap pebalap lain bisa mengira-ngiranya. Saya naik podium, Seb naik podium, jadi semua baik-baik saja," tutup Kvyat. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akui Agresif, Kvyat Tak Menyesal Soal Insiden Vettel-Raikkonen
Otomotif 17 April 2016, 18:30
-
Sebut Kvyat 'Mad Man', Vettel Akui Finis Kedua Tak Ideal
Otomotif 17 April 2016, 17:30
-
Tak Sadari Drama, Rosberg Senang Menang Tiga Kali Beruntun
Otomotif 17 April 2016, 16:30
-
Klasemen Sementara Formula 1 2016 Usai Seri Tiongkok
Otomotif 17 April 2016, 15:30
-
Hasil Balap Formula 1 GP Tiongkok 2016
Otomotif 17 April 2016, 14:55
LATEST UPDATE
-
Ricuh Bos Kartel Meksiko Tewas, Empat Laga Sepak Bola Ditunda
Bola Dunia Lainnya 23 Februari 2026, 16:15
-
Inter Milan Menang di Kandang Lecce, Federico Dimarco Dekati Rekor Serie A
Liga Italia 23 Februari 2026, 16:15
-
Real Madrid Sanggup Naik ke Puncak, tapi Tak Mampu Bertahan di Sana
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 16:10
-
Pesan untuk Mikel Arteta: Eberechi Eze Terlalu Bagus untuk jadi Cadangan!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:05
-
Dijagokan Marc Marquez di MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah: Dia Lebih Diunggulkan
Otomotif 23 Februari 2026, 16:03
-
Keruntuhan Psikologis Juventus
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:55
-
Juventus vs Galatasaray: Potensi Absennya Osimhen dan Icardi di Allianz Stadium
Liga Champions 23 Februari 2026, 15:45
-
Link Live Streaming PSIM vs Bali United di BRI Super League Hari Ini, 23 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 15:45
-
Gol Kontroversial Parma Bungkam Milan, Eks Wasit Italia Ikut Buka Suara: Tidak Sah
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:43
-
Gol Kontroversial Troilo Bikin Milan Tumbang dari Parma, Matteo Gabbia Pilih Tahan Emosi
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:35
-
Milan vs Parma, Laga yang Menyakitkan Bagi Matteo Gabbia
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:26
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR