Bola.net - - Pembalap Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi kembali mencuri perhatian melalui wawancaranya bersama Corriere della Sera baru-baru ini, di mana ia kembali membahas rangkaian kontroversi di penghujung 2015 yang ia nilai dipicu oleh persekongkolan Marc Marquez dan Jorge Lorenzo untuk menggulingkan dirinya dari perebutan gelar dunia.
Rossi menyatakan dua musim buruk di Ducati memang mengecewakan, tapi tak terlalu parah dibanding kegagalan meraih gelar 2015. Menurutnya, hal yang ia anggap konspirasi antara Marquez dan Lorenzo ini sangat tak wajar dan mempermalukan dunia balap motor. The Doctor bahkan menyebut Marquez berkhianat, setelah keduanya dikenal memiliki hubungan baik sebelum peristiwa ini terjadi.
Marc Marquez (c) AFP
"2015 merupakan kekecewaan besar. Hal macam ini tak seharusnya terjadi, memalukan bagi dunia balap. Sepanjang karir, saya memang menghadapi begitu banyak rival kuat seperti Max Biaggi dan Casey Stoner, namun tak ada yang bertingkah seperti Marc. Saya tak pernah melihat seorang rider yang bukan kandidat juara justru melakukan hal ini," tuturnya.
Meski begitu pembalap berusia 38 tahun ini mengaku menyesal telah meluapkan seluruh emosi dan dugaannya terhadap Marquez dan Lorenzo dalam jumpa pers MotoGP Malaysia 2015, momen yang ia yakini justru memancing Marquez untuk berkhianat lebih jauh.
"Menyesal? Jelas. Andai saya tak bicara, andai saya tak bereaksi. Tapi kenyataannya Marc memang mengkhianati saya," pungkas Rossi, yang selalu menduduki peringkat runner up dalam tiga musim terakhir dan akan menjalani musim balap ke-22 di Grand Prix tahun ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Valentino Rossi Impresif, Maverick Vinales Favorit'
Otomotif 28 Februari 2017, 15:45
-
Anak Lelaki, Impian Valentino Rossi Selain Gelar Ke-10
Otomotif 28 Februari 2017, 14:45
-
Disebut Rossi 'Tak Palsu', Ini Tanggapan Lorenzo
Otomotif 28 Februari 2017, 12:45
-
Rossi: Lorenzo Tak 'Palsu', Karakter Vinales Mirip
Otomotif 28 Februari 2017, 11:45
-
Sebut Marquez Berkhianat, Rossi Menyesal 'Bereaksi'
Otomotif 28 Februari 2017, 10:45
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


















KOMENTAR