
Bola.net - Marco Bezzecchi mengaku sempat bimbang memilih Mooney VR46 Racing Team atau Prima Pramac Racing untuk dibela di MotoGP 2024. Namun, ia akhirnya memilih bertahan di VR46. Ia menyatakan bahwa alasan utamanya adalah cemas dirinya tak bisa nyaman bekerja di Pramac.
Bezzecchi sudah bergabung dengan VR46 Riders Academy sejak 2015 dan membela struktur tim VR46 sejak 2020 di Moto2. Sejak itu pula, ia membangun relasi yang erat dengan orang-orang pilihan Valentino Rossi. Hal ini pula yang membantunya jadi calon juara musim ini.
Hasil apik pun membuat Bezzecchi diiming-imingi motor Desmosedici GP24 spek pabrikan terbaru oleh Ducati. Syaratnya, ia harus pindah ke Pramac. Pasalnya, Ducati hanya bisa menurunkan empat motor baru, yang secara kontraktual hanya disediakan untuk Ducati Lenovo Team dan Pramac.
Pilih Sisi Humanis Ketimbang Motor Baru

Lewat jumpa pers MotoGP Catalunya, Kamis (31/8/2023), Bezzecchi mengakui keputusan ini cukup sulit diambil, karena ia juga menginginkan motor terbaru dari Ducati. Namun, ia memilih bertahan di VR46 berkat hubungannya yang erat dengan para mekanik dan staf skuad tersebut.
"Ini jelas bukan keputusan yang mudah diambil. Ketika Anda punya kesempatan untuk mendapatkan motor pabrikan, tentu ini menarik. Namun, jujur saja, sisi humanis VR46 sangat penting. Saya membangun hubungan dengan mereka sejak lama dan ini penting untuk tampil baik," ujarnya.
"Saya tidak yakin bisa membangun hubungan yang sangat kuat dengan tim lain dalam waktu yang tidak banyak. Pasalnya, kami harus tampil baik dalam waktu yang sangat singkat di MotoGP. Jadi, bagi saya, lebih mudah memutuskan bertahan di VR46," lanjut rider berusia 24 tahun ini.
Turuti Keinginan Valentino Rossi

Bezzecchi juga menyatakan bahwa keputusan ini ia ambil setelah Rossi memohon agar dirinya bertahan dan menyatakan rasa percaya bahwa 'Bez' juga bisa menang meski pakai motor lama, seperti yang ia buktikan musim ini di atas Desmosedici GP22.
"Melihat Vale tertarik kepada saya, mendorong saya untuk bertahan, bagi saya ini sangat penting. Pasalnya, Vale adalah Vale. Ia sudah percaya pada saya sejak lama. Tanpa tim ini mungkin saya takkan bisa berlaga di kejuaraan dunia. Jadi, saya putuskan untuk bertahan," tutup Bezzecchi.
Menjelang Seri Catalunya akhir pekan ini, Bezzecchi sedang duduk di peringkat ketiga klasemen pembalap dengan koleksi 183 poin. Ia ada di belakang Pecco Bagnaia dengan koleksi 251 poin dan Jorge Martin dengan koleksi 189 poin.
Daftar Tim dan Pembalap Ducati Corse di MotoGP 2024
Ducati Lenovo Team
#1 Pecco Bagnaia (kontrak sampai akhir 2024)
#23 Enea Bastianini (2024)
Prima Pramac Racing
Kandidat: Jorge Martin, Franco Morbidelli, Marc Marquez, Joan Mir
Mooney VR46 Racing Team
#72 Marco Bezzecchi (2024)
Kandidat rider kedua: Luca Marini
Gresini Racing
#73 Alex Marquez (2024)
Kandidat rider kedua: Franco Morbidelli, Marc Marquez, Joan Mir
Sumber: MotoGP
Baca juga:
- Daftar Pembalap Moto2 2024: Joe Roberts Resmi Kembali ke American Racing
- Daftar Pembalap Formula 1 2024: Lewis Hamilton-George Russell Dapat Kontrak Baru Mercedes
- Lewis Hamilton dan George Russell Resmi Tetap Bela Mercedes di Formula 1 sampai 2025
- Gigi Dall'Igna: Ducati Tes Bareng Andrea Iannone? Boleh, Asal Taati Aturan WADA
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Franco Morbidelli: Bukan Rahasia Lagi Saya dan Ducati Makin Dekat
Otomotif 1 September 2023, 12:15
-
Sempat Galau, Marco Bezzecchi Tolak Bela Pramac Karena Cemas Tak Sekompak VR46
Otomotif 1 September 2023, 10:29
-
Sengit Rebutan Gelar, Jorge Martin Heran Bagnaia-Bezzecchi Bisa Jaga Persahabatan
Otomotif 30 Agustus 2023, 16:15
-
Jorge Martin Ultimatum Ducati, Bakal Pindah Tim Jika Talentanya Tak Dihargai
Otomotif 30 Agustus 2023, 13:58
-
Jorge Martin Senang Kini Buru Gelar Dunia Tanpa Diusik Team Order Ducati
Otomotif 30 Agustus 2023, 12:26
LATEST UPDATE
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR