
Bola.net - Tak terasa sudah bahwa MotoGP sudah ada di pengujung musim 2020. Seri Portugal di Sirkuit Algarve, Portimao, pada 20-22 November nanti pun akan jadi balapan terakhir Fabio Quartararo sebagai pembalap Petronas Yamaha SRT.
Pasalnya, rider Prancis ini akan pindah ke Monster Energy Yamaha mulai musim depan. Atas alasan ini, Quartararo pun bertekad meraih hasil baik di Portimao, sebagai hadiah perpisahan untuk tim asal Malaysia tersebut.
Walau menjadi salah satu dari sedikit rider yang tak ikut dalam uji coba Portimao pada awal Oktober lalu, Quartararo sudah pernah menjajal trek ini saat masih turun di kejuaraan-kejuaraan nasional Spanyol.
Bersemangat Kembali ke Portimao

"Sudah lama sekali sejak saya berkendara di Portimao! Saya ingat treknya seperti rollercoaster, dengan banyak tanjakan, diikuti sedikit turunan-turunan yang besar. Jadi, saya sangat menantikan kesempatan berkendara lagi di sana," ujarnya via rilis resmi tim, Selasa (17/11/2020).
Kini Quartararo pun tengah duduk di peringkat 5 pada klasemen pembalap dengan 125 poin, sama dengan koleksi Andrea Dovizioso di peringkat keenam. Asanya merebut gelar pun telah pupus, usai mahkota juara jatuh ke tangan Joan Mir.
Ingin Kembali Nyaman Berkendara
Meski begitu, rider 21 tahun ini menghadapi Portimao dengan kepala tegak. "Sangat disayangkan kami tak bisa membawa perebutan gelar dunia sampai seri terakhir, tapi saya ingin bersenang-senang pada balapan terakhir ini.
"Saya pun bertekad kembali berkendara dengan nyaman dan cepat, yakni hal yang hilang sejak Le Mans. Saya harap kami bisa mengakhiri musim ini dan dua tahun terakhir bersama tim dengan cara dan hasil yang baik," pungkas Quartararo.
Sumber: Petronas Yamaha SRT
Video: Juarai MotoGP 2020, Joan Mir Akhiri Puasa Gelar 20 Tahun Suzuki
Baca Juga:
- Andi Gilang Pindah ke Moto3, 'Tukar Tempat' dengan Ai Ogura
- Miguel Oliveira: Balapan di Portimao Itu Impian Jadi Nyata
- Masih Isolasi, Iker Lecuona Digantikan Mika Kallio di MotoGP Portugal
- Valentino Rossi: Jorge Lorenzo Tak Bisa Kerja Gara-Gara Yamaha Sendiri
- Sempat Diremehkan Ayah Jorge Lorenzo, Joan Mir: Saya Ini Pekerja Keras!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Yamaha Makin Puyeng: 4 Rider Punya Opini Berbeda, Arahan Siapa yang Dipilih?
Otomotif 18 November 2020, 19:08
-
Toprak Razgatlioglu Akui Nyaris Jadi Cadangan Valentino Rossi di Valencia
Otomotif 18 November 2020, 12:12
-
Franco Morbidelli Harapkan Duel Sengit Lagi di MotoGP Portimao
Otomotif 18 November 2020, 11:05
-
Seri Terakhir Bareng Petronas, Fabio Quartararo Ingin Raih Hasil Baik di Portimao
Otomotif 18 November 2020, 10:23
-
Valentino Rossi: Jorge Lorenzo Tak Bisa Kerja Gara-Gara Yamaha Sendiri
Otomotif 17 November 2020, 16:00
LATEST UPDATE
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
-
Hasil Napoli vs Lecce: Partenopei Selamat dari Kekalahan Setelah Tertinggal 0-2
Liga Italia 8 Januari 2026, 03:37
-
Prediksi Arsenal vs Liverpool 9 Januari 2026
Liga Inggris 8 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Milan vs Genoa 9 Januari 2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid 9 Januari 2026
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 02:00
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
























KOMENTAR