
Bola.net - Eks pebalap MotoGP yang kini menjadi pengamat balap, John Hopkins, menyatakan rasa kagumnya pada Valentino Rossi, yang pernah menjadi rivalnya di lintasan pada 2002-2008. Kepada Motorsport Total, Hopkins meyakini tak ada pebalap yang punya semangat setinggi Rossi di MotoGP.
Rossi telah berkarier di arena Grand Prix sejak 1996 dan telah mengoleksi sembilan gelar dunia, 234 podium, 115 kemenangan, dan 65 pole. Dengan begitu, tahun ini merupakan musim ke-24 Rossi berkiprah di ajang dunia. Dalam usia 40 tahun, ia memang belum kembali meraih gelar sejak 2009, namun terbukti tetap kompetitif.
Hopkins pun yakin karier panjang The Doctor juga terbantu oleh fakta bahwa ia sangat jarang mengalami cedera. Rider Italia ini terhitung hanya pernah dua kali cedera parah, yakni saat patah tulang fibula dan tibia kaki kanan usai kecelakaan di Mugello pada 2010 dan kecelakaan enduro pada 2017.
Mentalitas yang Tetap Muda
"Sudah jelas karier panjang Vale juga terbantu oleh fakta ia tak pernah cedera parah dalam kariernya. Hal ini membantu kegiatan fisiknya, meski sudah berusia 40 tahun. Sebagai tambahan, ia juga secara rutin berkendara dengan para rider muda di Ranch. Ini membuat mentalitasnya tetap muda," ujar Hopkins.
Rossi sendiri juga menyatakan bahwa berlatih dengan para anggota VR46 Riders Academy membuatnya tetap muda dan bisa belajar banyak dari mereka. Hopkins pun mengaku kagum Rossi belum juga kehilangan motivasi hingga sekarang.
"Selain itu, saya tak pernah bertemu pebalap lain, yang semangat dan passion-nya soal olahraga ini sebesar Vale. Inilah yang membuatnya tetap bertarung di depan meski tak muda lagi. Ia hanya merasa bersenang-senang mengendarai motor," ungkap pria Amerika Serikat berdarah Inggris ini.
Bisa Kompetitif Sampai Dua Tahun Lagi
Musim 2019 pun terbukti sebagai salah satu musim terberat bagi Rossi, mengingat ia baru meraih dua podium dan belum menang lagi sejak MotoGP Belanda 2017. Meski begitu, Hopkins yakin, sekalinya Yamaha berhasil mengatasi masalah teknisnya, Rossi bisa kembali konsisten bertarung di depan.
"Memang benar bahwa saat ini ia belum lagi menang, tapi saya rasa ia hanya harus menambah kepercayaannya pada motor, dan pasti ia akan kembali ke depan. Tapi saya tak melihat alasan mengapa ia takkan lagi kompetitif selama dua tahun ke depan," pungkas Hopkins.
Menjelang seri kandangnya di MotoGP Misano, San Marino, pada 13-15 September mendatang, Rossi tengah berada di peringkat keenam pada klasemen pebalap dengan koleksi 116 poin. Kontraknya dengan Yamaha akan habis pada akhir 2020, dan ia belum memutuskan kapan akan pensiun.
Sumber: Motorsport Total
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'YZR-M1 2020 Bakal Pengaruhi Keputusan Valentino Rossi'
Otomotif 3 September 2019, 15:35
-
Kontrak Baru Valentino Rossi Tergantung Performa di MotoGP 2020
Otomotif 3 September 2019, 14:15
-
'Tak Ada Pebalap yang Semangatnya Setinggi Valentino Rossi'
Otomotif 3 September 2019, 13:10
-
Tiga Faktor Pembantu Quartararo Kerap Asapi Rossi dan Vinales
Otomotif 3 September 2019, 10:22
-
MotoGP Misano Sukses Hapuskan Pesimisme Valentino Rossi
Otomotif 2 September 2019, 12:00
LATEST UPDATE
-
Barcelona Terancam Sanksi Usai El Clasico, 10 Insiden Suporter Masuk Laporan La Liga
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:44
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 18:26
-
Hansi Flick dengan Sengaja Batasi Menit Bermain Pedri di Barcelona
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:14
-
Krisis Bek Barcelona yang Parah: Hansi Flick Punya 4 Opsi untuk Rombak Lini Belakang
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 17:33
-
Usai Kalah dari Brighton, Chelsea Bidik Kemenangan di Kandang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:28
-
Lagi On Fire, Liverpool Siap Ladeni Perlawanan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:18
-
Kedewasaan Como yang Makin Teruji
Liga Italia 28 Oktober 2026, 17:09
-
Antonio Conte, Sosok yang Sempurna untuk Disiplinkan Skuad Bebal MU!
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:06
-
Michael Carrick Diberi Tiga Laga untuk Selamatkan Pekerjaannya di Manchester United
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR