Bola.net - - Marc Marquez memang belakangan menjadi pusat perhatian di paddock MotoGP, baik berkat manuver-manuver agresifnya di Argentina, maupun dominasinya yang berlanjut di Austin, Texas. Sang manajer pribadi, Emilio Alzamora pun berkisah soal rasa kagumnya pada rider 25 tahun tersebut lewat Marca.
Menjelang pekan balap di Austin, Marquez memikul beban berat, mengingat ia mendapat berbagai kritikan tajam dari Valentino Rossi dan Aleix Espargaro yang ia senggol dalam balapan di Argentina. Selain itu, ia juga punya beban untuk mempertahankan rekor kemenangan beruntunnya di Circuit of The Americas sejak 2013.
"Marc adalah orang yang sangat mempedulikan olahraga ini dan sisanya tak penting. Tapi memang logis bahwa tekanan macam ini harus ia hadapi. Selain itu, ia tiba di Austin, di mana ia selalu menang. Meski begitu, keuntungan terbesar Marc adalah ia selalu mampu mengubah tekanan menjadi motivasi," ujar Alzamora.
Juara dunia GP125 1999 ini telah mengenal Marquez sejak rider Spanyol ini masih berusia 8 tahun. Sudah jadi tugas Alzamora untuk mencarikan tim yang baik bagi Marquez, dan tim itu ia temukan dalam Repsol Honda. Beruntung, lingkungan tim Marquez juga sangat mendukung performa dan mentalitasnya.
"Bagusnya, Marc punya tim dan lingkungan yang baik. Ia meraih banyak prestasi berkat dukungan orang-orang yang ada di belakangnya. Kami telah memberikan hal-hal terpenting yang harus kami berikat padanya. Itulah mengapa dalam situasi-situasi berat Marc dan timnya justru makin kuat," ungkap Alzamora.
Pria 44 tahun ini tak memungkiri Marquez punya talenta hebat, namun karakter di luar lintasan lah yang menjadi nilai plus. "Marc mencintai MotoGP melebihi siapapun. Saya beruntung bisa bertemu banyak pembalap, tapi kualitas manusiawi Marc sulit dipahami. Ia begitu rendah hati, pekerja keras dan tahu cara bekerja dengan tim. Memang ada hal-hal di luar balap yang harus dikendalikan, tapi ia tetap fokus pada hal-hal penting," pungkas Alzamora.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Kemenangan Marquez di Austin Bukan Aksi Balas Dendam'
Otomotif 25 April 2018, 12:30
-
'Tak Ada yang Cinta MotoGP Melebihi Marc Marquez'
Otomotif 25 April 2018, 12:00
-
Marquez Kaget Bisa Kelewat Santai Menangi MotoGP Austin
Otomotif 23 April 2018, 10:15
-
Klasemen Sementara MotoGP 2018 Usai Seri Austin
Otomotif 23 April 2018, 03:20
-
Enam Kemenangan, Marquez Kembali Berkuasa di MotoGP Austin
Otomotif 23 April 2018, 03:00
LATEST UPDATE
-
Barcelona Terancam Sanksi Usai El Clasico, 10 Insiden Suporter Masuk Laporan La Liga
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:44
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 18:26
-
Hansi Flick dengan Sengaja Batasi Menit Bermain Pedri di Barcelona
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:14
-
Krisis Bek Barcelona yang Parah: Hansi Flick Punya 4 Opsi untuk Rombak Lini Belakang
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 17:33
-
Usai Kalah dari Brighton, Chelsea Bidik Kemenangan di Kandang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:28
-
Lagi On Fire, Liverpool Siap Ladeni Perlawanan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:18
-
Kedewasaan Como yang Makin Teruji
Liga Italia 28 Oktober 2026, 17:09
-
Antonio Conte, Sosok yang Sempurna untuk Disiplinkan Skuad Bebal MU!
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:06
-
Michael Carrick Diberi Tiga Laga untuk Selamatkan Pekerjaannya di Manchester United
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





















KOMENTAR