
Sekretaris Pengprov IMI Sulut, Max Wurara di Manado mengatakan, pada PON tersebut mereka menurunkan dua pebalap terbaik. Mereka adalah Ricard Sualang dan Hafids. "Kedua pebalap tersebut telah siap untuk bertanding. Kami menargetkan satu medali emas," jelasnya.
Max menambahkan, untuk lolos, seluruh daerah harus melalui babak kualifikasi, sehingga yang tampil adalah atlet-atlet terbaik. Sulut pun merasa harus mewaspadai semua lawan yang akan bertarung di PON Riau. "Kekuatan setiap lawan harus diwaspadai," katanya.
Max menjelaskan, peluang untuk meraih medali di PON cukup terbuka karena semua peserta menggunakan kendaraan yang sama. "Dengan begitu, yang diutamakan dari atlet adalah kemampuan dan fisik, bukan lagi kekuatan dari sepeda motor tersebut," pungkasnya. (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tim PON Jatim Ogah Remehkan Gorontalo
Bola Indonesia 8 September 2012, 14:20
-
Gubernur Soekarwo Maklumi Kekalahan Tim PON Jatim
Bola Indonesia 8 September 2012, 13:20
-
Tampil di PON Riau, Sulawesi Utara Targetkan Medali Emas
Otomotif 8 September 2012, 10:00
-
Menpora Prihatin Ambruknya Kanopi Venue PON
Olahraga Lain-Lain 8 September 2012, 09:20
-
Hadapi PON, Jateng Ingin Teruskan Tradisi Emas
Otomotif 6 September 2012, 21:00
LATEST UPDATE
-
PSG vs Liverpool: Move On, The Reds!
Liga Champions 8 April 2026, 14:31
-
Prediksi Porto vs Nottingham Forest 10 April 2026
Liga Eropa UEFA 8 April 2026, 14:05
-
Prediksi Bologna vs Aston Villa 10 April 2026
Liga Eropa UEFA 8 April 2026, 13:35
-
Prediksi Freiburg vs Celta 10 April 2026
Liga Eropa UEFA 8 April 2026, 13:24
-
Persita Tangerang vs Arema FC: Singo Edan Siap Curi Poin di Tangerang
Bola Indonesia 8 April 2026, 12:18
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32

























KOMENTAR