
Bola.net - Silly season MotoGP 2021 tak melulu soal perpindahan pembalap, melainkan juga soal kerja sama antara para pabrikan dan tim satelit. Tanda tanya besar masih mengambang di atas garasi Gresini Racing dan Sky Racing VR46. Pada Sabtu (24/3/2021), GPOne pun mengabarkan mulai ada kejelasan dari masa depan kedua tim.
Seperti diketahui, Gresini Racing akan resmi memisahkan diri dari struktur tim pabrikan Aprilia Racing tahun depan. Manajer Pemasaran Gresini Racing, Carlo Merlini, mengakui skuadnya bisa jadi menjadi tim satelit Aprilia, tapi juga menyatakan bahwa pabrikan asal Noale, Italia, itu bukan satu-satunya opsi pabrikan yang mereka miliki.
GPOne pun mengabarkan tim ini tengah merapat ke Ducati. Gresini juga dipastikan akan membawa serta Fabio di Giannantonio, yang sudah punya kontrak untuk turun di MotoGP 2022 bersama mereka. Tim ini diperkirakan akan mengambil alih slot Esponsorama Racing, dan menggandengkan 'Diggia' dengan Enea Bastianini.
Suzuki Tak Lagi Jadi Opsi Nyata

Di lain sisi, jika slot Esponsorama di Ducati diambil alih Gresini, masa depan Sky Racing VR46 jadi pertanyaan selanjutnya. VR46 sempat dikabarkan bernegosiasi dengan Suzuki, tapi pabrikan Jepang ini belakangan mengaku masih terkendala dana lantaran para petinggi di Hamamatsu tak segera memberi izin membentuk tim satelit.
"Saya rasa kami harus punya tim satelit. Namun, ini bukan perkara mudah jika dilihat dari sudut pandang finansial dan sumber daya manusia. Saat ini, saya masih berusaha menjelaskan kepada para petinggi di manajemen teratas Suzuki soal mengapa kami membutuhkannya," ujar Project Leader Suzuki, Shinichi Sahara, via GPOne, Rabu (31/3/2021).
KTM juga sempat membuka pintu untuk VR46, namun akhirnya berbalik menolak menyediakan tempat untuk tim satelit kedua, setelah melihat hasil keempat rider mereka jeblok dalam tiga seri pertama musim ini. Menurut keterangan Direktur KTM Motorsport, Pit Beirer, pihaknya ingin fokus memperbaiki performa saja.
Aprilia Bakal Senang Jika VR46 Bergabung
Jika melihat karier Rossi selama beberapa tahun terakhir, Sky Racing VR46 tak memungkiri keinginan mereka untuk menjadi tim satelit Yamaha. Namun, pabrikan Garpu Tala ragu-ragu 'melanggar' tradisi menurunkan empat motor, dan justru bertekad memperpanjang kontrak dengan Petronas SRT.
Alhasil, jika Sky Racing VR46 benar-benar ingin turun sepenuhnya di MotoGP 2022, maka pilihan satu-satunya adalah Aprilia Racing, yang uniknya pernah dibela oleh Valentino Rossi pada 1996-1997 di GP125 dan 1998-1999 di GP250. Bersama-sama, mereka merebut satu gelar dunia di masing-masing kelas.
CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, mengaku lebih memprioritaskan kelanjutan kerja sama dengan Gresini. Namun, ia juga akan menyambut hangat kedatangan VR46. "Sudah jelas mendapati nama Valentino bersanding dengan nama Aprilia bakal menyenangkan, namun kami baru ngobrol ringan," tutupnya.
Sumber: GPOne
Video: Ketika Valentino Rossi dan Lewis Hamilton Tukar Kendaraan Balap
Baca Juga:
- Tepis Gosip Pindah ke VR46, Franco Morbidelli: Saya Bukan Lagi Rider Muda
- Valentino Rossi: Sangat Bertalenta, Pedro Acosta Luar Biasa Berpengaruh di Moto3
- Miller-Vinales Mundur dari Medsos, Morbidelli: Haters, Tolong Jaga Omongan!
- Teman Beda Prinsip: Inilah Opini Michael Jordan yang Tak Disepakati Valentino Rossi
- Andai Valentino Rossi Punya Mesin Waktu: Lebih Pilih Kembali ke 2006 daripada 2015
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Teka-Teki Tim Satelit MotoGP 2022: Gresini ke Ducati, VR46 ke Aprilia?
Otomotif 25 April 2021, 14:11
-
Hasil FP2 Moto3 Portimao: Gabriel Rodrigo Tercepat
Otomotif 16 April 2021, 20:07
-
Massimo Rivola: VR46 Jadi Tim Satelit Aprilia? Itu Sih Masih Obrolan Ringan
Otomotif 11 April 2021, 12:45
-
Aleix Espargaro: Saya Tak Butuh Tandem Tangguh untuk Cari Motivasi
Otomotif 6 April 2021, 13:21
LATEST UPDATE
-
Real Madrid vs Benfica, Sebuah Partai 'Final' untuk Los Blancos
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:13
-
Menang 1-0 di Kandang Benfica, Real Madrid Belum Aman ke 16 Besar Liga Champions!
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:02
-
Kylian Mbappe Bakal Absen Lawan Benfica, Ada Apa Gerangan?
Liga Champions 25 Februari 2026, 09:48
-
Inter Milan Kalah dari Bodo/Glimt, Penyelesaian Akhir Jadi Sorotan
Liga Italia 25 Februari 2026, 09:40
-
Perjalanan Fenomenal Bodo/Glimt, si Pembunuh Raksasa dari Lingkar Arktik
Liga Champions 25 Februari 2026, 09:27
-
Malam Kelam Bagi Inter Milan, Malam Luar Biasa Bagi Sepak Bola Norwegia
Liga Champions 25 Februari 2026, 09:05
-
Inter Jadi Korban Efisiensi Mematikan Bodo/Glimt
Liga Champions 25 Februari 2026, 08:53
-
Hasil Liga Champions Tadi Malam: Newcastle Menang, Inter Milan Tersingkir
Liga Champions 25 Februari 2026, 08:42
-
Andai Saja Inter Milan Mampu Memecah Kebuntuan Lebih Awal
Liga Champions 25 Februari 2026, 08:22
-
Kandasnya Perlawanan Inter Milan
Liga Champions 25 Februari 2026, 08:11
-
Akanji Jadi Titik Lemah, Hauge Tunjukkan Kelasnya
Liga Champions 25 Februari 2026, 07:59
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 25 Februari 2026, 07:57
-
Daftar Tim Lolos 16 Besar Liga Champions
Liga Champions 25 Februari 2026, 07:28
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35























KOMENTAR